DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Kategori berita

Drama Kolosal Nggugah Menjadi Media Penyalur Spirit Menuju Kejayaan Lamongan

Penampilan spesial dari Bupati Lamongan Yuhronur Efendi beserta OPD Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam membawakan drama kolosal "Nggugah" pada Kamis (26/5) di halaman Kantor Pemkab Lamongan, merupakan bentuk dari penyaluran spirit kejayaan dari masa lampau kepada masyarakat saat ini."Berbagai kegiatan pada HJL 453 ini kita telah berhasil melaksanakan dengan baik. Melalui ini pula kita bisa menggairahkan semangat masyarakat Lamongan setelah pandemi yang melanda. Mari melakukan kolaborasi yang inklusif untuk menuju kejayaan Lamongan yang berkeadilan," tutur Pak Yes.Kisah yang ditulis oleh sutradara muda dari komunitas seniman muda Kabupaten Lamongan Sendakala rupanya terinspirasi dari penghargaan yang diraih Lamongan tingkat Nasional kategori tokoh pemerintahan daerah dari Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI) pada peringatan Hari Pers Nasional 2022 di Kendari yang digelar Februari lalu."Ide penulisan naskah ini terinspirasi dari penghargaan yang didapat Bapak Bupati Lamongan dari PWI Award 2022, kategori tokoh pemerintahan daerah dari anugerah kebudayaan. Tentang bagaimana Bupati Lamongan dalam merekontruksi kejayaan dari masa Airlangga, Gajah Mada, dan Adipati Lamongan pertama yaitu Rangga Hadi. Dari kisah itu kita berusaha mengangkat spirit masyarakat Lamongan atau istilahnya untuk menggugah penonton agar terinspirasi menuju kejayaan Lamongan," terang Ahmad Shodiq saat melakukan dialog dengan Radio Suara Lamongan.Dalam bahasa pewayangan, "Nggugah" masuk dalam kategori cerita banjaran. Yangmana mengisahkan tentang pelarian Prabu Airlangga hingga bisa sampai di tanah Lamongan dan memulai peradaban baru di Lamongan, dilanjut dengan kisah kelahiran patih besar Gajah Mada, ada kedernawanan Sunan Drajat yang mampu mengubah pola hidup pantura menuju ajaran agama Islam, dan ditutup cerita Rangga Hadi atau Mbah Lamong.Selain menjadi media untuk menyalurkan spirit untuk warga Lamongan, pertunjukan ini juga merupakan tantangan untuk para OPD yang memerankan tokoh agar mampu menjadi pribadi yang totalitas dalam segala hal."Ini hal baru untuk kita para OPD, namun ini merupakan tantangan besar. Bagaimana kita menunjukkan kepada masyarakat Lamongan bahwasanya kami sebagai pemerintah terlibat dan mau berusaha untuk mewujudkan totalitas pertunjukam HJL," tutur Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Zamroni yang memerankan tokoh Patih Gajah Mada.

Selengkapnya
Hari Jadi Lamongan ke-453, Semangat Kolaborasi Mewujudkan Pembangunan Inklusif

