PUSKESMAS SAMBENG

Artikel Puskesmas Sambeng

Kegiatan Skrining Hipotiroid Kongenital pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Sambeng

Memiliki bayi yang lahir sehat  merupakan suatu kebahagiaan yang tiada tara untuk ayah dan bunda, setelah itu pun sebagai orang tua juga berharap agar si kecil bisa melalui masa pertumbuhan dengan baik dan sehat sehingga bisa menjadi kebanggan orang tua.Namun terkadang, ada keadaan dimana hal yang tidak diinginkan bisa terjadi, salah satunya adalah gangguan Hipotiroid Kongenital yang terjadi pada anak kita.Penyakit Hipotiroid Kongenital sendiri merupakan kondisi dimana fungsi kelenjar tiroid pada bayi menurun atau berkurang dan bukan merupakan penyakit bawaan. Secara umum bayi tidak menunjukkan adanya gejala Penyakit Hipotiroid Kongenital namun demikian, bayi yang baru lahir perlu untuk mengikuti Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK).Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah skrining/uji saring dengan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang baru lahir. Skrining ini dilakukan untuk mengelompokkan bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita, sehingga bayi mendapatkan penanganan secara cepat dan tidak akan memberikan dampak yang cukup serius terhadap tumbuh kembang bayi. Dampak penyakit Hipotiroid Kongenital dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang bersifat permanen. Dan perlu digaris bawahi, jika bayi sudah menunjukkan gejala sepertiTubuh cebolLidah besarBibir tebalHidung pesekPusar menonjolKesulitan bicaraKeterbelakangan mentalMaka pemeriksaan sudah terlambat.Melihat kondisi tersebut, maka penting bagi kita semua untuk bisa segera melakukan Skrining Hipotiroid Kongenital sedini mungkin terutama pada 48 sampai 72 jam pertama kehidupan. Skrining ini dapat dilakukan di fasilitas kesehatan pemberi layanan Kesehatan Ibu dan Anak terdekat atau fasilitas kesehatan milik pemerintah untuk bisa mendapatkan pemeriksaan secara gratis.Sumber : Kemenkes

Selengkapnya
Kegiatan Prolanis Bulan Februari di Puskesmas Sambeng

Sambeng, 13 Februari 2024. Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit yang saat ini menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Penderita PTM di Puskesmas Sambeng terutama penyakit DM dan Hipertensi dari waktu ke waktu semakin bertambah. Oleh sebab itu salah satu upaya Puskesmas Sambeng untuk meningkatkan kualitas hidup para penderita PTM agar lebih optimal yaitu dengan mengadakan kegiatan Prolanis.Adapun Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) adalah sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang melibatkan peserta, fasilitas kesehatan dan BPJS.Prolanis di Puskesmas Sambeng dilaksanakan satu bulan sekali. Kegiatan Prolanis dimulai dengan pengukuran BB TB, Tekanan darah, pemeriksaan GDS dan Kholesterol, senam sehat dan diakhiri dengan penyuluhan kesehatan.

Selengkapnya
Pelayanan USG di Puskesmas Sambeng

Pelayanan Pemeriksaan ultrasonografi (USG) di Puskesmas Sambeng. Pelayanan kesehatan masa hamil yang dilakukan oleh dokter Spesialis obgin. dr. Erliana, Sp. Og. Pemeriksaan ultrasonografi atau USG pada kehamilan berguna untuk menunjang penilaian klinis yang tepat dan akurat terhadap suatu kehamilan yang dinilai dari beberapa penilaian seperti lokasi kehamilan, mengidentifikasi jumlah janin yang sedang dikandung, dan membantu dalam pengambilan keputusan diagnosis prenatal pada kasus kelainan kongenital pada janin.Semoga dengan adanya layanan spesialis ini bisa bermanfaat dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kecamatan sambeng, sehingga tidak perlu jauh - jauh untuk periksa kehamilan.

Selengkapnya
Pelaksanaan Sub PIN Polio Putaran 2

Sub PIN (Pekan Imunisasi Nasional) Polio putaran 2 dimulai hari Senin, tanggal 19 Februari 2024 sampai dengan Minggu tanggal 25 februari 2024. Ketua TP PKK Kecamatan Sambeng bersama rombongan didampingi tim dari Puskesmas Sambeng Kabupaten Lamongan melakukan pendampingan pelaksanaan Sub PIN Polio di SDN Semempirejo Kecamatan Sambeng.Penyakit polio adalah penyakit menular yang sangat berbahaya, dapat menyebabkan kelumpuhan kecacatan seumur hidup juga kematian. Sasaran Sub PIN Polia adalah anak usia 0-7 tahun dan diberikan 2 kali pada bulan Januari dan Februari ini. Sub PIN Polio putaran 2 dilaksanakan serentak mulai hari Senin, tanggal 19 Februari 2024 di Posyandu, TK, PAUD, SD/MI yang ada di wilayah Kecamatan Sambeng KAbupaten Lamongan

