KECAMATAN PUCUK

Arsip Artikel

SK PPID KECAMATAN PUCUK KABUPATEN LAMONGAN

Berikut ini SK Pembentukan PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) PEMBANTU KECAMATAN PUCUK KABUPATEN LAMONGAN :SK PPID PEMBANTU KECAMATAN PUCUK KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2020

Selengkapnya
PEMBANGUNAN DESA DAN MEMPERKUAT DEMOKRASI RAKYAT. (MUSYAWARAH DESA DI DESA PADENGANPLOSO KECAMATAN PUCUK)

Pada substansi lain, bisa di kemukakan bahwa demokrasi merupakan hasil dari pembangunan.Demokrasi dan pembangunan pada hakekatnya dapat saling menguatkan, dalam artian bahwa kita seyogyanya tidakmembenturkan ide, antara demokrasi pada satu sisi dan pembangunan disisi yang lain.Demokrasi masyarakat dalam pembangunan relatif tidak muncul dengan sendirinya, kesadaran tersebut harus dibimbing dan diarahkan sampai mereka mencapai kemandiriannya pada terwujudnya keterlibatan secara mental dan emosional mereka, mulai dari keterlibatan perumusan kebijakan, pelaksanaan, sampai pada pemanfaatan pembangunan yang bisa dirasakan oleh masyarakat secara menyeluruh.Semakin melembaganya demokrasi masyarakat desa dalam pembangunan, pada akhirnya akan bermuara pada pengelolaan desa secara mandiri dan ekspresif.Memahami pentingnya demokratisasi pembangunan di desa, maka bentuk partisipasi berupa ide, partisipasi tenaga hingga partisipasi dalam bentuk evaluasi hasil pembangunan, mutlak dan perlu terus ditumbuh suburkan dengan tetap memperhatikan hubungan sosial yang sudah lama terbangun diantara mereka dan juga dengan mempertimbangkan hubungan kultural penduduknya dengan lingkungan ruang yang tidak hanya bersifat ekonomi semata, melainkan sudah bersifat hubungan sosio budaya yang khas.

Selengkapnya
KOMUNIKASI SOSIAL DAN PEMBANGUNAN (BERSAMA SIE PPM, PD DAN JAJARAN BKAD DAN BUMDESMA)

Komunikasi lebih merupakan proses, yang pada hakekatnya merupakan kaitan hubungan pengoperan apa itu fakta, keyakinan atau informasi untuk membangkitkan respons pihak lain.Peran komunikasi sosial dan pembangunan di semua era, menempati posisi yang sangat strategis untuk menempatkan dukungan masyarakat terhadap penerimaan ide perubahan. Karena dengan formulasi apapun pembangunan terumuskan, esensinya sebagai perubahan untuk tujuan yang diinginkan bersama.Memahami bahwa pembangunan sebagai upaya perubahan yang bermakna menuju pada kualitas sistem sosial ekonomi yang lebih baik sesuai dengan keyakinan paradigmatisnya, maka yang perlu dipahami dengan maksud proses perubahan itu bahwa itu tidaklah semata-mata dan sekadar untuk menunjukkan proses perubahan belaka, melainkan konsensus itu harus digambarkan secara jelas tujuan yang hendak dicapai dari proses perubahan itu sendiri.Oleh karena itu, dalam prespektif komunikasi sosial dan pembangunan, yang paling penting adalah bagaimana cara mengembangkan kegiatan komunikasi tentang perubahan sosial kepada masyarakat dengan fokus kebutuhan mengenai pentingnya perubahan pada mereka dan mengapa harus dilaksanakan dan mengapa pula harus di dukung.Komunikasi lebih merupakan proses, yang pada hakekatnya merupakan kaitan hubungan pengoperan apa itu fakta, keyakinan atau informasi untuk membangkitkan respons pihak lain.Peran komunikasi sosial dan pembangunan di semua era, menempati posisi yang sangat strategis untuk menempatkan dukungan masyarakat terhadap penerimaan ide perubahan. Karena dengan formulasi apapun pembangunan terumuskan, esensinya sebagai perubahan untuk tujuan yang diinginkan bersama.Memahami bahwa pembangunan sebagai upaya perubahan yang bermakna menuju pada kualitas sistem sosial ekonomi yang lebih baik sesuai dengan keyakinan paradigmatisnya, maka yang perlu dipahami dengan maksud proses perubahan itu bahwa itu tidaklah semata-mata dan sekadar untuk menunjukkan proses perubahan belaka, melainkan konsensus itu harus digambarkan secara jelas tujuan yang hendak dicapai dari proses perubahan itu sendiri.Oleh karena itu, dalam prespektif komunikasi sosial dan pembangunan, yang paling penting adalah bagaimana cara mengembangkan kegiatan komunikasi tentang perubahan sosial kepada masyarakat dengan fokus kebutuhan mengenai pentingnya perubahan pada mereka dan mengapa harus dilaksanakan dan mengapa pula harus di dukung.

