DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN DAERAH

Artikel Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Daerah

ZIARAH DAN DOA BERSAMA DALAM RANGKA HARI JADI LAMONGAN KE - 455

LAMONGAN - Untuk mengenang jejak leluhur Kabupaten Lamongan, Jumat, 24 Mei 2024, Segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan melakukan kegiatan ziarah & doa bersama di makam mbah Ronggo Aboe Amin, dalam rangka memperingati Hari Jadi Lamongan ke 455. Nampak yang hadir dari jajaran FORKOPINCAM Lamongan, Sekretaris Inspektorat, Sekretaris Dinas Arpusda, Lurah Sukomulyo, para Alim ulama, tokoh agama & tokoh masyarakat sekitar. Semua takzim mengikuti prosesi ziarah yang dipimpin oleh Lurah Sukomulyo. Dalam sambutan Bupati Lamongan yang dibacakan oleh Satrio Wibowo, Sekretaris Dinas Arpusda Lamongan, Di hari jadinya yang ke 455 ini, Beliau berharap bisa mewujudkan cita cita pemkab Lamongan untuk mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkeadilan. Diragahayu Lamongan ke-455.

Selengkapnya
DUTA BACA LAMONGAN BANGUN KERJASAMA PENINGKATAN LITERASI DENGAN KORWIL BIDANG PENDIDIKAN KECAMATAN TURI

LAMONGAN - Duta Baca Lamongan, Siti Fatimah, melakukan kunjungan ke Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Turi pada Rabu, 22 Mei 2024 untuk membicarakan program kerjasama peningkatan literasi. Pertemuan ini ditujukan untuk menyusun strategi yang menargetkan guru dan siswa di lingkungan kerja Kecamatan Turi. Siti Fatimah diterima dengan hangat oleh Korwil Bidang Pendidikan, Ibu Atik Pramuliyanita Umiyati, SE., MM. Dalam pertemuan tersebut, Siti Fatimah menyampaikan berbagai harapan dan penawaran kerjasama untuk meningkatkan minat dan kemampuan literasi di kalangan guru dan siswa. Ibu Atik menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk bersinergi. "Kami sangat mendukung dan siap berkolaborasi dengan Duta Baca Lamongan dalam meningkatkan literasi di Kecamatan Turi. Semoga kerjasama ini dapat segera terlaksana dan memberikan manfaat nyata bagi guru dan siswa," ujarnya. Kunjungan ini diakhiri dengan pemberian dua buku karya Siti Fatimah dan kesepakatan untuk segera memulai program-program literasi yang telah dibahas, dengan harapan dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan budaya membaca di lingkungan pendidikan Kecamatan Turi.

Selengkapnya
JADI JURI AUDISI READ ALOUD BUNDA PAUD SEKECAMATAN TURI, DUTA BACA LAMONGAN DORONG KEGEMARAN MEMBACA MASYARAKAT

LAMONGAN - Siti Fatimah selaku Duta Baca Lamongan diundang sebagai juri dalam Audisi Read Aloud Bunda PAUD desa se-kecamatan Turi pada Rabu 22 Mei 2024.Acara yang berlangsung di kantor kecamatan Turi berjalan dengan lancar dan penuh antusias. Peserta yang merupakan Bunda PAUD/Ibu Kades ini menunjukkan kemampuan membaca nyaring yang luar biasa dan memberikan penampilan terbaik mereka.Setelah melalui proses penjurian yang ketat, terpilihlah tiga juara terbaik dengan keterampilan membaca nyaring seusai kriteria penilaian yang ditentukan. Pengumuman juara dilakukan dengan penuh sukacita dan mendapatkan apresiasi dari seluruh peserta yang hadir.Siti Fatimah menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan ditingkatkan. "Saya berharap, melalui kegiatan ini, kita dapat meningkatkan kegemaran membaca serta kemampuan literasi masyarakat, khususnya di kecamatan Turi, terima kasih kepada Ibu Yuli M. Eko Triprasetyo selaku Bunda PAUD Kecamatan yang telah memfasilitasi kegiatan ini" ujarnya.Dengan semangat literasi yang tinggi, acara seperti ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan menanamkan kesadaran akan pentingnya literasi.Salam Literasi!

Selengkapnya
PAUD LATHIFIYAH III BUDAYAKAN LITERASI MELALUI PROGRAM WIDURI SEBUMI

LAMONGAN - Rabu, 22 Mei 2024 dalam rangka membudayakan literasi Paud Al Lathifiyah III berkunjung ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan. Kunjungan tersebut disambut oleh Ibu Rara selaku kepala Bidang Layanan dan Pengolahan Bahan Perpustakaan. Sebanyak 66 peserta didik tingkat TK dan 18 tingkat KB bersemangat untuk mengikuti kegiatan kunjungan ke perpustakaan. Mereka diperkenalkan dengan fasilitas perpustakaan yang dipandu oleh Kak Mega sebagai pustakawan. Antara lain fasilitas absensi pengunjung perpustakaan, layanan sirkulasi untuk peminjaman, pengembalian buku dan pembuatan kartu anggota, layanan multimedia, ruang baca, koleksi braille, koleksi majalah serta ruang anak.Diruang anak, selain bermain dan membaca bersama, mereka juga diajak untuk mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh Kak Laras dan Kak Jesi dengan buku berjudul Nabi Ayyub yang Dermawan. Buku cerita tersebut berisi kisah kedermawanan nabi Ayyub, yang mana nantinya dari kisah-kisah tersebut nilai moralnya bisa dijadikan panutan siswa-siswi.Setelah mendengarkan dongeng, siswa-siswi antusias untuk bermain bersama dan membaca buku diruang anak. Kegiatan kunjungan yang dikemas dalam program Widuri Sebumi ini bertujuan untuk memperkenalkan perpustakaan kepada anak-anak usia dini sehingga nantinya akan tumbuh minat baca sejak kecil.

Selengkapnya
MEMPERINGATI HARI JADI LAMONGAN KE-455, DINAS ARPUSDA GELAR WORKSHOP MENDONGENG SE-KABUPATEN LAMONGAN

LAMONGAN - Dalam rangka memperingati hari jadi Lamongan ke - 455 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan menggelar Workshop Mendongeng dengan tajuk Membangun Kolaborasi Menjadikan Pendidik Berkreasi yang diikuti oleh guru tingkat PAUD dan guru SD/MI bertempat di Aula Cendekia (21/05/2024).Workshop mendongeng dibuka langsung oleh Ibu Fida selaku kepala Dinas Arpusda. "Mendongeng adalah tradisi lisan yang sudah ada sejak jaman dulu. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun menyukai dongeng." Tutur Fida.Dalam sambutannya ibu Fida juga menyampaikan bahwa mendongeng tidak hanya diperuntukkan untuk ibu-ibu saja tapi juga bapak-bapak. Kegiatan yang diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari guru PAUD (TK/RA/KB) dan SD/MI ini dinarasumberi oleh pendongeng profesional, yaitu kak Hilmi dari kampung dongeng Surabaya. Ada berbagai teknik mendongeng yang disampaikan oleh narasumber, salah satunya adalah dengan teknik SMILE, yang artinya Sound yang artinya pendongeng harus bisa mengeluarkan suara unik, Media yang terdiri dari boneka tangan, alat musik, wayang, buku cerita dan sebagainya. I atau isi cerita yang menarik yang bisa dicari diberbagai referensi. L atau Lisan, teknik ini bisa diaplikasikan sesuai dengan umur anak, dan bisa disisipkan nasehat tanpa menggurui. E atau empati yang berisi ekspresi wajah, penguasaan panggung, penguasaan peserta, dan bahasa tubuh. Workshop mendongeng ini selain diadakan secara luring, juga disiarkan secara daring melalui live instagram @arpusda.lamongan.Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini adalah salah satu upaya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan kemampuan mendongeng para guru untuk menstimulasi imajinasi dan proses tumbuh kembang anak melalui kisah yang disampaikan.

Selengkapnya
LITERASI SERU GOES TO SCHOOL MI DARUL ULUM DUMPIAGUNG : MENINGKATKAN DAYA INGAT DENGAN MEMBACA

LAMONGAN - Untuk meningkatkan minat membaca dan memperkuat budaya literasi di kalangan siswa tingkat sekolah dasar, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan mengadakan kunjungan ke MI Darul Ulum Dumpiagung pada Kamis, 20 Mei 2024, sebagai bagian dari program "Literasi Seru Goes To School".Program Literasi Goes To School memiliki berbagai kegiatan, termasuk penyediaan koleksi bacaan melalui mobil perpustakaan keliling dan sesi Read Aloud atau Mendongeng. Selain itu, program ini juga memberikan edukasi kepada siswa mengenai berbagai program dan fasilitas yang dimiliki oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan.Setelah memberikan edukasi mengenai  program dan fasilitas yang tersedia di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan, sebanyak 98 siswa kelas 1-6 dan 20 siswa TK dengan didampingi 11 guru MI Darul Ulum Dumpiagung diajak mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh kak Tri dan Kak Mega, tentunya dengan dongeng yang dibawakan bertujuan untuk membentuk minat baca anak sejak usia dini serta Melatih Imajinasi dan Meningkatkan Daya Ingat.kegiatan literasi Goes to School mendapat apresiasi yang sangat baik dari kepala sekolah dan para guru  MI Darul Ulum Dumpiagung. Mereka mengakui nilai penting dari program ini dalam meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa. Apresiasi ini menjadi motivasi tambahan bagi tim penyelenggara untuk terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi pendidikan dan perkembangan anak-anak di sekolah.Selesai mendengarakan dongeng siswa – siswi  MI Darul Ulum Dumpiagung melanjutkan kegiatan dengan membaca buku yang sudah disediakan pada Mobil Perpustakaan Keliling.

