BADAN PENDAPATAN DAERAH

Kategori berita

Lokakarya Penguatan Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah

USAID Economic Growth Support Activity (USAID UGSA) mengundang Badan Pendapatan Daerah Kab. Lamongan mengikuti lokakarya dengan materi penguatan kebijakan dan startegi pengelolaan pendpatan asli daerah.Acara berlangsung pada tanggal 11 - 13 November 2021 bertempat di Hotel Santika Surabaya.

Selengkapnya
Berikan Pelayanan Prima, Lamongan Hadirkan Pembayaran Pajak Berbasis Digital

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan bersama Bank Mandiri bekerja sama dalam penyediaan pelayanan perbankan dalam rangka penerimaan pembayaran wajib pajak daerah melalui sistem digital. Tujuannya tentu untuk memberikan kemudahkan kepada masyarakat dalam membayar pajak khusunya pajak PBB P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan).Nota kesepahaman (MoU) kerjasama dimaksud ditandatangani oleh Kepala Bapenda Moch Wahyudi dan CEO Bank Mandiri (Persero) Tbk Regional VIII/Jawa 3, I Gede Raka Arimbawa yang diwakilkan Kepala Area Head Gresik, Riandodjo Tri Banto Juwono serta disaksikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Wakil Bupati Abdul Rouf,  Sekda Kab Lamongan Moh Nalikan, Transaction Banking Sales Manager Bank Mandiri Regional VIII Jawa 3, Yanuar, Poedji selaku Area Transaction Funding Manager dan Rahma selaku Branch Manager Bank Mandiri KCP Lamongan di Ruang Bina Praja Pemkab Lamongan, Senin (30/8).Potensi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kabupaten Lamongan 2021 sendiri menurut Kepala Bapenda Kabupaten Lamongan, Moch Wahyudi mencapai 44,1 Milyar dan baru terealisasi 50,75 persennya.Melalui cara ini, Wahyudi berharap pelayanan pembayaran semakin dekat dan mudah untuk diakses masyarakat terutama dalam proses pembayaran PBB P2.“Potensi PBB Kabupaten Lamongan tahun 2021 mencapai 44,1 Milyar. Realiasai sampai bulan Agustus 2021 baru mencapai 22,3 Milyar atau 50,75 persen. Yang menjadi sasaran dari kegiatan ini adalah wajib pajak PBB P2 Yang jumlahnya mencapai 820.120 wajib pajak. Tentu dengan cara ini kita dapat mendekatkan pelayanan pada masyarakat, juga perbaikan administrasi dalam proses pembayaran PBB,”ungkap Wahyudi.Sementara itu, Kepala Area Head Gresik Bank Mandiri, Riandodjo Tri Banto Juwono mengungkapkan apresiasinya kepada Pemkab Lamongan untuk turut serta memberi kontribusi yang bermanfaat untuk masyarakat. Dalam kerjasama ini, Bank Mandiri akan menyediakan layanan pembayaran pajak daerah yang dapat diakses melalui smartphone maupun mesin ATM yang tersebar diseluruh pelosok kecamatan.“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan Pemkab Lamongan kepada Bank Mandiri untuk memberi kontribusi yang bermanfaat. seperti taglinenya #SpiritMembangunNegeri, dimana pada saat pandemi seperti sekarang ini kami dituntut untuk kreatif, salah satunya dengan memberikan pelayanan pembayaran pajak secara online. Sehingga masyarakat semakin mudah dalam membayar pajak dari smartphone maupun ATM bahkan dapat membayar lewat agen Mandiri yang tersebar dipelosok desa-desa,” tukasnya.

Selengkapnya
Bulan Panutan Pajak Gerakan Sadar Pajak 2021

Bupati Lamongan Fadeli secara langsung memberikan contoh kepada semua wajib pajak (WP) untuk tertib dalam melakukan pembayaran pajak. Kemarin (4/1), secara bergantian dengan Wakil Bupati Kartika Hidayati serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Moh. Nalikan, melakukan pembayaran PBB-P2 di outlet yang disiapkan.“Kemarin kita launching gerakan sadar pajak yang bertepatan dengan bulan panutan pajak. Dan Pak Bupati secara langsung memberikan contoh untuk melakukan pembayaran pajak,” ujar Kepala Bapenda Lamongan Drs M. Wahyudi, MM.Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan wajib pajak dari berbagai sektor seperti KPP Pratama, KTM, Depot Asih, dan WBL. Wahyudi mengatakan, launching gerakan sadar pajak memberikan motivasi kepada semua wajib pajak agar lebih tertib, baik pendaftaran, pelaporan, dan pembayaran. Gerakan sadar pajak ini bertujuan meningkatkan kesadaran semua orang maupun badan bahwasannya pajak itu memang kewajiban.Kegiatan ini juga dapat membantu memperoleh database WP yang lebih akurat, serta mengoptimalkan pendapatan dari sektor pajak. “Pajak ini kewajiban, dan gerakan ini untuk menumbuhkan kesadaran WP untuk taat dalam pembayaran pajak,” ujarnya usai memberikan laporan dalam kegiatan Gerakan Sadar Pajak di Lantai 7 Gedung Pemkab Lamongan kemarin (4/2).Menurut dia, tahun lalu beberapa wajib pajak sudah memanfaatkan teknologi yang tersedia untuk melakukan pembayaran pajak. Selain itu, beberapa juga masih manual. Namun, beruntung untuk realisasi tidak ada kendala.Saat ini, tim terus berusaha memetakan potensi pajak yang bisa menjadi pemasukan daerah. Data sekarang, jumlah obyek pajak PBB-P2 sebanyak 81.577 WP dengan target yang ditetapkan tahun ini Rp 43 miliar lebih.Pajak reklame dengan obyek pajak 992 WP, pajak air tanah 71 WP, pajak bersifat pelaporan 283 WP, dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTP) Pajak ini belum bisa dihitung jumlah obyek dan besaran ketetapannya karena menyesuaikan dengan jumlah hak peralihan di Lamongan.“Secara global target PAD kita tetapkan Rp 140 miliar. Tentunya dengan tetap memetakan potensi yang ada,” terangnya.Saat ini, lanjut dia, usaha meningkatkan pajak daerah terus dimaksimalkan. Salah satunya dengan mengembangkan potensi dari portal parkir, PBB-P2, pelayanan saat Minggu Ceria, dan tapping box. Sementara itu, Bupati Lamongan H Fadeli, S.H, MM menjelaskan, pandemi Covid-19 berdampak pada perubahan anggaran daerah. Kemampuan fiskal mengalami penurunan.Dana bagi hasil (DBH) dan dana perimbangan juga dikurangi karena refocusing. Sehingga pemasukan dari sektor pajak sangat membantu dalam hal pembangunan daerah. “Alhamdulillah pajak kita terpenuhi, terutama PBB-P2 kita memenuhi target. Meski situasinya pandemi, saya berterima kasih kepada WP. Semoga ke depan lebih baik, “harapnya.Menurut dia, petugas pajak mulai sekarang harus gerak cepat. Setelah SPT didistribusikan, sebaiknya terus melakukan pengecekan agar dana bisa dikelola dengan baik. Apalagi, sekarang momen awal tahun anggaran. Bupati meminta agar sosialisasi di kecamatan besar lebih dimaksimalkan lagi seperti Kecamatan Lamongan, Paciran, dan Ngimbang. “Kita maksimalkan semua sektor, pajak wisata, resto, dan mengoptimalkan portal parkir untuk menghilangkan kebocoran,” ujarnya.

Selengkapnya
Pelayanan Pajak Di Lamongan

Bank Jatim Cabang Lamongan menyelenggarakan undian bagi debitur kredit multiguna (KMG) Vaganza. Hadiah utama mobil Mitsubishi Xpander dari undian itu diterima Retno, salah satu petugas Puskesmas Kecamatan Sugio kemarin siang (14/4).KMG Vaganza merupakan program Bank Jatim untuk memanjakan nasabah aparatur sipil negara (ASN) yang mengajukan pinjaman dengan persyaratan sangat mudah.Sigit Tri Atmoko, Pemimpin Bank Jatim Cabang Lamongan mengatakan, Retno menjadi pemenang undian KMG Vaganza Bank Jatim 2020. KMG Vaganza bukti komitmen Bank Jatim untuk selalu memanjakan nasabah. Sehingga, selain bisa mengajukan kredit, nasabah juga berpeluang mendapatkan keuntungan berlipat-lipat dari undian hadiah."Ini adalah salah satu program dari kami untuk memanjakan nasabah," tuturnya.KMG Vaganza yang dikhususkan bagi ASN proses peminjaman sangat mudah. ASN cukup menyerahkan SK pegawainya. Proses administrasi dan pencairan pinjaman pun sangat cepat, satu hari terselesaikan.Bahkan, Bank Jatim mempunyai aplikasi E-KMG untuk memudahkan proses pengajuan. Pemohon cukup mengajukan dari rumah, tempat kerja, atau tempat - tempat lainnya dengan memanfaatkan aplikasi yang dapat diunduh melalui handphone.Pengajuan yang masuk, bakal diverifikasi petugas. Bila memenuhi ketentuan, maka petugas yang bakal mendatangi rumah pemohon untuk tanda tangan dan pencairan uang pinjaman. "Tentunya sangat mudah sekali untuk melakukan pengajuan simpan pinjam di Bank Jatim," terangnya.Bupati Lamongan Yuhronur Efendi kemarin sempat mencoba mobil hadiah undian KMG Vaganza Bank Jatim 2020. Dia membawa mobil tersebut bersama Sigit Tri Atmoko dari gedung Pemda Lamongan menuju Puskesmas Sugio, tempat Retno bertugas. Bupati mengaku senang bisa hadir di tengah - tengah petugas Puskesmas Sugio.Dia ikut bahagia ada petugas puskesmas yang mendapatkan hadiah mobil dari Bank Jatim. "Semoga saja adanya kredit ini bisa menggairahkan kembali perekonomian di Lamongan. Saya ingin seluruh teman - teman yang ada di puskesmas ini ikut serta berkontribusi agar UMKM di sekitar bisa kembali bergairah," ujar bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.PNS di Lamongan yang membutuhkan dana pinjaman dapat menggunakan fasilitas Kredit Multiguna Vaganza Bank Jatim dengan bunga 0,4 persen. "Tentunya ini juga bisa menggairahkan kegiatan ekonomi di Lamongan selama pandemi Covid - 19," katanya.

Selengkapnya