Selengkapnya
PROGRES IDM DESA SE KEC. PUCUK

Indeks Desa Membangun (IDM) dikembangkan diatas kerangka kerja pembangunan berkelanjutan.Sebagai alat bantu pengukuran perkembangan status kemandirian Desa, konsepsinya dibangun dari integrasi tiga domain, yaitu aspek sosial, ekonomi dan ekologi. Dari ke tiga aspek tersebut diharapkan nantinya menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi desa untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat.Menurut para ahli, hakekat tiga domain dalam pembangunan tersebut, merupakan himpunan yang saling beririsan antar domain yang memunculkan paradigma pembangunan sosial, paradIgma pembangunan berwawasan lingkungan dan paradigma pembangunan yang berpusat pada rakyat.Integrasi dari ke tiga irisan domain itu kemudian menghasilkan apa yang kita kenal dengan paradigma pembangunan berkelanjutan (sustainable development).Selanjutnya, dalam konteks pembangunan berpusat pada rakyat, sebagai produk dari hasil irisan antara aspek sosial dan ekologi, paradigma pembangunan tersebut implementasinya dimaksudkan sebagai suatu upaya yang bertujuan memperbaiki kualitas hidup seluruh rakyat dengan merespons aspirasi dan harapan individu maupun kolektif, seperti memberantas kemiskinan absolut, berkeadilan dan peningkatan partisipasi masyarakat secara nyata dengan memandang inisiatif kreatif dari rakyat sebagai sumber daya pembangunan yang utama

Selengkapnya
BIMTEK PENDATAAN SDGs DESA DESA PUCUK KECAMATAN PUCUK

Dinamika pemikiran konsep dan teori pembangunan, secara evolutif, akan mengalami perubahan-perubahan. Apakah itu sifatnya untuk kepentingan transformasi atau penyesuaian, pembaruan atau perubahan atas teori pembangunan sebelumnya atau karena sebab lainnya.Para pemikir pembangunan, akan terus menangkap gagasan-gagasan baru yang relevan dengan fakta solutif bagi penyelesaian yang kontekstual dengan kebutuhan waktunya.Oleh karenanya ruang lingkup pembangunan yang dinamis, tidak boleh dilihat dari konsep yang sama sekali statis, diam dan tidak bergerak, melainkan satu bentuk aktivitas yang mengandung orientasi dan kegiatan tanpa akhir.Sebagaimana hal nya dengan SDGs Desa. Ia lebih merupakan satu refleksi pemikiran baru tentang paradigma pembangunan desa dan implementasinya, sekaligus kehadirannya merupakan adaptasi terhadap pendekatan pembangunan desa yang alpha menginisiasi fakta perencanaan berdasarkan kebutuhan dan data.Oleh karenanya, surat Kemendesa perihal penegasan pemutakhiran data IDM berbasis SDGs Desa, menjadi penting keberadaannya sebagai upaya memastikan ketercapaian pendataan SDGs Desa.Sukses pendataan sukses desa! 12Tkskpucuk Guruali, Wahyu Agus Hartono dan 10 lainnya 12Tkskpucuk Guruali, Wahyu Agus Hartono dan 10 lainnya

Selengkapnya
MOMEN PENDATAAN SDGs DESA: UPAYA BESAR MEMBANGUN DESA BERDASARKAN KEBUTUHAN

Gegap gempita pelaksanaan pendataan SDGs Desa berlangsung mulai 1 Maret sampai 31 Mei 2021 di seluruh desa di Indonesia.Proses penggalian, pengumpulan, pencatatan verifikasi dan validasi data SDGs Desa dilaksanakan oleh Pokja Relawan Pendataan Desa.Pendataan yang dilakukan untuk maksud memutakhirkan data pada level desa, rukun tetangga, keluarga dan warga, diharapkan menghasilkan analisis data sebagai rekomendasi untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sesuai kaidah SDGs Desa.Bertempat di Baldes desa Wanar Kecamatan Pucuk, Pendamping Desa memberikan Pelatihan kepada Tim Relawan Sustainable Development Goals (SDGs) tentang tata cara menggunakan Aplikasi SDGs untuk Pokja Pendataan Desa. Kegiatan pelatihan ini nantinya akan digunakan untuk pendataan Pokja Desa yang berupaya terpadu mewujudkan desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.Adapun Tim Relawan SDGs Desa terdiri dari Kades sebagai Pembina, Sekretaris Desa Wanar sebagai Ketua, Kasi Pemerintahan sebagai Sekretaris dan anggota dari unsur PKK, Karang Taruna, Kelembagaan dan Unsur Masyarakat, serta mitra dari Babinsa, Babinkatibmas dan Pendamping Lokal Desa

Selengkapnya