Enter your keyword

post

KUNKER BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN LAMONGAN BERSAMA FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (FKUB) KABUPATEN LAMONGAN KE KABUPATEN BANDUNG


Menindaklanjuti Program Kerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lamongan dan sesuai dengan hasil rapat internal anggota Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Lamongan telah disepakati bersama Kabupaten Bandung sebagai tujuan Kunjungan Kerja karena memiliki karakteristik masyarakatnya majemuk dan plural dari berbagai unsur umat beragama yang ada di Kabupaten Bandung dan diyakini berpengalaman dalam pembangunan dan pemeliharaan kerukunan umat beragama.

            Pelaksanaan Kunjungan Kerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lamongan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lamongan ke Kabupaten Bandung pada hari Selasa tanggal 25 Februari 2020 bertempat di gedung Bale Sawala Setda Kabupaten Bandung dan di terima oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bandung dan seluruh anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bandung

            Kunjungan Kerja tersebut bertujuan untuk menjalin kerja sama antara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lamongan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bandung dalam rangka mengantisipasi timbulnya konflik Idiologi, Politik, Sosial dan Budaya khususnya dibidang sosial keagamaan dan mewaspadai adanya penyiaran agama yang muatannya menyebar kebencian dan penyiaran agama yang menyimpang dari ajaran ajaran yang ada, Melaksanakan sharing terkait pendirian rumah ibadat yang belum memenuhi persyaratan Peratuan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006 sehingga dapat menimbulkan konflik kerukunan umat beragama dimasyarakat dan juga melaksanakan sharing terkait  Perkawinan Beda Agama.

            Dalam sambutannya, Bpk. Syarif Hidayat (Bendahara FKUB Kab. Bandung) mengungkapkan terkait permasalahan konflik rumah ibadah di Kabupaten Bandung memiliki cara untuk mengatasinya dengan menempatkan rumah ibadah di kompleks-kompleks militer, dengan hal tersebut mereka merasa aman dalam kegiatan beribadah dan pada saat pembangunan panitia tidak memperdulikan apakah ada atau tidak umat/jamaatnya tetapi dibangun saja untuk mempersiapkan umat yang belum memiliki rumah ibadat, bangunan rumah ibadat tersebut meliputi Masjid, Wihara, Gereja, dan Pura Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada permasalahan, beliau juga mengungkapkan bahwa Keukunan dimulai dengan rukun antar pengurusnya terlebih dahulu dan kenapa rukun yaitu karena wawasan wawasan yang dimiliki, apabila ada kelompok yang berbenturan maka sebaiknya mereka di beri wawasan seperti pengurus agar tidak terjadi konflik yang berkepanjangan, Alhamdulillah sedikit demi sedikit konflik yang ada di Kabupaten Bandung dapat terselesaikan dengan baik.

            Dengan adanya kunjungan kerja tersebut di harapkan ilmu dan program program yang baik di Kabupaten Bandung akan di contoh baik oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lamongan maupun Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lamongan guna meningkatkan kerukunan, toleransi antar umat beragama dan kondusifitas wilayah yang selama ini sudah tercipta di Kabupaten Lamongan.