Selengkapnya
DINAS ARPUSDA TERIMA KUNJUNGAN JURI PENILAIAN LOMBA GREEN OFFICE DAN K3L

LAMONGAN – Perubahan iklim masih menjadi sorotan dunia sejak beberapa tahun ke belakang. Menjelang akhir tahun 2021, Indonesia telah melakukan pengendalian iklim dengan berbagai perubahan yang signifikan. Terutama dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Hal tersebut disampaikan  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar melalui situs resmi presidenri.go.id, disela-sela agenda Presidensi Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFCCC) di Glasgow, 1 November 2021.Perubahan iklim kembali menjadi sorotan Presiden Joko Widodo pada pertengahan Juli 2023. Dalam rapat terbatas bersama jajarannya, Presiden mengagendakan pembahasan tentang antisipasi dan kesiapan Pemerintah Indonesia dalam menghadapi ancaman fenomena El Nino. Berdasarkan rapat terbatas tersebut, BMKG menghimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan, mengatur tata kelola air, hingga beradaptasi terhadap pola tanam.Perubahan iklim menyebabkan berbagai organisasi atau kelompok menyerukan penerapan “Go Green”. Seruan Go Green merupakan upaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap perubahan iklim terhadap lingkungan. Kampanye Go Green mendorong masyarakat luas untuk melakukan penghematan energi, pengurangan limbah, mengunakan transportasi ramah lingkungan, penghematan penggunaan air, penggunaan sumber energi terbarukan, melakukan rebosiasi, penerapan gedung perkantoran yang ramah lingkungan (Green Office).Dalam Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-455 di tahun 2024, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan kembali melaksanakan Lomba Green Office dan K3L di perkantoran di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan terjadwal menerima kunjungan dari tim penilai lomba tersebut pada senin, 20 Mei 2024 di 2 (dua) kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan.Tim Penilai Lomba Green Office dan K3L terima secara langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan, Fida Nuraida di Ruang Kepala Dinas.“Kriteria penilaian mengacu pada kriteria penilaian adipura untuk perkantoran yang ramah lingkungan yang terdiri dari 6 komponen, meliputi kebersihan area kantor, drainase, ruang terbuka hijau, tempat pembuangan sampah sementara, pemilahan sampah (komposer) dan pengelolaan sampah”, tutur Sumiran, Ketua tim penilai dari Asosiasi Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan.“Green office bukanlah gedung perkantoran yang diwarnai dengan dominasi warna hijau. Green Office merupakan konsep penerapan manajemen kesehatan lingkungan pada dunia kerja. Konsep ini mendorong perubahan perilaku pegawai atau karyawan untuk lebih perduli terhadap lingkungan perkantoran. Mengacu pada pedoman kantor hijau dan sehat yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan, Green Office adalah kantor yang struktur dan proses pengelolaannya efisien dalam menggunakan sumber daya dan berwawasan lingkungan sepanjang siklus operasionalnya.” Lanjutnya.

Selengkapnya
SINERGITAS PROGRAM PADURAKSA DINAS ARPUSDA LAKUKAN VISITASI & PEMBINAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH

LAMONGAN - Lamongan, sebagai wujud sinergitas program PADURAKSA  (Pendidikan Terpadu Sekolah Ramah Anak, Akreditasi Perpustakaan,  Sekolah Sehat dan Adhiwiyata) antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan  Daerah, Dinas Pendidikan, Dinas PP dan PA, Dinas Kesehatan serta Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Lamongan, Tim Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan  Dinas Arpusda melaksanakan visitasi dan pembinaan pengelolaan perpustakaan di SDN Dumpiagung 2 Kecamatan Kembangbahu dan SDN Tanggunjagir 1 Kecamatan Mantup hari ini,  Senin 20 Mei 2024.Drs. Achmad Karyawanto, MM. selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan sekaligus ketua tim menyatakan bila kegiatan ini dilakukan secara berkala yang bertujuan untuk monitoring  dan evaluasi perpustakaan sekolah serta pendampingan  hingga nantinya  perpustakaan tersebut dapat mengikuti  akreditasi  perpustakaan oleh Perpustakaan Nasional RI.Beberapa kendala yang muncul diantaranya belum  adanya  SDM yang  dikhususkan  untuk menjadi  pengelola perpustakaan. Sejauh ini pengelola perpustakaan diambilkan  dari  dewan guru yang secara bergantian diberikankan  tugas tambahan menjadi pengelola perpustakaan. Padatnya kegiatan belajar mengajar serta administrasi yang harus dipenuhi pada kurikulum  merdeka  belajar  saat ini dengan  keterbatasan jumlah SDM yang  ada mengakibatkan pengelolaan perpustakaan tidak optimal. Proses pergantian kurikulum dari K13 ke merdeka belajar menjadikan prioritas APBS masih difokuskan untuk pemenuhan buku paket untuk siswa demi kelancaran kegiatan belajar mengajar. Sementara untuk pemenuhan buku bacaan lainnya sekolah masih belum dapat merealisasikan dalam waktu dekat. Perpustakaan Cahaya Ilmu SDN 2 Dumpiagung Kecamatan Kembangbahu  dan Perpustakaan Sumber  Ilmu Tunggunjagir  Kecamatan Mantup memiliki  bahan bacaan pengayaan cukup banyak, hasil dari bantuan.  Belum terkelolanya bahan bacaan tersebut dengan baik sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan sehingga esensi perpustakaan sebagai sumber belajar, informasi dan kegiatan belum berfungsi secara optimal. Perpustakaan masih berperan sebagai tempat menyimpan buku. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan  sebagai dinas pembina bidang perpustakaan pada semua jenis perpustakaan di tingkat Kabupaten Lamongan terus bergerak “menjemput bola” melaksanakan visitasi dan pembinaan perpustakaan untuk mewujudkan terselenggaranya perpustakaan sekolah sesuai dengan Standar Nasional Perpustakan serta terdaftar dan memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP).Kepala SDN Dumpiagung 2 dan SDN Tanggunjagir 1 menyambut baik kegiatan ini karena memberikan dampak positif dengan penambahan fasilitas belajar selain kelas. Setelah kegiatan ini akan dirapatkan untuk tindak lanjut perbaikan perpustakaan sekolah sehingga kedepannya perpustakaan sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman dan menyenangkan, bagi semua warga sekolah. Sumber belajar bagi siswa maupun dewan guru untuk menambah referensi kegiatan KBM serta mendukung  peningkatan Gerakan Literasi Sekolah.

Selengkapnya
PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL TAHUN 2024

Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116 tahun 2024 mengusung tema “Bangkit Untuk Indonesia Emas". Tema ini dipilih agar Harkitnas 2024 dapat membawa nilai-nilai semangat dan kekuatan untuk bangkit menuju Indonesia Emas.Sejarah Hari Kebangkitan Nasional bermula dengan berdirinya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908, menandai awal dari gerakan kebangkitan nasional. Dipelopori oleh Dr. Sutomo dan Wahidin Sudirohusodo. Organisasi ini merupakan organisasi pemuda yang mencerminkan kesadaran kolektif bangsa untuk mandiri dan merdeka mengelola nasib bangsa sendiri.Termasuk juga bersama Soeraji Tirtonegoro, Goenawan Mangoenkoesoemo, Gondo Soewarno, Soelaiman, dan masih banyak lainnya. Secara garis besar, faktor pendorong kebangkitan beragam menjadi dua, yaitu faktor eksternal dan internal.Faktor internal terdiri dari:(1) penderitaan yang berkepanjangan akibat penjajahan;(2) kenangan kejayaan masa lalu, seperti pada masa Kerajaan Sriwijaya atau Majapahit; dan(3) munculnya kaum intelektual yang menjadi pemimpin gerakan.Sedangkan faktor eksternalnya yakni:(1) timbulnya paham-paham baru di Eropa dan Amerika seperti nasionalisme, liberalisme, dan sosialisme;(2) munculnya gerakan kebangkitan nasional di Asia seperti Turki Muda, Kongres Nasional India, dan Gandhisme; dan(3) kemenangan Jepang atas Rusia pada perang Jepang-Rusia yang menyadarkan negara-negara di Asia untuk melawan negara barat.Pada awal abad ke-20, orang Indonesia yang mengenyam pendidikan tingkat menengah hampir tidak ada. Sejak saat itu, Politik Etis memungkinkan perluasan kesempatan pendidikan menengah bagi penduduk asli Indonesia.Pada tahun 1925, fokus pemerintah kolonial beralih ke penyediaan pendidikan kejuruan dasar selama tiga tahun. Pada tahun 1940, lebih dari 2 juta siswa telah bersekolah.Sehingga tingkat melek huruf meningkat menjadi 6,3 persen yang tercatat dalam sensus tahun 1930. Pendidikan menengah Belanda membuka kuliner dan peluang baru, dan sangat diminati oleh orang-orang Indonesia.Selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2024!

Selengkapnya