Enter your keyword

AKUNTABILITAS KINERJA

  1. PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA TAHUN 2016

Hasil pengukuran kinerja terhadap 16 Program (meliputi 11 Program Pembangunan dan 5 Program Rutin) dan 66 kegiatan (meliputi 38 kegiatan pembangunan dan 28 kegiatan yang termasuk ke dalam Program Rutin) sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Kinerja Tahun 2016, menunjukkan bahwa secara umum Dinsosnakertrans Kabupaten Lamongan telah mencapai kinerja, baik terkait pelaksanaan pembangunan di bidang Sosial, Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian. Pengukuran kinerja dimaksud merupakan hasil dari penilaian yang sistematik dan didasarkan pada kelompok indikator kinerja. Untuk mendapatkan data kinerja yang akurat, lengkap, tepat waktu dan konsisten, maka penetapan indikator–indikator kinerja serta rencana pencapaiannya dilakukan sejak awal perencanaan program dan kegiatan.

Pengukuran kinerja dilakukan dengan membandingkan target dari setiap indicator kinerja sasaran dengan realisasi yang dicapai oleh indikator kinerja tersebut, sehingga diketahui selisih kinerjanya (performance gap). Berdasarkan performance gap tersebut, dilakukan evaluasi guna mendapatkan strategi yang tepat untuk peningkatan kinerja di masa mendatang. Dalam proses pengukuran kinerja tersebut, diperhatikan prinsip-prinsip keseimbangan biaya dan manfaat, efisiensi dan efektivitas.

Penilaian tingkat capaian kinerja setiap sasaran dilakukan dengan menggunakan 2 (dua) jenis skala penilaian pengukuran yang masing-masing terdiri dari 4 (empat) kategori sebagai berikut :

a. Untuk indikator sasaran yang bermakna capaian positif, skala penilaiannya :

b.Untuk indikator sasaran yang bermakna capaian positif, skala penilaiannya :

A. CAPAIAN KINERJA TAHUN 2016

  1. TUJUAN 1 DAN SASARAN 1

Tujuan     1     : Meningkatnya Jumlah Transmigran yang berhasil

Sasaran  1      : Jumlah Transmigran yang Berhasil

1.1 Perbandingan Kinerja

Perbandingan Capaian Kinerja

pada Tujuan 1 dan Sasaran 1

pada Tujuan 1 dan Sasaran 2

Pada sasaran “Meningkatnya Jumlah Transmigran yang Berhasil”, diperoleh capaian kinerja sebagai berikut :

  1. Target transmigran yang berhasil sebesar 100 persen, tercapai 100 persen (capaian100 persen dengan kategori “sangat baik”). Pada Tahun 2016 dilakukan penempatan 15 KK transmigran di 4 lokasi :
  • 5 KK berangkat ke UPT Anawua Ds. Ranosangia Kecamatan Toari Kab. Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara
  • 5 KK berangkat ke UPT Simpang Tiga SP 5 Kecamatan Tulung Selatan Kab. Ogan Komering Ilir Prov. Sumatera Selatan.
  • 5 KK berangkat ke UPT Bukit Merbau Ds. Bukit Batu Kec. Padang Ulak Tanding Kabupaten Rejanglebong Prov. Bengkulu
  • Monev ke UPT Ayu Mulingo Kab. Gororontalo Prov. Gorontalo

Grafik : Pencapaian Kinerja

pada Tujuan 1 dan Sasaran 1