DINAS PERIKANAN

Artikel Dinas Perikanan

Lomba Masak Serba Ikan dan Gelar Produk Unggulan Olahan Hasil Perikanan

Lomba Masak Serba Ikan ini merupakan kerja terintegrasi antara Dinas Perikanan Lamongan, Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) dan Dharma Wanita Lamongan. Dalam kegiatan ini Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA yang hadir secara langsung, mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir agar kita semua tetap patuhi protokol kesehatan. Selain itu beliau juga memberikan semangat untuk kebangkitan ekonomi terutama untuk produk olahan ikan di Kabupaten Lamongan. Harapan kedepannya peserta dapat mengembangkan dan mensosialisasikan semua masakan hasil lomba serta mentransformasikan seluruh menu menjadi yang bernilai ekonomi serta mendorong budaya memasak dan mengkonsumsi ikan sebagai menu keluarga.

Selengkapnya
Pemeriksaan Kualitas Ikan di PPDI Brondong

Dalam rangka upaya meningkatkan mutu dan kualitas prodok hasil perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan melakukan pemeriksaan kandungan formalin pada ikan yang ada di PPDI Brondong. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mencegah adanya penggunaan bahan-bahan berbahaya pada produk perikanan. Dari beberapa sampel ikan yang diperiksa kandungan formalinnya didapatkan hasil bahwa ikan yang ada di PPDI brondong tidak mengandung formalin sehingga aman untuk dikonsumsi.

Selengkapnya
Inovasi Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan "PANDU SISKAMAYA"

Kabupaten Lamongan adalah penghasil produk perikanan terbesar di Jawa Timur. Pada tahun 2020 produksi ikan Kabupaten Lamongan sebesar 139.547,48 ton yang sebagian besar (85%) dijual dalam bentuk segar, sehingga harga produk persatuannya rendah. Hal ini memunculkan upaya agar produk perikanan yang berlimpa tersebut dapat diolah menjadi produk olahan ikan. Meskipun Lamongan sebagai penghasil ikan terbesar di Jawa Timur akan tetapi masih belum mempunyai produk unggulan daerah berbasis ikan yang diunggulkan sehingga diperlukan upaya untuk memunculkan produk unggulan tersebut.Inovasi PANDU SISKAMAYA “Produk Andalan Usaha Berbasis Ikan Lamongan Jaya” bertujuan untuk menumbuhkan produk olahan berbasis ikan khususnya ikan asin dan pindang ikan menjadi produk andalan sektor perikanan Kab. Lamongan. Produk Ikan asin dan Pindang merupakan produk asli Lamongan dan banyak diproduksi di Kec. Brondong. Industri pengolahan ikan asin banyak dikembangkan di Desa Labuhan dengan jumlah UMKM sebanyak 35 orang dan produksi sebesar 5 ton per hari dengan omzet Rp. 175.000.000,- , untuk ikan pindang dikembangkan di Desa Brondong dengan jumlah UMKM sebanyak 35 orang dan produksi sebesar 10 ton per hari dengan omzet Rp. 300.000.000,-.Inovasi  PANDU SISKAMAYA dilakukan dengan  pendampingan dan bimbingan terhadap pelaku usaha sehingga dapat memunculkan produk unggulan berbasis ikan seperti ikan asin dan pindang ikan yang mempunyai mutu bagus dan desain kemasan yang menarik sehingga dapat lebih menarik minat pasar. Dengan melakukan segmentasi, targeting, dan positioning produk yang tepat maka kedua produk unggulan tersebut dapat diterima konsumen, tidak hanya di Lamongan akan tetapi juga mempunyai pasar tetap di Kota Bandung dan Jakarta.Adanya inovasi ini diharapkan ikan yang dihasilkan di Kabupaten Lamongan dapat dimanfaatkan dan dikonsumsi oleh masyarakat Lamongan dan luar Lamongan sehingga dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha perikanan dan meningkatkan gizi masyarakat Lamongan. Hal ini sesuai dengan visi misi ke 2 RPJM Kabupaten Lamongan yaitu optimalisasi peningkatan produk unggulan daerah berbasis produksi daerah.

Selengkapnya
Kunjungan Kerja Menteri Kelautan dan Perikanan

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Pantura Jawa, untuk meninjau sarana dan prasarana sektor kelautan dan perikanan di lapangan. Salahsatu dari kunjungan tersebut berlokasi di PPN Brondong, Lamongan, Sabtu (1/5). Menteri Trenggono berharap aktifitas di sektor kelautan dan perikanan bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. Menteri Trenggono juga menyoroti pentingnya kebersihan pelabuhan karena salahsatu target dari Kementrian KKP yakni Transformasi pelabuhan perikanan menjadi lebih higienis dan modern, tidak menimbulkan bau menyengat dan ikan-ikan yang dipasarkan juga lebih higienis. Kunjungan kerja ini juga dihadiri Bupati Lamongan, serta pejabat eselon I dan II KKP.

Selengkapnya