BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN

Artikel Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan

Semarakkan Puncak 1 Abad NU, 11 Ribu Nahdliyin Lamongan Berangkat Ke Sidoarjo

Sebanyak 11.419 ribu warga Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Lamongan mulai bergerak ke Stadion Delta Sidoarjo untuk menjadi bagian dalam puncak peringatan 1 Abad NU yang akan diselenggarakan tepat pada tanggal 16 Rajab 1444 Hijriyah atau hari Selasa, 7 Februari 2023 pukul 12 nanti malam. Menggunakan armada bus, minibus, serta kendaraan pribadi, 1.500 rombongan jamaah yang berasal dari MWC NU Kecamatan Lamongan, Deket, Tikung dan Kembangbahu ini diberangkatkan secara langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Senin (6/2) sore di depan Pendopo Lokatanta. Bahkan demi keamanan dan keselamatan para jamaah, pemberangkatan rombongan mendapat pengawalan secara ketat oleh polisi. "Kita berangkatkan 11.419 orang jamaah Nahdliyin untuk menjadi bagian dari puncak peringatan 1 Abad NU di Sidoarjo yang akan melakukan doa bersama dan berkhidmat atas 1 abad NU. Atas nama Pemerintah Kabupaten Lamongan Saya mengucapkan selamat dan sukses. Karena momentum ini adalah momen kita semua untuk terus menguatkan peran NU dalam melangkah menuju abad ke dua," tutur Pak Yes. Bahkan sebagai bentuk penghormatan dan kehidmatan momen 1 Abad NU, Pemkab Lamongan mewajibkan seluruh pegawainya mengenakan busana muslim pada esok hari. "Pemkab Lamongan juga akan berkhidmat dengan mewajibkan pegawai Pemkab mengenakan busana muslim bernuansa putih, bagi laki-laki berkopyah dan mengikuti acara secara virtual," tambah Pak YesDalam kesempatan itu, tak lupa Pak Yes juga mendoakan keselamatan para jamaah mulai berangkat hingga pulang kembali ke Lamongan. "Semoga dengan 1 abad ini kita semakin diberikan keberkahan Allah SWT dan seluruh proses perjalanan sampai nanti pulang kembali mudah-mudahan diberi keselamatan dan kebarokahan bagi umat muslim di Indonesia," lanjutnya. Sementara itu, diterangkan Ketua PCNU Lamongan Supandi Awaludin, dalam kenyataannya jumlah warga Nahdiyin yang berangkat lebih dari 11 ribu, karena beberapa rombongan telah berangkat mendahului. Termasuk pemberangkatan rombongan jamaah yang tidak dikumpulkan dalam satu titik, tetapi di wilayah kecamatannya masing-masing. "Yang terdata ada 11 ribuan, yang tidak terdata banyak sekali bisa lebih dari 11 ribuan. Bahkan sejak pagi tadi sudah banyak yang berangkat secara independen. Saya berdoa semoga seluruh proses acara lancar karena kita (Jawa Timur) sebagai tuan rumah dan jamaah Lamongan senantiasa diberi keselamatan dan kesehatan," pungkasnya.

Selengkapnya
Tingkatkan Iklim Investasi Lamongan Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 di Lamongan Resmi di Buka