Selengkapnya
Paparan Miniproject Dokter Internship di Puskesmas Sambeng

Sejumlah 4 Dokter Internship Angkatan 2023 – 2024 hadir di Aula Puskesmas Sambeng pada Jum'at dan Senin 2 dan 5 Februari 2024, yaitu dr. Agatha Nagrinyta Gintings, dr. Intan Nurul Qisti, dr. Deviana Nabila, dr. Darmawan Prasetyo. Hadir pula Dokter Pendamping atau Pembimbing Dokter Internship dr. Muhamad Sunaryadi dari Puskesmas Sambeng, dan Staf Puskesmas Sambeng. Paparan Mini Project ini merupakan bagian dari penilaian dari Program Internship Dokter Indonesia termasuk bukti keterlibatan peserta Dokter Internship berkontribusi secara aktif dalam melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wahana yang terpilih. PIDI ini juga sebagai bentuk implementasi ilmu dan praktek yang sudah didapatkan di bangku perkuliahan sebelumnya. Wahana PIDI dimanfaatkan sebaik mungkin agar cukup memberikan bekal yang positif dan banyak sebelum nantinya terjun secara resmi dalam pelayanan kesehatan terhadap masyarakat sebagai Dokter. dr Muhamad Sunaryadi dalam sambutan dan arahannya memberikan Selamat kepada peserta PIDI periode Agustus 2023 – Februari 2024. Semoga memperoleh hasil yang memuaskan dan sebagai pembelajaran yang baik sebagai bekal untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.Puskesmas Sambeng selain menjadi Pusat Kesehatan Masyarakat juga sebagai Wahana bidang Pendidikan yang bermutu.

Selengkapnya
Pelaksanaan Fogging di Wilayah Kerja Puskesmas Sambeng

Fogging adalah tindakan pengasapan dengan bahan insektisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk khususnya pembawa (vektor) penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).Tetapi foging hanya efektif membunuh nyamuk dewasa, tidak untuk larva, telur, ataupun jentik nyamuk.Pencegahan DBD akan lebih efektif jika fogging diimbangi dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dengan  menggunakan istilah 3M plus yaitu dengan menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi dan tempat penampungan air sekurang-kurangnya seminggu sekali yang berpotensi sebagai tempat perkembangan jentik-jentik nyamuk. Selain itu juga dapat dilakukan dengan melakukan tindakan plus seperti memelihara ikan pemakan jentik-jentik nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, menyemprot dengan insektisida, memasang obat nyamuk, memeriksa jentik nyamuk secara berkala.Dengan ditemukanya kasus DBD diwilayah kerja Puskesmas Sambeng dan telah dilakukan koordinasi dengan lintas sektoral, untuk mengantisipasi menyebarnya kasus DBD melalui gigitan nyamuk dewasa, maka dilakukan fogging.Fogging dilaksanakan di desa kreteranggon dan desa nogojatisari dengan swadaya masyarakat di wilayah kerja puskesmas sambeng

Selengkapnya
Pencanangan Imunisasi Sub Pin Polio Puskesmas Sambeng

Mengantisipasi penyebaran virus menular Polio, Pemerintah Kabupaten Lamongan menargetkan seluruh anak di Lamongan usia 0-8 tahun kurang satu hari menerima vaksin polio melalui Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub - PIN) Polio novel Oral Polio Vaccine Tipe 2 (nOPV2) yang dilaksanakan secara serentak sewilayah Kabupaten Lamongan. Guna merealisasikan target tersebut, pemberian imunisasi digelar melalui dua putaran yakni 15 sampai 21 Januari 2024 pada putaran pertama, serta 19 - 25 Februari 2024 pada putaran kedua, dengan sasaran sebanyak 128.886 anak.Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sumbersari Kecamatan sambeng, Kabupaten lamongan (15-01-2024) dihadiri langsung oleh kepala puskesmas dan muspika kecamatan sambeng. 