LAMONGAN - Puncak peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-453 berlangsung dengan khidmat dan meriah. Dibuka dengan Upacara Pembukaan Selubung Pataka Lambang Daerah di Gedung DPRD Kabupaten Lamongan, pada Kamis, (26/5) pagi.Selanjutnya selubung Pataka Lambang Daerah dan Pemasangan Oncer Sesanti secara eksklusif diarak 160 personil marching band dari SMAN 5 Taruna Brawijaya, Kediri, dalam perjalanannya dari Gedung DPRD Lamongan hinggadi Pendopo Lokatantra. Pada puncak upacara pembukaan tersebut, ditutup dengan Penyemayaman Lambang Daerah dan Pasamuan Agung dalam rangka HJL ke 453 di Pendopo Lokatantra.Di kesempatan ini, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan, peringatan HJL ke-453 merupakan momentum untuk berkolaborasi mewujudkan pembangunan inklusif mencapai kejayaan Lamongan.Optimisme kolaborasi untuk dapat mencapai pembangunan inklusif ini dikatakan Pak Yes (sapaan akrab Bupati Lamongan), sudah terbukti dengan capaian Kabupaten Lamongan menjadi pertama kali di Indonesia level satu dalam penanganan pandemi Covid-19."Kolaborasi ini kita jadikan tema di Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-453 ini, supaya menegaskan bahwa saat ini saatnya berkolaborasi, pemerintah tidak bisa sendirian tanpa dukungan forkopimda, tokoh masyarakat maupun masyarakatnya sendiri," tutur Pak Yes   Pak Yes menegaskan, capaian tersebut sebagai bukti keberhasilan penggunaan pendekatan kolaborasi sebagai model pemerintahan Kabupaten Lamongan."Ini sudah terbukti berhasil di Lamongan, sehingga pendekatan kolaborasi bisa kita jadikan model untuk memerintah Kabupaten Lamongan," kata Pak YesMengingat Lamongan berpotensi di berbagai sektor, kata Pak Yes, kolaborasi tersebut harus dilaksanakan dengan semangat untuk menyelesaikan krisi yang ada."Mari kita tetap semangat, karena persoalan krisis ini bukan permasalahan yang hanya ada di Lamongan saja, tapi ini persoalan seluruh masyarakat dunia. Jadi kita harus tetep semangat. Apalagi kita (Lamongan), punya potensi yang sangat luar biasa ini," ujar Pak YesMeskipun demikian, Pak Yes juga mengakui bahwa dalam satu tahun kepemimpinannya masih adanya stagnan dalam infrastruktur selama menjabat."Setelah saya dilantik bersama Pak Kyai Rouf, selama satu tahun ini masih stagnan belum ada pembangunan infrastruktur fisik. Insyaallah ditahun ini, akan dimulainya infrastruktur jalan yang tadi diambil dari skema pinjaman daerah," ucap orang nomor satu di Lamongan ini menjelaskan.Menurut Pak Yes, dalam rangka percepatan dan akselerasi jalan jalan akan segera di bangun, meskipun keadaan finansial (APBD) masih terbatas."Kita sudah hampir 2-3 tahun ini kita tidak ada pembangunan jalan, ditambah dengan kondisi cuaca ekstrim sehingga mempercepat kerusakan jalan. Di tahun ini akan ada 41 ruas jalan yang hari ini sudah diumumkan pemenang lelangnya, dan mudah-mudahan ini segera teratasi masalah infrastrukturnya," ujar Pak YesLebih lanjut Pak Yes menjelaskan, dana Rp 250 Miliar yang dicanangkan untuk pembangunan jalan, Rp 50 Miliar akan digunakan untuk pembebasan tanah."Ini untuk melanjutkan ringroad utara, Insyaallah, karena saya tidak ingin mendahului tapi ini akan segera dibangun dengan syarat tanahnya semua sudah terbebaskan," tutur Pak YesNamun hal tersebut tidak menyurutkan semangat Pak Yes untuk terus mencapai pembangunan inklusif. "Sebenarnya, Kita (Lamongan, res) lebih cepat pertumbuhan ekonominya yang reborn, kemarin kita -2,65 dan sekarang kita sudah reborn menjadi 3,43. Ini dapat kita capai dengan modal sosial, etos kerja, jadi tidak lama-lama. Dengan kekuatan kita yang ada kita punya UMKM, Pertanian, dan sebagainya ini dapat mempercepat pembangunan inklusif," pungkas Pak Yes

Selengkapnya
Kalender Event, Ajang Memperkenalkan Lamongan ke Kancah Internasional

