DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA

Artikel Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

IBU YES BUKA INTERNALISASI PENGASUHAN BALITA DALAM RANGKA PENURUNAN STUNTING DI KAB. LAMONGAN

     Pada hari Rabu tanggal 7 Desember bertempat di Gedung Gajah Mada Lantai 7 Pemkab Lamongan, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan Ibu Anis Yuhronur Efendi membuka secara resmi Internlisasi Pengasuhan Balita dalam rangka penurunan stunting berupa kegiatan Lomba Cipta Kreasi Menu Dashat bagi Balita dan Baduta.       Kegiatan tersebut  merupakan kerjasama antara Perwakilan BKKBN Propinsi Jawa Timur bersama Dinas PPKB Kab. Lamongan. Dihadiri oleh Perwakilan BKKBN Prop. Jatim, Dinas PPKB, PKK Kab. Lamongan, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Lamongan, Ketua Tim PKK Kecamatan dan Desa (Perwakilan), PKB, Kader PPKBD, TPK, Keluarga Baduta dan Balita, COE BKB, BKR, BKL, PIK R dan Genre. Dalam sambutannya bu Yes menyampaikan pentingnya kaloborasi dan kerjama semua OPD dan steakholder dlm percepatan penurunan stunting, sehingga target prevalensi stunting Kab. Lamongan tahun 2024 sebesar 12,3 ℅ dapat tercapai dan bahkan harapan Bpk. Bupati Kabupaten Lamongan bisa zero stunting. Kemudian bu yes meyakinkan bahwa PKK akan memberikan dukungan penuh dalam percepatan penurunan stunting, bahkan ada 1.036 kader PKK yg bertugas menjadi Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam  melaksanakan pendampingan kepada Calon pengantin, Ibu Hamil dan pasca salin.     Selanjutnya acara penilaian Lomba cipta kreasi menu Dashat bagi baduta dan balita dalam rangka pencegahan stunting. Acara terakhir yaitu Talk Show tentang pencegahan stunting dan pengumuman lomba cipta kreasi menu, sebagai pemenang Lomba Ciptakan Kreasi menu bagi baduta :1.Kecamatan Sekaran2.Kecamatan Sarirejo3.Kecamatan LarenLomba cipta kreasi menu bagi balita :1.Kecamatan Tikung2.Kecamatan Lamongan3.Kecamatan Sugio

Selengkapnya
Tingkatkan Kualitas dengan Orientasi Pelatihan Rumah Dataku

Dilaksanakan Kegiatan Orientasi Pelatihan untuk meningkatkan kualitas Rumah Dataku di Kampung KB, Kegiatan Peningkatan Kualitas ini berlangsung di Aula Pertemuan DPPKB Lamongan yang dilaksanakan selama 2 hari dengan total 88 Peserta. 30/11/2022.Kegiatan yang dilaksanakan 29-30 November 2022 diikuti peserta yang terdiri dari PKB dan Pokja Rumah Dataku, yakni 44 peserta dihari pertama dan 44 peserta juga dihari ke 2. Hadir juga dalam kegiatan Etty Dwi Hariani, SE , Thanti Septiari, S.Kom dan Bulan Lintang Satrio, S.Sos, sebagai pemateri dalam Orientasi Pelatihan.

Selengkapnya
Lakukan Diseminasi Audit Kasus Stunting, Lamongan Bersiap Menuju Zero Stunting

Rabu, 23 November 2022 bertempat di Shabadiyaksa Pemerintah Kabupaten Lamongan, dilaksanakan Diseminasi Audit Kasus Kasus Stunting yang kedua. Acara Diseminasi ini dibuka oleh wakil Bupati Lamongan selaku Drs. KH Abdul Rouf, M.Ag  penanggungjawab Tim Audit Kasus Stunting dan ketua pelaksana Tim TPPS pada kesempatan tersebut, wabup menjelaskan bahwa ada 4 kelompok sasaran yang telah dilakukan Audit yaitu catin ada 2 kasus di kecamatan Sambeng, Bumil ada 2 kasus di Turi, Bufas di Madura nada 2 kasus dan 3 kasus Balita / Baduta di Kecamatan Kembangbahu.Melalui Kegiatan ini diharapkan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Lamongan dapat segera diatasi dengan target di tahun 2024 Lamongan Menuju Zero Stunting.Wakil Bupati Lamongan juga berharap melalui kegiatan di semua ini, semakin banyak orang paham dan jelas tentang pentingnya percepatan penurunan stunting.Rasa terima kasih juga disampaikan kepada Tim Pakar dan Tim Teknis Audit Kasus Stunting, serta OPD dan para pihak yang nantinya terlibat dalam Rencana Tindak Lanjut. Pada kesempatan ini maka Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lamongan, drg. Fida Nuraida, M.Kes pada saat diskusi menyampaikan pentingnya masing – masing OPD dan stako holder  lainnya menahan peran tugas masing – masing sehingga kasus yang telah di audit biasa diselesaikan sehingga tidak ada kasus stunting yang lainnya.

