DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Digitalisasi Pelayanan Publik, Bupati YES Resmikan Sipola dan Onlimo

Digitalisasi pelayanan publik menjadi salah satu dari 11 program yang dicanangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Lamongan. Sebagai bentuk realisasinya, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Lingkungan Hidup mengembangkan teknologi bernama Onlimo dan aplikasi Sipola (Smart Identification Pohon Lamongan).

Onlimo adalah alat yang digunakan untuk memantau kualitas air secara kontinyu, otomatis, dan online. Sedangkan, Sipola adalah sistem penanamanan pohon yang menggunakan barcode sehingga dapat mengidentifikasi jenis, manfaat, dan jumlah pohon.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan bahwa dengan kehadiran Onlimo dan Sipola dapat mempercepat Kabupaten Lamongan menunju pemerintahan yang dinamis dan adaptif dengan perubahan zaman.

"Senang sekali saya hari ini bisa hadir di tengah seluruh karyawan Dinas Lingkungan Hidup. Lebih senang lagi hari ini saya akan me-launching Onlimo dan Sipola. Ini sesuatu yang sangat luar biasa karena kemarin seperti yang saya sampaikan, kita bergerak menuju dynamic government, pemerintahan yang dinamis, yakni pemerintahan yang adaptabel yang bisa beradaptasi dengan lingkungan yang sedang berubah, kita sudah terbiasa dengan digitalisasi," katanya saat hadir dalam acara peresmian, Jumat (15/10).

Kemudian, Kepala Dinass Lingkungan Hidup, Anang Taufik, menjelaskan bahwa dengan Onlimo dapat mengetahui kualitas air secara real time dan kontiyu selama 24 jam. Alat ini juga terkoneksi dengan KLHK sehingga mereka dapat mengetahui kondisi air di Bengawan Solo secara real time.

"Onlimo alat yang dipasang di Bengawan Solo. Dengan alat ini kita bisa secara real time melihat 11 parameter uji kualitas air," jelasnya.

Lalu, untuk aplikasi Sipola, Ia mengatakan akan dipasang di Alun-Alun Lamongan dan akan dikembangkan di taman kota lainnya.