DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN DAERAH

Arsip Artikel

Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Lamongan: Merayakan Budaya dan Kreativitas Anak

LAMONGAN - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Lamongan ke-455, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Lamongan. Acara yang diadakan pada Kamis, 13 Juni 2024 ini bertujuan untuk memupuk rasa cinta kesenian dan budaya lokal pada generasi muda.Acara dimulai dengan penuh khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Perpustakaan dan Mars Lamongan. Suasana semakin semarak dengan hadirnya 22 peserta yang tampak semangat dan antusias mengikuti lomba. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan, Ibu drg. Fida Nuraida, M.Kes, menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, drg. Fida Nuraida menekankan pentingnya acara ini sebagai upaya mempererat tali persaudaraan serta memperkenalkan nilai-nilai budaya, tradisi, dan kearifan lokal kepada anak-anak. "Kegiatan ini menjadi momentum mempererat tali persaudaraan, menghadirkan cerita-cerita yang menggambarkan nilai budaya, tradisi, dan kearifan lokal khususnya Lamongan," ucap drg. Fida."Semoga semangat persaingan yang sehat dan kebersamaan pada hari ini akan menginspirasi kita untuk terus berpartisipasi dan berkarya. Mari kita tunjukan bahwa setiap kata memiliki kekuatan untuk mengubah dunia," imbuh drg. Fida.Lomba bertutur ini menghadirkan tiga juri yang kompeten di bidangnya, yaitu Kak Nitnit, seorang pendongeng dari Surabaya, Bunda Atus dari Lamongan, dan Kak Delta dari komunitas Pustaka Prana Lamongan. Mereka menilai para peserta berdasarkan berbagai aspek, seperti penampilan, teknik bertutur, penguasaan materi, improvisasi, dan penguasaan panggung.Setiap peserta, yang merupakan siswa kelas 4 dan 5 SD/MI, membawakan cerita rakyat bermuatan lokal yang mengandung nilai-nilai perjuangan, kepahlawanan, legenda, pendidikan, dan karakter bangsa. Cerita yang mereka bawakan tidak hanya menunjukkan kemampuan bercerita, tetapi juga memperlihatkan keberanian dan kreativitas anak-anak dalam menyampaikan pesan-pesan moral yang penting.Para juri terkesan dengan penampilan para peserta yang memiliki kekhasan masing-masing. Kak Nitnit, salah satu juri, menyatakan bahwa setiap cerita yang dibawakan sangat kaya dengan nilai-nilai budaya dan tradisi lokal. Bunda Atus dan Kak Delta juga memberikan apresiasi tinggi atas usaha dan semangat yang ditunjukkan oleh para peserta.Acara lomba bertutur ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk menggali dan menyalurkan potensi kreatif mereka serta melatih keberanian berbicara di depan umum. Pengalaman ini diharapkan akan memberikan motivasi bagi anak-anak untuk terus mengasah kemampuan mereka dan meningkatkan kualitas diri.Dengan terselenggaranya lomba ini, diharapkan generasi muda Lamongan dapat terus melestarikan dan mencintai budaya lokal, serta menjadi pribadi yang kreatif dan berani dalam mengungkapkan gagasan dan cerita mereka.

Selengkapnya
PENGUMUMAN HASIL LOMBA BERTUTUR TINGKAT SD/MI SE-KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2024

Hallo #SahabatLiterasiberikut disampaikan hasil Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Lamongan Tahun 2024 yang dapat di akses pada laman https://s.id/hasillombabertutur2024 Selamat kepada para pemenang!!Terimakasih atas partisipasinya#lombabertutur2024 #arpusdalamongan

Selengkapnya
Pentingnya Pendataan Perpustakaan, Dinas Arpusda Gelar Sosialisasi Nomor Pokok Perpustakaan (NPP)