Selengkapnya
BAKTI SOSIAL PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS HUT KORPRI KE 52 TAHUN

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang jatuh pada 29 November 2023 mendatang menjadi momentum penting bagi segenap insan Korpri di seluruh Indonesia.Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan melalui Puskesmas se Kabupaten Lamongan mengadakan kegiatan bakti sosial serentak berupa pengobatan gratis untuk masyarakat Kabupaten Lamongan. Puskesmas Sambeng melaksanakan kegiatan ini di Desa Jatipandak Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan (Jum'at, 24 November 2023).Kegiatan bakti Sosial kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Korpri kepada masyarakat.Antusias masyarakat sangat tinggi untuk mendapatkan pengobatan gratis. Hal ini terlihat dari jumlah masyarakat yang hadir di acara.Pelayanan kesehatan pada kegiatan pengobatan gratis diantaranya Pemeriksaan Kesehatan, Konsultasi Gizi, Pengobatan Gratis, Lab Sederhana (pemeriksaan gula darah, kolestrol, asam urat).Alhamdulillah berkat dukungan dari berbagai pihak, pemerintah desa, kader kesehatan desa, dokter, perawat, bidan, dan tenaga kesehatan puskesmas sambeng acara ini dapat berjalan dengan lancar, sehingga Korpri juga dapat berperan dalam masyarkat.Semoga dengan kegiatan yang telah digelar dapat bermanfaat oleh masyarakat, sehingga menjadi motivasi bagi Korpri untuk lebih semangat dalam bekerja.

Selengkapnya
KOORDINASI LINTAS SEKTOR DAN LINTAS PROGRAM DALAM RANGKA PENURUNAN AKI, AKB DAN STUNTING DI KABUPATEN LAMONGAN OLEH TIM DINKES JAWA TIMUR

Lamongan - Tim Koordinasi Lintas Sektor dan Program Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi dan Stunting dengan Koordinator Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur yang beranggotakan unsur Bappeda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, melakukan kunjungan ke Puskesmas Sambeng Kabupaten Lamongan. Pertemuan ini difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan yang diwakili dr. Indra Tsani diikuti Camat Sambeng, Kepada Puskesmas Sambeng, dr. M. Sunaryadi serta jajaran, 15 dari 21 Kepala Desa - Ketua TP PKK Desa beserta kader kesehatan dan mendatangkan ibu hamil serta ibu balita penerima bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Dari rilis kegiatan Jumat (24/11/2023), Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat (KGM) Dinkes Jatim, Cicik Swi Antika mengatakan kegiatan ini merupakan upaya bersama melalui program penurunan AKI, AKB dan Stunting di Jawa Timur. Pihaknya bersama tim ingin mengetahui secara langsung dan diskusi bagaimana proses penurunan stunting terutama di tingkat desa yang melibatkan seluruh stakeholder terkait mulai dari camat, kepala desa hingga kader kesehatan di desa."Kunjungan ini kita ingin menggali bagaimana proses penurunan stunting di level terakhir atau desa, maka kami mengharapkan ada salah satu Kepala Desa menggambarkan apa yang telah dilakukan sehingga bisa disebarluaskan ke desa lainnya supaya usahanya bisa sama, lebih dari itu supaya kami bisa mencontoh, ternyata peran Pak Lurah Kepala Desa, Pak Camat seperti ini, yang sudah dinilai baik di level kabupaten itu yang nanti kita adopsi di level provinsi," terang Cicik.Dalam kesempatan itu Kepala Desa Candisari Kecamatan Sambeng, H. Hartono didaulat untuk memaparkan tentang Posyandu Stunting (Posting) di desanya. Dipaparkannya Desa Candisari memiliki 6 dusun, jumlah posyandu 6, jumlah balita 208, jumlah ibu hamil 22, Polindes 1, Posyandu lansia 1, Posyandu remaja 1 dan Posyandu PTM . Latar belakang berdirinya Posyandu stunting ini, adalah berdasar data bulan timbang Februari 2023 jumlah balita stunting sebanyak 8 balita (4,2% ). Dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu (D/S) 96.1% tetapi masih terdapat balita stunting."Posyandu Stunting ini merupakan Pilot Project upaya penanganan stunting secara terfokus dengan harapan kasus sunting bisa menurun dan di dukung oleh peran Puskesmas, Pemerintah Desa dan CV Tegal Arum Barokah yang melalui program CSR," terangnya.Dipaparkan juga pemantauan status gizi balita stunting diluar hari buka Posyandu dengan mengedukasi pada ibu balita Stunting melalui diskusi, tanya jawab aktif secara langsung atau tidak langsung melalui WAG, praktek dan simulasi dalam Orientasi Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA).Diharapkan terjadi adanya perubahan perilaku positif pada orang tua balita dalam hal pemberian pola makan dan pola asuh. Pemberian bantuan bahan makanan lokal telur, susu dan buah untuk dapat diolah menjadi makanan bergizi untuk balita stunting."Pemberian Suplementasi Gizi Mikro berupa Sirup zink ini sebagai upaya pemberian vitamin untuk mendukung tumbuh kembang balita stunting," tuturnya. (pno/hjr).Sumber : Diskominfo Jatim

Selengkapnya