CAMAT GLAGAH MENINJAU BENCANA BANJIR DI KECAMATAN GLAGAH

img-20161205-wa0014img_20161203_194556img-20161205-wa0010 img_20161203_152612Bencana banjir yang merendam 4 Desa di Kecamatan Glagah ini sudah berlangsung selama 4 hari dan belum mengalami penyurutan air. Desa-desa yang terendam banjir antara lain : Desa konang, Desa karangturi, Desa meluwur dan Desa jatirenggo (Dusun mendolo) dan yang paling parah dengan kedalaman air sampai dengan 1,5 meter adalah Desa Konang yang terletak dekat dengan bantaran sungai. Bencana banjir ini terjadi akibat luapan air dari Bengawan Solo. Banjir ini berdampak pada kelangsungan perekonomian masyarakat desa yang bermata pencaharian petani dan petambak karena dengan adanya bencana banjir ini, sawah-sawah dan tambak terendam air sehingga mengakibatkan gagal panen. Jalan akses yang biasa dilalui masyarakat dengan menggunakan kendaraan bermotor kini hanya bisa dilewati oleh perahu-perahu kecil yang dimiliki oleh warga sekitar yang biasanya digunakan untuk mencari ikan di sungai.  Kelangsungan ekonomi masyarakat desa menjadi lumpuh karena masyarakat hanya mengandalkan bantuan dari desa-desa sekitar yang tidak terdampak banjir dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Camat Glagah M. Zamroni, S.Sos.. M.Si. juga ikut turun langsung meninjau kondisi Desa yang terendam banjir dengan menggunakan perahu kecil mengatakan bahwa banjir di Glagah adalah banjir tahunan yang seringkali terjadi dan dengan adanya program normalisasi kali/bengawan tiap tahun dapat melancarkan aliran sungai-sungai dan dapat mengurangi banjir di kawasan kecamatan glagah akibat dari pendangkalan dan terhambatnya aliran sungai. Camat Glagah juga berharap kepada masyarakat agar memiliki kesadaran dalam menjaga kebersihan terutama kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah di sekitar bantaran dan ke dalam sungai yang berakibat dapat menghambat aliran air di sungai/kali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *