Oktober 11

2021

Dorong Kolaborasi Pentahelix dalam Pembangunan Potensi SDM dan Unggulan Lamongan


Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat hadir dalam wisudah ke-1 dan milad ke-1 Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD) Lamongan, Sabtu (9/10), di Gedung Olahraga dan Pemuda Kabupaten Lamongan, mengajak seluruh Keluarga Besar Muhammadiyah khususnya akademisi ITB AD Lamongan untuk menjadi bagian dalam pembangunan potensi SDM dan potensi unggulan Lamongan, melalui kolaborasi pentahelix.

Diungkapkan Pak YES, kolaborasi pentahelix inilah yang dijadikan dasar Kabupaten Lamongan dalam penanganan covid-19, sehingga Lamongan bisa menjadi kabupaten pertama di Pulau Jawa dan Bali yang berhasil menuju level 1 dari level 4.

"Siapa sajakah konsep pentahelix ini? Pentahelix ini adalah kolaborasi yang melibatkan semua komponen, yang dalam hal ini adalah akademisi, para bisnisman atau wirausahawan, government atau pemerintah, para komunitas, dan media masa. Tentunya konsep pentahelix ini akan banyak menghasilkan inovasi, dan akan mempercepat kejayaan Kabupaten Lamongan," terang Pak YES.

Selain itu, Pak YES juga menyatakan bahwa Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Lamongan terus mengalami peningkatan dari tahun 2019, yakni sebesar 72,51 menjadi 72,58. Pada tahun 2020 IPM Lamongan menjadi lebih tinggi dibandingkan IPM Jawa Timur.

"Tentu capaian tersebut tidak bisa dilepaskan dari kolaborasi dan kontribusi, serta peran aktif Muhammadiyah di Kabupaten Lamongan, yang mengaplikasikan dakwah dalam bentuk konkrit di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat, salah satunya yakni lahirnya ITB AD sebagai sarana pendidikan di Kabupaten Lamongan," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Pak YES juga berpesan kepada para wisudawan, agar siap untuk menjadi lulusan yang mampu mengembangkan sikap profesional, mampu berkompetensi, mampu mengembangkan diri secara adaptif, dan kreatif. Selain itu juga terus berupaya merespon tantangan industri 4.0, ancaman pengangguran, dan bonus demografi dengan fokus untuk meningkatkan gerakan literasi baru yang terfokus pada 3 literasi utama yaitu literasi digital, literasi teknologi, dan literasi manusia.

Menurut Pak YES, 3 literasi tersebut diprediksi akan menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan masa depan atau di era industri 4. 0. Untuk itu, Pak YES berpesan pula agar wisudawan menguasai beberapa hal, yakni komunikasi interpersonal, problem solving, good attitude, memiliki jiwa yang kreatif, serta mampu berinovasi untuk memperkuat daya saing di masa depan.

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lamongan mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati, selamat pula kepada ITB AD Lamongan atas milad yang pertama, dengan harapan semoga ITB AD ini ke depan bisa melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan karya-karya terbaik, serta bisa berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Lamongan dalam rangka untuk meningkatkan daya saing daerah," pungkas Pak YES.

Hadir pula secara langsung dalam acara, Wakil Bupati Lamongan KH. Abdul Rouf, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim KH. Sa'ad Ibrahim, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lamongan KH. Shodiqin, serta hadir secara virtual melalui zoom meeting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah KH. Haedar Nashir, dan LLDIKTI Wilayah VII Jatim Suprapto.