DINAS PARAWISATA DAN KEBUDAYAAN

Artikel Dinas Parawisata Dan Kebudayaan

Survei Lokasi Wana Wisata Tlemang

Survey lokasi, pengukuran lahan kawasan hutan tlemang oleh tim pemeriksa/peninjau lapangan Oerum Perhutani KPH Mojokerto

Selengkapnya
Bimtek Pemasaran

Kegiatan Bimbingan Teknis Pemasaran Pariwisata Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemasaran Pariwisata Regional II Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang bertempat di Tanjung Kodok Beach Resort, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan

Selengkapnya
Ekskavasi Terakhir Candi Pataan Lamongan, Ini Target yang Diharapkan BPCB Jatim

Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur (BPCB Jatim) bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan kembali melanjutkan ekskavasi Candi Pataan. Tahun ini menjadi ekskavasi tahap kelima atau terakhir pada situs bersejarah yang diduga kuat sebagai peninggalan Raja Airlangga yang berada di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Jatim. Arkeolog BPCB Jatim, Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, ekskavasi terakhir ini akan mulai dilaksanakan selama 9 (sembilan) hari kedepan. "Ekskavasi tahap kelima sudah kita mulai. Ini sudah hari kedua. Rencananya ekskavasi berakhir tanggal 29 Juni mendatang," kata Wicak.Wicak mengungkapkan, target pada ekskavasi tahap kelima adalah finisihing area halaman, pagar keliling dan membuka lahan sekitar candi. "Karena sudah di tahap akhir, kita targetkan finishing halaman dan pagar keliling. Selain itu juga membuka lahan sekitar candi," tuturnya. Diekskavasi terakhir Candi Pataan, Wicak berharap, Pemerintah Kabupaten Lamongan (Pemkab Lamongan) mampu melestarikan dan memanfaatkan situs yang kuat sebagai peninggalan Raja Airlangga. "Pelestarian dan pemanfaatan Candi Pataan (Lamongan) itu dengan pembuatan zonasi, mana area inti, mana yang lengembangan, mana yang penyangga. Kemudian nanti kita melakukan studi teknis pemugaran dan konservasi," ucap Wicak, Arkeolog BPCB Jatim.Source : timesindonesia.co.id

Selengkapnya
Pemerintah Kabupaten Lamongan Raih Penghargaan Penanganan Konflik Jatim

Pemerintah Kabupaten Lamongan ditetapkan sebagai Kabupaten yang berhasil melakukan penanganan konflik sosial peringkat pertama se Jawa Timur. Pencapaian tersebut mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa atas capaian kinerja pelaporan pelaksanaan rencana aksi terpadu penanganan konflik sosial Kabupaten/kota se-Jatim tahun 2019/2020.Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Seluruh masyarakat dan stakeholder yang berperan dalam menjaga Lamongan agar tetap kondusif. Bahkan, melalui perencanaan aksi yang matang, membuat Lamongan berhasil menjadi Kabupaten dengan penanganan konflik sosial peringkat pertama se Jatim. “Saya sampaikan terima kasih dan terus tingkatkan kinerja untuk Lamongan lebih baik lagi dan Berjaya,” tutur Bupati Yes sapaan akrabnya.Kepala Bakesbangpol Lamongan Dianto Hari Wibowo menjelaskan, indikator yang paling penting dalam penanganan konflik ialah memetakan risiko konflik yang terjadi di daerah. Karena semua kegiatan pemerintahan maupun swasta berpotensi menimbulkan konflik dengan kategori yang berbeda. Karena itu, dilakukan analisis pra, saat dan setelah. Selanjutnya, jelas dia, melakukan koordinasi dengan Polres, Kodim, kejaksaan dan instansi terkait melalui rapat dan pertemuan khusus. Kemudian mencari jalan keluar dengan komunitas intelejen daerah (Kominda). Hasilnya dilaporkan ke Forkopimda. “Laporannya lengkap, mulai dari perencanaan, pemecahan melalui rapat atau koordinasi dan penyampaian hasil dilengkapi dokumentasi data dan foto lengkap sebagai pendukungnya,” jelasnya.Dianto mengatakan, setiap kejadian dibuatkan laporan terstruktur yang diteruskan ke provinsi. Sehingga ada buktibukti yang jelas dan berjenjang. Mulai dari perencanaan aksi, aksi, hingga pemecahan masalah atau solusi. Sehingga ketika terjadi konflik sudah ada solusi penanganan yang tepat. “Selain perencanaan, kita juga melakukan analisis pemecahan masalah melalui rapat, koordinasi lintas sektor untuk mendapatkan solusi terbaik kemudian dilakukan pelaporan,” terangnya.Sumber : radarbojonegoro.jawapos.com

Selengkapnya