Selengkapnya
Diseminasi Audit Stunting Smester I

DPPKBLAMONGAN - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan diseminasi Audit kasus stunting yang merupakan salah satu tahapan dari pelaksanaan Audit Kasus Stunting semester I  di gedung Sabhadyaksa Kantor Pemerintah Daerah Lamongan pada Senin tanggal 31 Oktober 2022.Acara dibuka oleh Wakil Bupati Lamongan Drs.KH. Abdul Rouf Mag, Beliau mengatakan kegiatan diseminasi audit kasus Stunting ini merupakan identifikasi resiko dan penyebab  resiko.  survei status gizi indonesia (ssgi) menunjukan, bahwa prevalensi stunting di Jawa Timur pada tahun 2021 adalah 23,5 persen dan kabupaten lamongan angka kasus stunting pada tahun 2021 sebesar 20,5 persen. target tahun 2022 sebesar 18,1 persen, di tahun 2023 sebesar 15,2 persen, dan ditargetkan pada tahun 2024 kasus stunting di lamongan turun menjadi 12,3 persen."Sudah menjadi kewajaran dan keharusan agar semua pihak berkontribusi dalam upaya penurunan stunting ,dari tingkat desa/ kelurahan, bidan desa dan petugas gizi puskesmas bersama – sama dengan kader tpk (tim pendamping keluarga) untuk dapat melakukan penelusuran, penemuan keluarga/ catin/ baduta dan balita stunting untuk dilakukan pendataan sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan agar tidak terlambat menjadi kategori stunting  demi menciptakan generasi masa depan yang unggul dan berkualitas," ujarnya.Dikatakan wakil Bupati, agar hasil dari diseminasi audit kasus stunting ini dapat menghasilkan rencana tindak lanjut yang dapat menunjang / memperbaiki sasaran Audit. serta diharapkan akan bermunculan inovasi program untuk meningkatkan prevalensi status gizi di kabupaten lamongan, sehingga nantinya kita mempunyai generasi penerus yang memiliki kemampuan emosional, sosial dan fisik yang siap untuk belajar serta mampu berinovasi dalam mencapai tujuan pembangunan di Kabupaten Lamongan. maka dari itu, pelu adanya sinergisitas, semangat gotong royong dan bahu  membahu Dalam Kegiatan tersebut juga mendatangkan tiga pakar/narasumber yang memberikan paparan dan pembahasan kasus stunting.Pembahasan kasus pertama tentang kasus CATIN di paparkan oleh ESTI WULANDARI, S.Gz, pembahasan Kasus Kedua Tentang Kasus Bumil, Bufas di paparkan oleh dr. RIJANTO, Sp. OG , dan pembahasan kasus ketiga tentag BALITA dan BADUTA oleh dr. ATY FIRSIYANTI S.PA) Kepala Dinas PPKB Kabupaten Lamongan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas DIDIK SUGIARTO B.R. SH,MM mengatakan, tujuan digelarnya diskusi panel dan diseminasi hasil audit kasus stunting untuk melakukan upaya pencegahan kejadian stunting pada kelompok berisiko, baik pada kelompok calon pengantin, calon pasangan usia subur (PUS), kelompok ibu hamil, ibu menyusui dan kelompok baduta yang ada di Kab. Lamongan . Dari hasil Rencana Tindaklanjut yang disepakati hari ini akan dievaluasi dan akan dilaporkan hasilnya secara berjenjang.    

Selengkapnya