PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM - Arsip Artikel

Himbauan agar Menampung Air

Pelanggan Perumda Air Minum Kabupaten Lamongan yang budiman.Diinformasikan bahwa pada:Hari : JUM'ATTanggal : 28 Mei 2021Pukul : 13 sampai 17.30 akan dilaksanakan pekerjaan :1. Pemeliharaan CT/PT pada kubikel 20 KV di IPA Babat2. Koneksi pipa 400 dari pipa besi ke pipa HDPE di Desa Kebalandono.Akibat pekerjaan tersebut, pendistribusian air ke pelanggan mengalami gangguan hingga air tidak keluar.Dihimbau kepada segenap pelanggan untuk melakukan penampungan air agar tidak mengurangi segenap aktifitas.Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Gangguan Listrik

Telah terjadi kerusakan sekring listrik di area Instalasai Pengelolahan Air Babat sehungga menjadi kendala dalam operasional pengelolahan yang berdampak pada mengecilnya pendistribusian air ke pelanggan.Saat ini petugas telah melakukan identifikasi dan melakukan perbaikan. Mudah-mudahan segera teratasi dan dapat beroperasional kembali.

Refleksi Idul Fitri 1442 H : Memaknai Spirit Idul Fitri Mendinamisasi Kesalehan Individual Menuju Kesalehan Sosial dan Kesalehan Professional

Gemuruh takbir bergema menyambut datangnya Idul Fitri 1442 H, sekaligus mengakhiri kekhusyukan umat Islam beribadah selama bulan suci Ramadhan. Gema takbir menjadi penanda kemenangan telah tiba. Jika kita renungkan secara mendalam, gema takbir sesungguhnya merupakan ikrar dan pernyataan kita selaku hamba-hamba yang daif di hadapan Sang Khalik Yang Maha Agung. Makna takbir, sesungguhnya adalah keadaan menisbikan diri karena tak ada yang lebih besar dibandingkan dengan Allah SWT. Manusia pada dasarnya merupakan makhluk yang penuh keterbatasan, kekurangan, dan kedaifan.Renungan dimalam takbir. Sering kita dengar orang yang  mempertentangkan antara kesalehan individual dan kesalehan sosial.  Mereka memisahkan secara dikotomis  antara dua bentuk kesalehan ini. Seolah-olah dalam Islam memang ada dua macam kesalehan: “kesalehan individual/ritual” dan “kesalehan sosial”.Disebut kesalehan individual karena hanya mementingkan ibadah yang semata-mata berhubungan dengan Tuhan dan kepentingan diri sendiri. Sementara pada saat yang sama mereka tidak memiliki kepekaan sosial, dan kurang menerapkan nilai-nilai islami dalam kehidupan sosial.  Pendek kata, kesalehan jenis ini ditentukan berdasarkan ukuran serba  formal, yang hanya hanya mementingkan hablum minallah, tidak disertai hablum minan nas.Sedangkan “Kesalehan Sosial” menunjuk pada perilaku orang-orang yang sangat peduli dengan nilai-nilai islami, yang bersifat sosial. Bersikap santun pada orang lain, suka menolong, sangat konsen terhadap masalah-masalah kemanusiaan, memperhatikan dan menghargai hak sesama; mampu berpikir berdasarkan perspektif orang lain, mampu berempati, artinya  mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain, dan seterusnya. Kesalehan sosial dengan demikian adalah suatu bentuk kesalehan yang tak cuma ditandai oleh kesalehan individual/ritual, melainkan juga ditandai oleh seberapa besar seseorang memiliki kepekaan sosial dan berbuat kebaikan untuk orang-orang di sekitarnya. Sehingga orang merasa nyaman, damai, dan tentram berinteraksi dan bekerjasama dan bergaul dengannya.Dalam Islam, sebenarnya kedua corak kesalehan itu merupakan suatu kemestian yang tak usah ditawar. Keduanya harus dimiliki seorang muslim, baik kesalehan individual maupun kesalehan sosial. Karena ibadah ritual selain bertujuan pengabdian diri pada Allah juga bertujuan membentuk kepribadian yang islami sehingga punya dampak positif terhadap kehidupan sosial, atau hubungan sesama manusia.Dalam puasa implikasi sosialnya juga sangat jelas, diharapkan dengan menahan diri dari berbagai kesenangan duniawi itu (makan, minum dan hubungan seksual), seseorang akan mampu merasakan perasaan mereka yang kurang beruntung, mampu bersimpati terhadap derita orang lain.  Sehingga wajar sekali jika seseorang, karena satu dan lain hal, tidak mampu melakukan ibadah puasa tersebut, harus menggantinya dengan “fidyah” (memberi makan kepada orang miskin). Ini mengajarkan kepada kita untuk memupuk kepekaan dan kesadaran sosial.Puasa memiliki multifungsi. Setidaknya ada tiga fungsi puasa: tazhib, ta’dib dan tadrib. Puasa adalah sarana untuk mengarahkan (tahzib), membentuk karakteristik jiwa (ta’dib), serta medium latihan untuk berupaya menjadi manusia yang kamil dan paripurna (tadrib).Dalam Kesalehan sosial juga tercakup kesalehan profesional. Kesalehan profesional menunjukkan sejauhmana perintah agama kita patuhi dalam kegiatan profesional kita, Artinya, nilai-nilai ibadah ritual kita, mesti pula termanifestasi dalam sikap, prilaku dan kinerja kita dalam menjalankan tugas-tugas profesi, maupun manejerial. Saling menghargai sesama, menjalin kerjasama yang baik, memiliki etos dan semangat kerja, kedisiplinan serta tanggung jawab pada tugas. Karena semua ini akan diperhitungkan.

Himbauan Menampung Air

Hari Raya Idul Fitri 1442 H tinggal menghitung jam. Setiap Idul Fitri konsumsi air bersih selalu meningkat dengan lonjakan yang signifikan. Berkenaan dengan hal tersebut kami menghimbau untuk menampung air secukupnya agar tidak mengurangi dan mengganggu semua aktifitas pelanggan di rumah.

Gangguan Pelayanan

Sehubungan dengan pemeliharaan CT/PT pada kubikel 20 KV untuk meningkatkan kehandalan aliran listrik, maka akan dilaksanakan pemadaman listrik dan akan berdampak pada pendistribusian air ke pelanggan. Berkenaan dengan hal tersebut, dihimbau agar pelanggan melakukan penampungan air secukupnya.

BIMTEK PENINGKATAN KAPASITAS SDM

Pagi ini Jum’at, 20 November 2020 Bimtek Pengembangan Kapasitas SDM Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kabupaten Lamongan dilaksanakan di Hall Malioboro Prime Hotel Jogjakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh 43 orang pegawai dari jajaran staf, kepala unit, kasubbag hingga kepala bagian Perumda Air minum Kabupaten Lamongan. Dalam sambutannya, Direktur Perumda Air Minum Kabupaten Lamongan M. Ali Mahfudi, SH.,MM menyampaikan bahwa “Kunci keberhasilan pencapaian kinerja adalah kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang terdapat pada suatu organisasi atau perusahaan. Sumber daya manusia mempunyai peran utama untuk menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan organisasi perusahaan. Tanpa dukungan sumber daya manusia yang handal, kegiatan perusahaan tidak akan berjalan dengan baik meskipun adanya sarana, prasarana serta sumber dana yang memadai. Sumber daya yang paling penting bagi suatu perusahaan adalah manusia, yang memberikan kerjanya, bakatnya, kreativitas, inovasi dan semangatnya kepada organisasi. Oleh karena itu pentingnya memiliki sumber daya manusia yang mempunyai kapasitas sebagai perencana dan pelaksana program kegiatan”.Kapasitas sumber daya manusia itu berorientasi pada kemampuan yang akan menentukan berhasilnya seseorang menyelesaikan pekerjaan yang dibebankan kepadanya secara optimal. Maka, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan yang harus dilaksanakan dan tidak bias ditawar oleh perusahaan. Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam perusahaan merupakan syarat mutlak untuk mendukung tercapainya tujuan perusahaan, terlebih perusahaan tersebut merupakan perusahaan pemerintah. Sehingga boleh dikatakan, SDM yang berkualitas adalah penentu bagi laju dan majunya perusahaan.Beliau juga menyampaikan bahwa SDM Perumda Air Minum Kabupaten Lamongan memiliki performance yang masih di bawah PDAM lain di Jawa Timur, sehingga mendapat catatan khusus dalam penilaian BPKP. Catatan tersebut menjadi pelecut untuk semakin memacu agar SDM perusahaan di Perumda Air Minum Kabupaten Lamongan tidak mengalami ketertinggalan dan salah satu upaya adalah dengan menyelenggarakan bimtek seperti hari ini. Terdapat tiga indikator yang dapat mempengaruhi kapasitas sumber daya manusia (SDM) antara lain, pendidikan, pelatihan dan pengalaman. Oleh karena pendidikan dan pelatihan hanya bisa dihadiri oleh setiap pegawai yang mendapat kesempatan, maka dari itu setiap ilmu yang diperoleh harus ditularkan ke pegawai yang belum mendapat kesempatan tersebut.Peningkatan kapasitas, dapat didesain untuk memperkuat kemampuan pegawai dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing agar setiap bagian memahami apa yang seharusnya dilakukan demi tercapainya pelayanan yang lebih baik dan berkualitas. Jika pelayanan terbaik telah dijalankan, performa atau kinerja perusahaan akan meningkat dan tujuan perusahaan dapat diwujudkan. Oleh sebab itu program peningkatan kapasitas sumber daya manusia baik hard skill maupun soft skill adalah bukan sekedar tanggung jawab personal, akan tetapi sebagai perwujudan tanggung jawab sosial organisasi atau perusahaan kepada konsumennya. Doc arsip 12/2020