Mei 03

2021

Cegah Penyebaran Kluster Baru Covid-19, TKI Lamongan Yang Pulang Kampung Dikarantina

Warga Lamongan yang baru kembali dari luar negeri harus menjalani karantina sampai dinyatakan steril dari Covid-19, sebelum dizinkan pulang ke desa masing-masing. Pada hari Minggu dini hari  (2/5/2021), sebanyak 23 orang pekerja luar negeri asal Lamongan  diarahkan ke Rusunnawa Jalan Veteran untuk melakukan cek kesehatan bebas Covid-19.  Hal ini sesuai arahan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Semua TKI asal Lamongan harus dikarantina terlebih dahulu di Rusunawa sebelum pulang untuk mencegah munculnya klaster penularan baru. 

Para TKI ini datang dalam dua gelombang, pertama sebanyak 7 orang disusul gelombang kedua sebanyak 16 orang mereka menumpang minibus menuju tempat jarantina Rusunnawa Lamongan.  Di sana, warga Lamongan yang baru kembali dari luar negeri harus menjalani karantina sampai dinyatakan steril dari Covid-19, sebelum dizinkan pulang ke desa masing-masing.

Para TKI itu dibawa oleh personel TNI-Polri bersama petugas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 secara bergelombang. Mereka kebanyakan bekerja di Malaysia dan Singapura.

Saat tiba di Bandara Juanda Surabaya, mereka sudah menjalani tes PCR lalu diinapkan di Asrama Haji Sukolilo selama dua hari. Meski begitu, begitu sampai di Lamongan mereka akan dikarantina lagi.

"Semalam kami kawal dan sudah dilakukan antisipasi dengan disemprot disinfektan serta tes kesehatan," kata Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono di sela kegiatan.

Ditambahkan Sidik, meski sebelumnya sudah ada tes PCR di Surabaya, Pemkab Lamongan tidak ingin kecolongan dengan adanya penularan sepertinya di India. Dan bukan berarti para TKI itu ditelantarkan, melainkan untuk sementara menaati prosedur karantina dan pemeriksaan kesehatan.

"Tempat karantina dipusatkan di Rusunawa, tempatnya nyaman dan bersih. Kita sediakan sejak awal menjelang kepulangan saudara-saudara kita (TKI), " katanya.