PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM - Arsip Artikel

Spirit Harkitnas 20 Mei 2022

    Sobat Perumda Air Minum_La.    Pada tanggal 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia. Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antargolongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang inginkembali berkuasa. Sehingga, semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa.    Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah pergerakan kemerdekaan. Didirikan oleh Dr. Sutomo beserta para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) pada tahun 1908; Boedi Oetomo lahir untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari bangsa-bangsa lain. Organisasi yang menyatukan pergerakan di Indonesia dari yang bersifat kedaerahan menjadi nasional dengan tujuan akhir kemerdekaan. Tujuan didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam kongres pertamanya ialah untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat dengan fokus pergerakan di bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan. Boedi Oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia. Kelahiran Boedi Oetomo mempelopori terciptanya organisasi pergerakan di masa selanjutnya seperti Indische Partij, Perhimpunan Indonesia dan Muhammadiyah. (https://web.kominfo.go.id/sites/default/files/KOMINFO%20PEDOMAN%20HARKITNAS%202022%20.pdf)    Sebagai implementasi dari sejarah tersebut, mari kita jadikan moment Hari Kebangkitan Nasional tahun 2022 sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas kerja menuju hari esok yang lebih baik dan maju, bersinergi dengan pemerintah menuju kejayaan Lamongan.

Silaturrahim dan Halal Bihalal Idul Fitri 1443 Hijriyah

        Moment istimewa hari ini Jum'at, 13 Mei 2022 di Kantor Pusat Perumda Air Minum Lamongan yang beralamat di Jalan Lamongrejo No. 96 Lamongan. Sejak musim pandemi 2 tahun yang lalu kegiatan Silaturrahim dan Halal Bihalal keluarga besar PDAM Lamongan tidak dapat dilaksanakan mengingat aturan pemerintah yang tidak memperbolehkan berkerumun. Namun setelah dilonggarkannya aturan tersebut jajaran direksi dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Perumda Air Minum Lamongan menyambut dan menggelar Silaturrahim dan Halal Bihalal Idul Fitri 1443 H di Gedung Kantor Pusat.Dalam acara tersebut Bapak M. Ali Mahfudi, SH., MM selaku Direktur memberikan wejangan mengenai pentingnya silaturrahim terutama dijajaran PDAM "Jangan sampai ketemu di jalan  sesama teman atau sesama anggota Dharma Wanita tidak saling sapa gegara seakan-akan pernah ngerti tapi dimana ya?". dengan adanya silaturrahim akan semakin memperkuat ukhuwah dan kekeluargaan. selain itu beliau juga menyampaikan bahwa PDAM ke depan memiliki agenda yang cukup besar seiring dengan tuntutan warga Lamongan yang masih banyak belum merasakan terdistribusinya air bersih. pada tahun 2021 telah bekerja sama dengan Mojolagres telah mengembangkan di wilayah Lamongan Selatan (Mantup) dan berlanjut hingga ke Desa Puter Kecamatan Kembangbahu. pada tahun-tahun ke depan akan dikembangkan SPAM Pantura. dengan agenda besar tersebut pegawai Perumda Air Minum Kabupaten Lamongan dituntut semakin enerjik dan profesional.Perumda Air Minum yang telah mengalami profit beberapa tahun ini, maka profit tersebut harus bisa meningkat menjadi minimal dua digit. Apabila Perumda Air Minum Kabupaten Lamongan bisa melampaui itu setidaknya kesejahteraan karyawan/pegawai juga bisa meningkat sekaligus bisa andil berkontribusi menyumbang PAD ke Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Himbauan agar Menampung Air

Pelanggan Perumda Air Minum Kabupaten Lamongan yang budiman.Diinformasikan bahwa pada:Hari : JUM'ATTanggal : 28 Mei 2021Pukul : 13 sampai 17.30 akan dilaksanakan pekerjaan :1. Pemeliharaan CT/PT pada kubikel 20 KV di IPA Babat2. Koneksi pipa 400 dari pipa besi ke pipa HDPE di Desa Kebalandono.Akibat pekerjaan tersebut, pendistribusian air ke pelanggan mengalami gangguan hingga air tidak keluar.Dihimbau kepada segenap pelanggan untuk melakukan penampungan air agar tidak mengurangi segenap aktifitas.Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Gangguan Listrik

Telah terjadi kerusakan sekring listrik di area Instalasai Pengelolahan Air Babat sehungga menjadi kendala dalam operasional pengelolahan yang berdampak pada mengecilnya pendistribusian air ke pelanggan.Saat ini petugas telah melakukan identifikasi dan melakukan perbaikan. Mudah-mudahan segera teratasi dan dapat beroperasional kembali.

Refleksi Idul Fitri 1442 H : Memaknai Spirit Idul Fitri Mendinamisasi Kesalehan Individual Menuju Kesalehan Sosial dan Kesalehan Professional

Gemuruh takbir bergema menyambut datangnya Idul Fitri 1442 H, sekaligus mengakhiri kekhusyukan umat Islam beribadah selama bulan suci Ramadhan. Gema takbir menjadi penanda kemenangan telah tiba. Jika kita renungkan secara mendalam, gema takbir sesungguhnya merupakan ikrar dan pernyataan kita selaku hamba-hamba yang daif di hadapan Sang Khalik Yang Maha Agung. Makna takbir, sesungguhnya adalah keadaan menisbikan diri karena tak ada yang lebih besar dibandingkan dengan Allah SWT. Manusia pada dasarnya merupakan makhluk yang penuh keterbatasan, kekurangan, dan kedaifan.Renungan dimalam takbir. Sering kita dengar orang yang  mempertentangkan antara kesalehan individual dan kesalehan sosial.  Mereka memisahkan secara dikotomis  antara dua bentuk kesalehan ini. Seolah-olah dalam Islam memang ada dua macam kesalehan: “kesalehan individual/ritual” dan “kesalehan sosial”.Disebut kesalehan individual karena hanya mementingkan ibadah yang semata-mata berhubungan dengan Tuhan dan kepentingan diri sendiri. Sementara pada saat yang sama mereka tidak memiliki kepekaan sosial, dan kurang menerapkan nilai-nilai islami dalam kehidupan sosial.  Pendek kata, kesalehan jenis ini ditentukan berdasarkan ukuran serba  formal, yang hanya hanya mementingkan hablum minallah, tidak disertai hablum minan nas.Sedangkan “Kesalehan Sosial” menunjuk pada perilaku orang-orang yang sangat peduli dengan nilai-nilai islami, yang bersifat sosial. Bersikap santun pada orang lain, suka menolong, sangat konsen terhadap masalah-masalah kemanusiaan, memperhatikan dan menghargai hak sesama; mampu berpikir berdasarkan perspektif orang lain, mampu berempati, artinya  mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain, dan seterusnya. Kesalehan sosial dengan demikian adalah suatu bentuk kesalehan yang tak cuma ditandai oleh kesalehan individual/ritual, melainkan juga ditandai oleh seberapa besar seseorang memiliki kepekaan sosial dan berbuat kebaikan untuk orang-orang di sekitarnya. Sehingga orang merasa nyaman, damai, dan tentram berinteraksi dan bekerjasama dan bergaul dengannya.Dalam Islam, sebenarnya kedua corak kesalehan itu merupakan suatu kemestian yang tak usah ditawar. Keduanya harus dimiliki seorang muslim, baik kesalehan individual maupun kesalehan sosial. Karena ibadah ritual selain bertujuan pengabdian diri pada Allah juga bertujuan membentuk kepribadian yang islami sehingga punya dampak positif terhadap kehidupan sosial, atau hubungan sesama manusia.Dalam puasa implikasi sosialnya juga sangat jelas, diharapkan dengan menahan diri dari berbagai kesenangan duniawi itu (makan, minum dan hubungan seksual), seseorang akan mampu merasakan perasaan mereka yang kurang beruntung, mampu bersimpati terhadap derita orang lain.  Sehingga wajar sekali jika seseorang, karena satu dan lain hal, tidak mampu melakukan ibadah puasa tersebut, harus menggantinya dengan “fidyah” (memberi makan kepada orang miskin). Ini mengajarkan kepada kita untuk memupuk kepekaan dan kesadaran sosial.Puasa memiliki multifungsi. Setidaknya ada tiga fungsi puasa: tazhib, ta’dib dan tadrib. Puasa adalah sarana untuk mengarahkan (tahzib), membentuk karakteristik jiwa (ta’dib), serta medium latihan untuk berupaya menjadi manusia yang kamil dan paripurna (tadrib).Dalam Kesalehan sosial juga tercakup kesalehan profesional. Kesalehan profesional menunjukkan sejauhmana perintah agama kita patuhi dalam kegiatan profesional kita, Artinya, nilai-nilai ibadah ritual kita, mesti pula termanifestasi dalam sikap, prilaku dan kinerja kita dalam menjalankan tugas-tugas profesi, maupun manejerial. Saling menghargai sesama, menjalin kerjasama yang baik, memiliki etos dan semangat kerja, kedisiplinan serta tanggung jawab pada tugas. Karena semua ini akan diperhitungkan.

Himbauan Menampung Air

Hari Raya Idul Fitri 1442 H tinggal menghitung jam. Setiap Idul Fitri konsumsi air bersih selalu meningkat dengan lonjakan yang signifikan. Berkenaan dengan hal tersebut kami menghimbau untuk menampung air secukupnya agar tidak mengurangi dan mengganggu semua aktifitas pelanggan di rumah.