Juli 28

2021

Pak YES Ajak Masyarakat untuk Beradaptasi di Tengah Arus Digitalisasi

Internet bak dua sisi mata uang. Di balik segala kemudahan yang didapat, tuntutan keamanan internet menjadi sangat krusial saat ini. Hasil riset We Are Social menyebut pengguna internet di Indonesia tahun 2020 sebanyak 175,4 juta pengguna, artinya dua per tiga penduduk Indonesia telah tersambung dengan internet. Tentunya pemahaman pentingnya keamanan dan perlindungan data pribadi menjadi hal yang sangat penting. Hal ini dikupas dalam webinar Literasi Digital Lamongan Jawa Timur 2021 pada Rabu, 28 Juli 2021.

Bupati Yuhronur berkesempatan menjadi pembicara kunci dalam webinar tersebut. Beliau menyampaikan bahwa perkembangan digital yang begitu pesat, masyarakat harus berhati-hati dalam menggunakan internet.

"Tapi dengan perkembangan digital kita harus hari-hati dengan bahayanya (dan, -red) efek negatifnya. Perlu keamanan digital (untuk menangani, -red) laporan-laporan dan isu hoax. Ada pembajakan, cyber crime, dan penipuan. Bahkan nama saya digunakan untuk melakukan penipuan," katanya.

Untuk itu Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lamongan mengembangkan Cyber Incident Response Team (CIRT) Lamongan sebagai respon cepat dalam penanganan kejahatan siber untuk mengawal pimpinan dan generasi milenial dari ancaman siber di jejaring media sosial. Sehingga masyarakat setidaknya mendapatkan rasa aman dalam menggunakan media sosial.

Dalam menghadapi perkembangan arus teknologi dan informasi, Pemkab Lamongan pada tanggal 26 Oktober 2011 telah meresmikan Pusat Komunikasi Kreatif (Puskom) yang terletak di di Jl. Basuki Rahmat No. 15 Lamongan sebagai sarana masyarakat untuk mengembangkan potensi dalam bidang digital. Melalui Puskom, Pemkab Lamongan telah mengadakan berbagai pelatihan atau peningkatan skill yang berkaitan dengan dunia digital misalnya pemasaran digital bagi UMKM melalui platform media sosial dan e-commerce.

"Saat ini ada Puskom kreatif di Jalan Basuki Rahmat, silahkan anak-anak muda sewaktu-waktu bisa ke sana," katanya.

Kemudian, Bupati Yuhronur mengungkapkan rencana program pembangunan co-working space sebagai sarana atau ruang berbagai bagi anak muda dalam mengembangkan kreatifitas dalam dunia digital.

Sebagai penutup, Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini menghimbau bagi masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman yang serba cepat.

"Pada prinsipnya yang ingin saya katakan dunia masa depan adalan dunia digital, mari kita terus memperbaiki diri, semakin memperkaya diri, dan mari kita mengajak masyarakat untuk familiar dengan digital, mempersiapkan diri dengan dunia digital," himbaunya.

Dalam kegiatan ini, turut hadir pula sebagai narasumber dalam acara Rizal Fakhruddin (CEO Mybite) menyampaikan materi kecakapan digital, Bawinda Lestari (Direktur IMComm) dengan materi budaya digital, Vivit Sambas (MAFINDO, Life Coach & Founder Intrans) dengan materi etika digital, dan Muhammad Yusuf Satria (CEO & Co-Founder ESCOTEL) dalam materi keamanan digital.

* Foto oleh Bagian Prokopim Setda Kab. Lamongan.