Enter your keyword

Profil

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Lamongan merupakan sektor yang sangat prospektif dan strategis untuk dikembangkan sebagai potensi daerah dalam meningkatkan pembangunan daerah khususnya dalam pengembangan kebudayaan dan kesenian serta kepariwisataan yang bernuansa global sesuai kondisi yang sedang berkembang.

Keragaman dan kekayaan budaya Lamongan secara historis terbagi menjadi 2 (dua) wilayah sesuai karakteristik budaya dan kesenian yakni :

  1. Wilayah Selatan yang kental dengan budaya Jawa (Mojopahit);
  2. Wilayah Utara yang sangat dominan dan monumental dengan budaya Islam (Budaya Pesisir).

Adanya perbedaan kondisi budaya tersebut melahirkan aneka seni budaya Jawa di Kawasan Selatan, seperti : Wayang Kulit, Sandur, Ketoprak, Tayub, Kepang Dor dan lain sebagainya. Sedangkan di Kawasan Utara yang diilhami oleh Kesenian dan Budaya Islam antara lain : Samroh, Seni Hadrah, Jidor, Sholawatan, Kentrung, Pencak Silat, Qosidah dan lain sebagainya, yang memang seharusnya dilestarikan dan dikembangkan sebagai upaya untuk memperkokoh budaya bangsa.

Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Lamongan merupakan sektor yang sangat prospektif dan strategis untuk dikembangkan sebagai potensi daerah dalam meningkatkan pembangunan daerah khususnya dalam pengembangan kebudayaan dan kesenian serta kepariwisataan yang bernuansa global sesuai kondisi yang sedang berkembang.

Keragaman dan kekayaan budaya Lamongan secara historis terbagi menjadi 2 (dua) wilayah sesuai karakteristik budaya dan kesenian yakni :

  1. Wilayah Selatan yang kental dengan budaya Jawa (Mojopahit);
  2. Wilayah Utara yang sangat dominan dan monumental dengan budaya Islam (Budaya Pesisir).

Adanya perbedaan kondisi budaya tersebut melahirkan aneka seni budaya Jawa di Kawasan Selatan, seperti : Wayang Kulit, Sandur, Ketoprak, Tayub, Kepang Dor dan lain sebagainya. Sedangkan di Kawasan Utara yang diilhami oleh Kesenian dan Budaya Islam antara lain : Samroh, Seni Hadrah, Jidor, Sholawatan, Kentrung, Pencak Silat, Qosidah dan lain sebagainya, yang memang seharusnya dilestarikan dan dikembangkan sebagai upaya untuk memperkokoh budaya bangsa.

 

Bidang Pariwisata merupakan salah satu faktor andalan di Kabupaten Lamongan yang memiliki daya tarik dari potensi sumber daya alam dan religi, sehingga dapat mendorong kegiatan ekonomi, perdagangan dan dapat menciptakan lapangan kerja yang pada akhirnya dapat memberikan multiplayer effect terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebagaimana diketahui kepariwisataan Kabupaten Lamongan telah berkembang sesuai dengan potensi Wisata yang tersedia dibarengi dengan sentuhan astetika yang menarik dan bernilai global sehingga mampu memenuhi selera konsumen yang berkunjung. Ada 4 (empat) obyek wisata yang telah terkelola dengan baik dan dijadikan obyek/wahana sajian kepariwisataan :

  1. Wisata Bahari Lamongan

adalah obyek wisata buatan dengan segala keunikan hasil perpaduan aspek-aspek nature, culture, architecktur (arsitek) yang bernuansa global dan tetap mempartahankan ciri khas lokal ;

  1. Obyek Wisata Sunan Drajat

adalah wisata religi Makam Sunan Drajat yang merupakan salah satu Makam Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di pulau Jawa ;

  1. Obyek Wisata Maharani Zoo dan Goa

adalah wisata alam/buatan berupa Goa yang dilengkapi dengan kebun binatang ;

  1. Obyek Wisata Waduk Gondang

Obyek wisata buatan yang memanfaatkan Waduk Gondang dengan wahana wisata air, kebun binatang mini serta areal perkemahan dan permainan anak – anak.

Selain obyek / wahan wisata yang telah terkelola dengan baik, di Kabupaten Lamongan masih menyimpan potensi untuk dikembangkan guna memperkaya obyek wisata serta membangun citra Kabupaten Lamongan di kanca regional, nasional maupun internasional.

 

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.