LAMONGAN - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) pada rabu (12/06/2024) bertempat di aula Cendekia lantai 2 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan. Kegiatan yang di ikuti oleh 50 peserta yang berasal dari lembaga Pendidikan tingkat SD/MI dan SMP/MTs di Kabupaten Lamongan ini di buka secara langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan, drg. Fida Nuraida, M. Kes.Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa berdasarkan amanat Undang-undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, pasal 15 ayat 3 huruf e menjelaskan bahwa setiap penyelenggaraan perpustakaan yang berada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia agar memberitahukan keberadaannya kepada Perpustakaan Nasional. Oleh karena itu, salah satu upaya Perpustakaan Nasional sebagai perpustakaan pembina terkait amanat tersebut yakni dengan melakukan pendataan seluruh jenis perpustakaan serta mengeluarkan kode unik berupa Nomor Pokok Perpustakaan (NPP). NPP adalah kode identitas pada setiap unit perpustakaan di seluruh Indonesia dibawah koordinasi Perpustakaan Nasional RI yang ditetapkan berdasarkan kode area provinsi, kabupaten/kota dan kode unik untuk semua perpustakaan.“Melalui sosialisasi NPP ini, diharapkan semua lembaga perpustakaan sekolah mendaftarkan perpustakannya agar mendapatkan NPP dan kedepannya dapat menyelenggarakan pengelolaan perpustakaan sekolah yang sesuai dengan standar nasional perpustakaan” tutur drg. Fida.Dalam kegiatan ini juga diserahkan sertifikat akreditasi perpustakaan kepada Perpustakaan Pustaka Ilmu SMP Negeri 1 Turi, Perpustakaan Cendekia SMP Negeri 1 Sukorame dan Perpustakaan Pustaka Cendekia SMP Negeri 1 Sambeng. Sertifikat akreditasi perpustakaan diserahkan langsung oleh Ibu Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan, drg. Fida Nuraida, M. Kes.Narasumber sosialisasi NPP yaitu Muhammad Ishkak, pustakawan ahli muda yang memaparkan terkait kebijakan penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan sesuai standar nasional perpustakaan, dan Elisa Rokhimatul Uma, pustakawan ahli pertama yang memaparkan simulasi pendaftaran NPP melalui aplikasi pendataan perpustakaan berbasis wilayah.Pendaftaran Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) bisa dilakukan dengan mengakses laman https://data.perpusnas.go.id. Sebelum mendaftarkan perpustakaan, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi perpustakaan yaitu, 1). Memiliki koleksi perpustakaan yang bervariasi (syarat ini tidak ada Batasan jumlah minimal dan jenis koleksi), 2). Memiliki sarana dan prasarana perpustakaan (syarat ini berupa tersedianya ruang perpustakaan tanpa adanya Batasan luas ruang), 3). Melakukan layanan rutin (layanan rutin dapat berupa layanan baca ditempat atau layanan keliling, 4). Memiliki tenaga pengelola perpustakaan (tenaga perpustakaan dapat berupa pustakawan, tenaga perpustakaan dan pemilik/pendiri perpustaaan), 5). Memiliki sumber pendanaan (sumber pendanaan dapat berasal dari APBN, APBD, donasi atau dana pribadi pemilik perpustakaan tanpa adanya Batasan jumlah dana).Dalam proses pendaftaran NPP terdapat beberapa tahapan, diantaranya 1). Registrasi Akun, Hubungkan Perpustakaan dan Daftarkan Perpustakaan, 2). Validasi Perpustakaan, 3). Verifikasi Perpustakaan, 4). Pengajuan NPP, 5). Perlengkapan Seluruh Data, 6). Penerbitan Sertifikat NPP, dan 7). Simulasi Standar Nasional Perpustakaan (SNP).Adanya aplikasi pendataan perpustakaan berbasis wilayah ini diharapkan setiap lembaga perpustakaan sekolah dapat melakukan perbaharuan data perpustakaannya minimal 1 tahun sekali sehingga data yang tersimpan selalu ter-update dan termutakhir.

Selengkapnya
PENGUMUMAN DAFTAR PENCARIAN ARSIP

Dalam rangka penyelamatan arsip yang dicari keberadaanya sesuai amanat Pasal 60 ayat (3) Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan PERKA Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang pedoman pembuatan dan pengumuman daftar pencarian arsip (DPA). DPA adalah daftar berisi arsip yang memiliki nilai guna kesejarahan baik yang telah diverifikasikan secara langsung maupun tidak langsung oleh lembaga kearsipan dan dicari oleh lembaga kearsipan serta diumumkan kepada publik.Pencarian arsip statis yang keberadaanya masih diluar lembaga kearsipan bukanlah pekerjaan mudah. oleh karena itu, untuk membantu lembaga kearsipan dalam melakukan pencarian arsip statis sebagai memori kolektif bangsa yang belum menjadi bagian dari khazanah arsip statis yang dikelola oleh lembaga kearsipan, maka Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan selaku Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten membuat surat pengumuman terbuka untuk daftar pencarian arsip yaitu:1. Arsip Era Kepemimpinan Bupati KDH Tingkat II Lamongan Moh. Faried Periode 1989 – 1999 2. Arsip Era Kepemimpinan Bupati Masfuk Periode 2000 – 2010 3. Arsip Era Kepemimpinan Bupati Fadeli Periode 2010 – 2021 Bagi pihak yang memiliki, menemukan, dan mengetahui keberadaan arsip sebagaimana daftar pencarian arsip tersebut dimohon untuk menyerahkan dan memberitahukan keberadaan arsip tersebut kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan.

Selengkapnya