Berita 12 September 2022
Generasi muda adalah generasi penerus bangsa. Seiring dengan tantangan yang muncul, perlu bagi generasi muda untuk dibekali dengan pengetahuan mengenai bagaimana menghadapi tantangan tersebut. Atas dasar ini, Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) mengundang Bakesbangpol untuk memberikan materi dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan kepada mahasiswa baru INSUD pada Senin (12/9).
Sekretaris Bakesbangpol, Sudarmadi, didapuk untuk memberikan materi. Dalam penyampaiannya, Sudarmadi mengingatkan mahasiswa bahwa bangsa ini merdeka setelah melalui proses yang panjang dan menjadi kewajiban kepada generasi penerus untuk menjaganya dari tantangan. Tantangan yang dihadapi pada masa kini bukan lagi bersifat militer, tetapi non-militer. Beberapa tantangan tersebut adalah radikalisme, narkoba, dan korupsi.
Radikalisme menjadi tantangan karena sifatnya yang mengancam persatuan dan kesatuan, transnasional, dan sangat skriptural. Narkoba di sisi lain, mengancam generasi muda melalui godaan, yang kemudian dilanjutkan dengan coba-coba dan akhirnya kecanduan. Dalam materi ini juga dijelaskan bahwa korupsi tidak hanya berupa uang saja, tetapi juga ide, waktu, maupun kesempatan.
Sebelum menutup materi, Sudarmadi berpesan kepada mahasiswa agar menjaga diri dari ketiga tantangan tersebut. Harapannya, mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa agar memiliki rasa ikut memiliki negara, sehingga dapat berkontribusi sebaik mungkin demi kemajuan bangsa dan negara.