Setelah melewati proses yang cukup panjang, perusahaan pengolahan limbah B3 dan non B3 yang dikelola oleh PT Dowa Eco System Indonesia (DESI) di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan resmi di buka.Pembukaan fasilitas pengelolaan limbah B3 dan non B3 terintegrasi tersebut diresmikan langsung oleh Dirjen Pengelolaan Limbah, Sampah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementrian Lingkungan Hidup Rosa Vivien Ratnawati yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penekanan tombol sirene bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Direktur PT DESI Takanobu Tachikawa beserta pimpinan corpotae PT DESI, Jumat (27/1).Diungkapkan Dirjen PSLB3 Kementrian Lingkungan Hidup Rosa Vivien Ratnawati, saat ini bisnis pengelolaan limbah terutama limbah B3 merupakan bisnis masa depan dan keberadaannya sangat dibutuhkan.“Sampah sekarang tidak dianggap sebagai residu semata, tapi sebagai bahan baku yang digunakan kembali sebagai proses produksi,” ucap Rosa Vivien.Rosan.Rosa menceritakan, selama ini pihaknya cukup kesulitan menyarankan kepada perusahaan/instansi penghasil limbah yang dekat dengan tempat perusahaan/instansi tersebut. Sehingga dengan kehadiran PT DESI di wilayah Lamongan Provinsi Jawa Timur menjadi alternatif bagi wilayah Indonesia Timur. Untuk itu Rosa berharap akan tumbuh perusahaan pengelola limbah lainnya di Indonesia. “Selama ini kami masih kesulitan menyarankan kepada perusahaan penghasil limbah seperti rumah sakit untuk mengolah limbah medisnya dan menghasilkan residu atau abu bakaran harus dikemanakan. Kehadiran PT DESI memang ditunggu-tunggu dengan kehadirannya diharapkan menjadi jalan keluar untuk menjadi tempat landfill limbah B3. Tidak banyak perusahaan pengelola limbah, ini menjadi kesulitan bagi perusahaan di wilayah-wilayah seperti Sumatera, Sulawesi maupun Kalimantan. Nah melalui PT PPLI di Bogor dan PT DESI di Lamongan menjadi pemantik atau mendorong industri seperti ini muncul di wilayah itu,” terang Rosa.Dalam kesempatan tersebut, Rosa Vivien juga meminta kepada manajemen PT DESI untuk taat kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Terutama menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar.“PT DESI maupun PT PPLI merupakan partner kami, dengan adanya pabrik pengolahan limbah bisa membuat perusahaan-perusahaan penghasil limbah untuk taat sesuai undang-undang. Dalam kesempatan ini saya juga minta kepada PT DESI untuk taat peraturan perundang-undangan. Kami juga sangat terbuka dari perusahaan dan investor untuk menerima complain,” imbuhnya.Sementara itu, President Director of Dowa Holdings Co.Ltd Mr. Akira Sekiguchi mengungkapkan, Lamongan menjadi pilihan diantara deretan kota di wilayah Jawa Timur, dengan latar belakang pertumbuhan populasi dan pertumbuhan ekonomi yang cukup stabil, perkembangan ini sangat diharapkan untuk masa depan.“Dengan adanya fasilitas pengolahan limbah yang tepat seperti DESI sangatlah penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap peranan DOWA Group untuk berkontribusi dalam pembangunan Lamaongan, Provinsi Jawa Timur dan kawasan Timur Indonesia,” ucap Akira Sekiguchi.Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam kesempatan tersebut menambahkan, hadirnya PT DESI semakin mendekatnya fasilitas pengelolaan limbah b3, sehingga menjadikan industri lain sebagai penghasil limbah b3 mudah menjangku dari segi jarak dan biaya, dan komitmen pengelolaan limbah b3 yang baik sehingga mampu memberikan peluang berusaha lebih kepada masyarakat Lamongan serta menjadikan Lamongan sebagai daerah unggulan investasi.“Bagi Lamongan ini menjadi iklim investasi dan perusahaan pengelolaan limbah ini bisa membantu industri di kawasan pantura dan Jatim. Hadirnya PT DESI akan mendukung semangat pembangunan berkelanjutan dan upaya pelestarian lingkungan di Lamongan dan pembangunan lingkungan di Indonesia yang pada akhirnya mampu mendukung pembangunan ekonomi dan ekologi di Lamongan,” Tutur Pak Yes.Kegiatan yang juga di hadiri Wakil Bupati Abdul Rouf, Dandim 0812/Lamongan Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf, Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Dekhlareska juga diikuti oleh Consulate General of Japan, Mr. Kenichi Takeyama, President Director of PT. Dowa Eco System Indonesia Mr. Jun Yamamoto, dan Direktur Kerja sama Pelaksanaan Berusaha BKPM J.S. Meyer Siburian.

