DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

PEMKAB Lamongan Luncurkan 5 Digitalisasi Pemerintahan

Bertepatan dengan Hari Jadi Lamongan ke-452, PEMKAB Lamongan meluncurkan 5 digitalisasi pemerintahan pada hari ini, (26/5) di Pendopo Lokantantra.

Bupati YES menilai untuk menciptakan birokrasi yang adaptif dan responsif perlu dilakukan digitalisasi pemerintahan.

"Saya menyampaikan agar pemerintah ini selalu hadir di masyarakat yang lebih perlu digarisbawahi bahwa pemerintahan itu yang aspiratif, pemerintahan yang adapatif dan itu jawabannya dengan  digitalisasi," katanya.

Lima aplikasi yang diluncurkan oleh empat OPD yakni Digital Signature, Lapor Pak, i-Lamongan, SIPPOMA, dan Program 3 in 1.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meluncurkan dua inovasi yakni Digital Signature dan SIPPOMA. Digital signature  digunakan untuk melakukan proses perijinan penandatangannya dilakukan secara digital. Jadi dapat menandatangani berkas di mana saja.

Kemudian, SIPPOMA merupakan aplikasi yang memberikan solusi bagi masyarakat dalam proses pelayanan perijinan yang cepat, mudah, transparan, serta profesional. Pengaju perijinan bisa memantau dari rumah sampai mana proses perijinannya, apa saja yang kurang dan perlu dilengkapi.

"Ini (inovasi tanda tangan digital, -red) bukan berarti itu alasan untuk pergi pergi tidak ke kantor," canda Bupati YES dalam sambutannya.

Kemudian, Lapor Pak (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Masyarakat) di mana masyarakat dapat mengajukan aspirasi dan aduan masyarakat. 

"Ini 24 jam. Alhamdulillah bisa direpon dengan cepat, berbagai OPD yang dapat keluhan kurang dari 24 jam dapat diitindak lanjuti dengan cepat, misal jalan berlubang" jelas YES.

Dalam bidang Pendidikan, PERPUSDA meluncurkan i-Lamongan yang menyajikan perpustakaan digital Lamongan sehingga bisa membaca buku di rumah saja. Aplikasi bisa diunduh secara gratis baik melalui Google Play maupun App Store serta desktop melalui alamat http://ilamongan.moco.co.id/.

Yang terakhir, yakni Program 3 in 1, dikeluarkan oleh DISDUKCAPIL yakni setiap mereka yang melahirkan di Rumah Sakit ataupun PUSKESMAS saat pulang akan mendapat dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga Baru, Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Dengan diluncurkan lima aplikasi ini  Bupati YES berharap dapat tercipta pemerintahan yang aspiratif dan adaptif serta pelayanan publik dapat lebih optimal lagi.