DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Bupati YES Resmikan Rumah Sakit NU Babat

Di masa pandemi, ketersediaan fasilitas kesehatan merupakan salah satu aspek penting yang dibutuhkan. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan dapat mendorong derajat kesehatan masyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Lamongan,Yuhronur Efendi, dalam sambutannya saat meresmikan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (NU) Babat-Lamongan bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (19/10).

"Kami pemerintah daerah sejak awal mendorong supaya rumah sakit ini segara dioperasionalkan. Kita secara bersama memerlukan kehadiran rumah sakit ini bersama pemkab untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," katanya.

Bupati YES juga menjelaskan bahwa IPM Kabupaten Lamongan mengalami kenaikan setiap tahunnya. dari 72,57 di tahun 2019 menjadi 72,58 pada tahun 2020.

Menurutnya, kenaikan IPM tersebut tak terlepas dari seluruh pihak salah satunya dengan kehadiran RSNU Babat. "IPM ini tentu atas kontribusi dari seluruh pihak, termasuk kehadiran dari pada RSNU Babat ini yang tentu nantinya bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan, bersama kita semua untuk ikut serta memberikan pelayanan kesehatan sebaik-baiknya bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Lamongan," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah berharap dengan hadirnya RSNU Babat dapat meningkatan kualitas kesehatan masyarakat. "Saya tunggu pengembangannya supaya sudah tipe C minimal," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menjelaskan bahwa saat ini Jawa Timur menjadi provinsi yang pertama kali mencapai level 1 untuk Jawa-Bali. "Sekarang ini, asesmen situasi Covid-19 Kemenkes kita yang tertinggi," tambahnya.

Diketahui, berdasarkan asesmen level 1 Kementerian Kesehatan, Jawa Timur ada 34 Kabupaten/Kota. Untuk PPKM Level 1 baru ada Lima kabupaten/kota.