DINAS PERIKANAN

Tentang Kami

     Potensi Perikanan di Kabupaten Lamongan cukup besar, potensi ini terbagi menjadi 4 sektor yaitu Perikanan Tangkap, Perikanan Budidaya, Peningkatan Daya Saing Produk Perikanan melalui produk olahan hasil perikanan, serta Pengawasan dan Pengelolaan Wilayah Pesisir melalui produksi garam.

     Produksi perikanan budidaya pada tahun 2020 mencapai 59.728,16 ton dengan nilai sebesar Rp. 1.431.158.671.000,- yang diusahakan oleh 27.790 RTP. Pada sub sektor perikanan budidaya kegiatan diusahakan pada areal sekitar 20.487,72 Ha, meliputi Tambak seluas 932,29 Ha, Sawah Tambak 19.503,54 Ha, Kolam 51,70 Ha, Karamba Jaring Apung (KJA) 0,06 Ha dan Karamba Tancap 0,14 Ha.

     Kabupaten Lamongan memiliki panjang garis pantai mencapai 47 km. Dengan armada kapal penangkap ikan sebanyak 3.423 unit, alat tangkap sebanyak 52.269 unit serta 5 pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) sekaligus Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sebagai pendukung produksi sektor perikanan tangkap laut. Pada tahun 2020 produksi ikan hasil tangkap laut dicapai sebesar 76.692,96 Ton, dengan total nilai produksi Rp. 1.188.671.626.220,-. Kabupaten Lamongan juga memiliki potensi pada Perairan Umum Darat (PUD) dengan total luas area 4.858,00 Ha, yang mana areal tersebut meliputi Rawa seluas 1.462,00 Ha, Waduk seluas 2.388,00 Ha dan Sungai seluas 1.007,50 Ha. Produksi ikan pada PUD sebesar 3.126,36 Ton, dengan total nilai produksi Rp. 43.596.288.480,-

     Dengan produksi perikanan yang cukup besar, Kabupaten Lamongan juga potensial dalam pengolahan produk perikanan. Jumlah industri perikanan yang beroperasi di tahun 2020 sebanyak 1.238 industri dan tenaga pengolah sebanyak 5.975 orang, dengan total produksi mencapai 89.179,36 Ton.

     Selain itu Kabupaten Lamongan juga memiliki potensi produksi garam. Dengan lahan produksi seluas 184,02 Ha, produksi garam pada tahun 2020 mencapai 7.947,60 Ton, yang diusahakan oleh 23 Kelompok Petambak Garam yang beranggotakan 291 orang dan 3 Kelompok Wanita Perebus Garam dengan anggota 20 orang.

" PERIKANAN JAYA LAMONGAN SEJAHTERA "