LAMONGAN - Kalender event Lamongan hadir kembali setelah 2 tahun vakum akibat pandemi Covid-19 yang menjangkiti bumi ini. Program kerja rutin tahunan garapan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lamongan tersebut di launching di momen perayaan Hari Jadi Lamongan (HJL) yang ke 453, di Pendopo Lokatantra, Kamis, (26/5/2022). Hadirnya kalender event dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan Siti Rubikah, sebagai ajang untuk memperkenalkan pariwisata dan budaya yang ada di Kabupaten Lamongan, setelah sebelumnya pariwisata di Lamongan sempat terpuruk karena pandemi Covid-19."Dengan meluncurkan kembali kalender event di Lamongan tujuan kami ialah untuk memperkenalkan wisata serta budaya yang ada di Lamongan ke kancah dunia, bukan ke masyarakat Lamongan saja," tutur Rubikah.Rubikah yakin, kalender event ini dapat membantu perkembangan pariwisata yang ada di Lamongan, karena hal itu merupakan bentuk fasilitasi dari Disbudpar Lamongan dalam bidang promosi pariwisata dan budaya."Kami juga ingin untuk meningkatkan fasilitas-fasilitas yang ada di destinasi, walaupun dari kami Dinas Pariwisata belum bisa membantu sepenuhnya secara fisik ke tempat destinasi, paling tidak ada fasilitasi dari kami yakni dengan adanya kalender event salah satunya," katanya. Kalender event juga akan membantu pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mensukseskan ragam kegiatan yang akan dilangsungkan sejak bulan Januari hingga Desember mendatang."Kami mengemas informasi terkait pelaksanaan pagelaran besar di Lamongan, sehingga bisa mengundang massa untuk berdatangan," ucap Rubikah.

Selengkapnya
Bupati Yes Optimis Membangun Lamongan

Menjelang puncak peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-453 Pemerintah Kabupaten Lamongan pada Rabu (25/5), melaksanakan malam tasyakuran, sujud syukur, dan sholat hajat di Masjid Agung Lamongan.Pada kesempatan tersebut Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan, peringatan hari jadi di usia yang sudah matang tersebut sebagai bekal untuk terus optimis membangun Kabupaten Lamongan."Usia 453 tahun ini adalah usia yang sangat dewasa dan matang, tentu ini menjadikan bekal kepada kita semua untuk semakin percaya diri dan semakin optimis untuk bersama-sama membangun Kabupaten Lamongan," tutur Bupati YesKegiatan yang didahului dengan sholat hajat tersebut, menurut Bupati Yes dimaksudkan sebagai permohonan agar selalu diridho oleh Allah SWT dalam membangun Kabupaten Lamongan."Semoga seluruh masyarakat Kabupaten Lamongan ini selalu dalam bimbingan-Nya dan menjadi masyarakat dan kabupaten yang lebih jaya," kata Bupati YesLebih lanjut, Bupati Yes menyampaikan, sholat hajat tersebut juga sebagai momentum untuk meminta perlindungan dari Allah SWT agar di jauhkan dari mara bahaya."Sholat hajat yang kita maksutkan ini, kita bersama-sama memohon agar seluruh hajat kita semua, seluruh hajat Kabupaten Lamongan di kabulkan oleh Allah SWT. Hajatnya masyarakat Lamongan, dijauhkan dari segala macam mara bahaya dan bencana," imbuh Bupati YesTerakhir, orang nomor satu di Lamongan ini menyampaikan rasa syukurnya atas masih diberi kesempatan untuk merayakan HJL ke-453."Syukur Alhamdulillah, kita semua masih bisa ikut merayakan 453 tahun Kabupaten Lamongan. Dan bersama-sama untuk menjadikan Kabupaten Lamongan ini, menuju kejayaan Lamongan yang berkeadilan," pungkas Bupati Yes.