Selengkapnya
Bupati Yes Sambangi WNI Asal Lamongan di Malaysia

Sabtu, (21/1), Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bertolak ke Malaysia untuk menghadiri Pengajian Umum dalam rangka Silaturahmi Bersama Ulama dan Umara yang diselenggarakan oleh PRI NU Jalan Kebun di Kampung Lombong 40460 Syah Alam Selangor, Malaysia. Kehadiran orang nomor satu di Lamongan itu disambut antusias warga, sebagaimana disampaikan Ketua Panitia Mahzumi, pihaknya berterima kasih atas kehadiran dan kepedulian Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang jauh-jauh dari Lamongan Indonesia untuk menghadiri undangannya. "Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kepedulian Pak Bupati. Ini pertama kalinya kami disambangi bupati Lamongan. Semoga pertemuan di sini bisa berlanjut dan tetap terjalin silaturahmi," ucap warga asli Solokuro itu. Menyambangi para pejuang pencari nafkah di negeri jiran itu, Pak Yes berharap, ajang silaturahmi ini sekaligus membuka wawasan dan bertukar informasi untuk meningkatkan kualitas diri. "Syukur Alhamdulillah kita semua dapat dipertemukan dan melalui silaturahmi bersama ini selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Melalui silaturahmi ini dapat kita gunakan untuk berbagi wawasan, bertukar informasi yang bisa meningkatkan kualitas diri, baik di bidang kesehatan, pendidikan dan lain-lainnya," ucap Pak Yes. Melalui ajang silaturahmi ini pula, dimanfaatkan Pak Yes untuk mendapatkan informasi terkait kondisi warga Lamongan yang ada di Malaysia. "Melalui silaturahmi ini, kami juga bisa mendapatkan informasi terkait kondisi warga Lamongan yang ada di Malaysia," lanjutnya.Di hadapan warga yang hadir dalam majelis, Pak Yes juga menyampaikan kabar baik dari Lamongan. Dimana selama 2 tahun ini telah banyak program yang terealisasi utamanya program prioritas jamula (Jalan Mulus dan Mantap Lamongan). "Selama 2 tahun ini sudah banyak program yang terealisasi terutama program prioritas Jamula. Mudah-mudahan jalan di Lamongan bisa mulus dan mantap sehingga warga yang pulang kampung bisa lancar. Saya juga mohon doanya dari teman-teman semua, semoga menguatkan kami supaya terus memberi kemanfaatan besar untuk masyarakat," imbuhnya. Hadir pula dalam kesempatan tersebut, wakil ketua DPRD Kabupaten Lamongan Husnul Aqib, serta KH Nashrullah Bakir dan Hj Lujeng Lutfiah dari Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah untuk memberikan tausiyah.

Selengkapnya
Tingkatkan Elektabilitas Pelayanan, POS Indonesia Teken MoU dengan Pemkab Lamongan

Bertempat di Ruang Kerja Bupati Kantor Pemkab Lamongan, Kamis (19/1), PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos Lamongan melakukan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan tentang Pengiriman Dokumen, Paket dan Logistik Dalam Negeri. Penandatanganan yang dilakukan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Kepala Kantor Pos Lamongan Bayu Eko Setiadi tersebut sebagai upaya meningkatkan elektabilitas pelayanan dalam rangka pemberdayaan masyarakat di Kabupaten LamonganSebagai upaya meningkatkan elektabilitas pelayanan dalam rangka pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Lamongan, PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos Lamongan melakukan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan tentang Pengiriman Dokumen, Paket dan Logistik Dalam Negeri.Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Kepala kantor Pos Lamongan Bayu Eko Setiadi di Ruang Kerja Bupati Kantor Pemkab Lamongan, Kamis (19/1).Melalui kesepakatan bersama ini, Pak Yes berharap terjadinya sinergi berkelanjutan antara pihak Kantor Pos dan Pemerintah Kabupaten Lamongan, utamanya dalam pemberdayaan masyarakat dan kemudahan dalam pengiriman berbagai produk-produk Lamongan.  “Kami berharap kedepan bisa terjalin sinergitas berkelanjutan antara Kantor Pos dan Pemerintah terkhusus mengirimkan produk-produk Lamongan. Sehingga dari situ bisa menyerap tenaga kerja dan memberdayakan masyarakat,” tutur Yes.Menindaklanjuti arahan Bupati Yes, Kepala Kantor Pos Cabang Lamongan Bayu Eko Setiadi mengaku siap bersinergi bersama Pemkab Lamongan. Dimana melalui kesepakatan bersama ini sebagai langkah awal dalam memanfaatkan layanan pos untuk menunjang berbagai program dan kegiatan berdasarkan asas kerja sama yang saling mendukung berbagai layanan seperti jasa kurir, jasa logistik dan jasa keuangan. Dengan demikian apapun dapat dilakukan di Kantor Pos.“Selain kami juga menyediakan jasa logistik, jasa keuangan yang sudah dimanfaatkan Dinas PPKB untuk menyalurkan pulsa kepada petugas lapangan, kami juga menyediakan jasa kurir pelayanan antar obat RSUD Soegiri yang oleh Pak Yes menamainya dengan Latar Omah (Layanan Antar Obat sampai Rumah), jadi pasien tinggal berobat tidak usah menunggu lama bisa memakai jasa kami, obat akan diantarkan sampai di depan rumah dengan biaya yang terjangkau,” ucap Bayu.Lebih lanjut, Bayu menjelaskan, berbagai inovasi juga terus dilakukan Kantor Pos Cabang Lamongan sebagai upaya adaptasi perkembangan zaman, dan semua layanan itu didukung dengan 21 Kantor Pos cabang pembantu yang tersebar di seluruh Kabupaten Lamongan.“Melalui kerjasama ini membawa dampak baik untuk Pos Indonesia, apalagi support Pak Bupati sangat besar, mudah-mudahan ini menjadi langkah kami lebih luas membantu masyarakat Lamongan,” pungkasnya. 

Selengkapnya