Selengkapnya
Ziarah Makam Leluhur, Pak Yes Tekankan Spirit Leluhur Untuk Kejayaan Lamongan

Sehari menjelang puncak peringatan Hari Jadi Lamongan ke 453, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi beserta jajaran Forpimda Kabupaten Lamongan melakukan ziarah tabur bunga ke makam para leluhur di Kelurahan Tumenggungan, Rabu (25/5).Rangkaian ziarah diawali dengan mengunjungi makam Mbak Sabilan atau Raden Panji Puspa Kusuma yang merupakan seorang patih dari Bupati ketiga Lamongan pada tahun 1640-1665, dilanjut dengan mengunjungi makam Mbah Punuk, dan diakhiri di makam Mbah Lamong atau Rangga Hadi yang merupakan Adipati Lamongan pertama.Pada kesempatan tersebut, Pak Yes mengatakan perjuangan para leluhur dalam mempertahankan kejayaan Lamongan harus dijadikan cermin untuk melalukan progres pada kurun waktu ke depan."Alhamdulillah hari ini kita menuju tahun ke 453 sejak dilantiknya Rangga Hadi. Spirit yang telah ditorehkan beliau dalam menjadikan Lamongan berjaya harus kita sematkan dalam diri kita pula sebagai warga Lamongan," tutur Bupati yang kerap disapa Pak Yes itu saat memimpin ziarah tabur bunga.Lebih lanjut Pak Yes menegaskan bahwa kejayaan dalam mensejahterakan masyarakat harus dijadikan sebagai komitmen. Cita-cita mencapai kejayaan harus dibarengi dengan perjuangan."Kejayaan masyarakat tentang kesehteraan hidup merupakan tugas dan kewajiban kita. Untuk mencapai itu kita harus selalu berjuang," tegas Pak Yes. Penetapan Hari Jadi Lamongan yakni tanggal 26 Mei, setelah melewati banyak penelusuran sejarah yang diamanatkan kepada ahli kunci Sunan Giri, karena dalam prasasti tidak disebutkan tanggal diperingati nya Hari Jadi Lamongan.

Selengkapnya
RUTILAHU, Sinergitas Pemkab Lamongan dan TNI AD Percepat Rumah Sehat

Program tahunan TNI AD melalui Kodim bersama pemerintah daerah setempat untuk mewujudkan pemukiman yang layak bagi masyarakat, termasuk Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Kodim 0812 Lamongan, dalam program Program Rumah Tinggal Layak Huni (RUTILAHU).Selasa (24/5), dilangsungkan launching program RUTILAHU se-provinsi Jawa Timur yang di ikuti serentak 15 kodim secara virtual yang berpusat di Probolinggo.Kabupaten Lamongan menjadi salah satu bagian program Rutilahu di tahun ini yang dilaksanakan di salah satu rumah penerima program Rutilahu, Ibu Paini, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Lamongan, Lamongan.Menurut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Lamongan Berseiring dengan program Rutilahu untuk mewujudkan percepatan rumah sehat."Kami dari pemerintah daerah juga berseiring dengan kegiatan ini (Rutilahu), kalau yang di kerjakan dari TNI ada 178, dari pemda sendiri ada 90 rumah. Jadi yang kita inginkan ini, supaya semakin banyak dan mempercepat rumah-rumah sehat yang ada di Lamongan," tutur Pak YesSelain itu, menurut Pak Yes, selain program dari Pemda Lamongan. Program tersebut juga bersamaan dengan program dari BSPS (bantuan peningkatan kualitas rumah melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat)."Membersamai program Rutilahu ini juga ada dari BSPS, BSPS ada 196 Rumah. mudah-mudahan dengan pembangunan Rutilahu ini akan semakin memberikan manfaat kepada masyrakat lamongan," lanjut Pak YesPada kesempatan tersebut Bupati Lamongan juga mengapresiasi kepada Kodim 0812 Lamongan atas bantuan yang di berikan."Program ini memang sudah di rasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat, bahwa dengan program Rutilahu ini sangat membantu masyarakat supaya rumahnya ini layak di huni dan tentu akan menjadi rumah sehat yang bisa menyehatkan produktifitas di masyarakat," kata Pak YesPak Yes berharap, dengan diberikannya bantuan tersebut masyarakat yang menerimanya dapat menjaga dengan sebaik-baiknya agar dapat dimanfaatkan dalam waktu yang lama.

Selengkapnya