DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Arsip Artikel

Bupati YES Ajak Teladani Nabi Muhammad SAW

Bupati Yuhronur Efendi memberikan sambutannya dalam peringatan Rabiul Awwal atau bulan Maulid di Masjid Agung Lamongan, Rabu (13/10). Dalam kesempatan itu, Ia berharap masyarakat Lamongan tidak lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan meski Lamongan telah turun menjadi level 1 (zona aman)."Pertama kita sangat bersyukur atas kesehatan dan ketetapan iman. Demikian juga atas penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Lamongan, namun demikian kita tetap harus waspada dan tidak boleh kendor dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19," katanya.Selain itu, dalam bulan Maulid diharapkan sebagai sarana untuk lebih menerapkan ajaran Islam sesuai tuntunan Rasulullah."Kedua, perayaan maulid harus dipahami dan dijadikan sebagai sarana untuk mencintai Rasulullah, mencintai sunahnya dan semakin mengantarkan kita menjadi seseorang yang berperilaku atau mencontoh perilaku nabi," ujarnya.Kemudian, Ia juga meminta agar masyarakat dapat adaptif di tengah perkembangan zaman yang serba cepat."Seperti diketahui, Indeks Pembangunan Masyarakat Kabupaten Lamongan yang mencapai angka 72,58. Dan pesan saya untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk menggairahkan perekonomian dan membangkitkan UMKM di Lamongan dengan gerakan ayoditumbasi, ayodilarisi, ayodolennanglamongan," katanya di akhir sambutan.Acara Maulid Nabi Muhammad SAW semalam juga turut dihadiri KH Umar Muthohar, S.H. dari Semarang, Jajaran Forkopimda, Kepala Kemenag, Ketua MUI Lamongan, para Alim, Ulama, dan sejumlah Jamaah Masjid Agung Lamongan yang telah divaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Lamongan

Selengkapnya
Kabupaten Lamongan Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2020

Kabupaten Lamongan meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2020 kategori madya (pengembangan) dari dari Menteri PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) RI.Anugerah Parahita Ekapraya berarti suatu Penghargaan terhadap prakarsa dan prestasi yang dicapai dan menunjukan kondisi kesejahteraan orang lain dalam kaitannya dengan pencapaian kesejahteraan Gender, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak di Daerah.Bupati Yuhronur Efendi mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk komitmen dan kerjasama semua pihak dalam pengimplementasian indikator-indikator Pengarusutamaan Gender (PUG) yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lamongan tahun 2016-2021."Implementasi PUG di Kabupaten Lamongan ini tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama lintas sektor dari OPD sebagai anggota Pokja PUG, serta dukungan dari berbagai pihak seperti Ormas, Lembaga Masyarakat, Dunia Usaha, Perguruan Tinggi dan media masa," katanya dalam acara penyerahan penghargaan oleh Menteri PPPA secara virtual, Rabu (13/10).Kemudian, Pemkab Lamongan juga menunjukan komitmennya untuk mewujudkan keseteraan dan keadilan gender dengan mengeluarkan beberapa peraturan salah satunya Perda Nomor 15 tentang Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Daerah, yang kemudian ditindaklanjuti dengan Perbup Lamongan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender.Untuk diketahui, pengarusutamaan Gender merupakan upaya untuk mengintegrasikan perspektif gender ke dalam proses perencanan dan penganggaran dengan cara penelaahan dampak dari suatu belanja kegiatan serta efeknya terhadap keadilan dan kesetaraan gender. Sehingga tercipta keadilan antara laki-laki dan perempuan.Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Lamongan

Selengkapnya
Gubernur Jatim Ajak Pimpinan Daerah Jihad Melawan Kemiskinan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak seluruh pemimpin daerah untuk bangkit dan melakukan jihad melawan kemiskinan.Hal tersebut diungkapkannya pada Upacara Peringatan HUT Ke-76 Provinsi Jawa Timur yang digelar di Halaman Gedung Negara Grahadi, Rabu(13/10)."Untuk itu pada kesempatan ini saya mengajak kita semua untuk melakukan upaya jihad melawan kemiskinan," ungkapnya.Ia mengungkapkan bahwa terdapat lima kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Timur yang dijadikan pilot project pengentasan kemiskinan ekstrim, yakni Lamongan, Bangkalan, Probolonggo, Bojonegoro, dan Sumenep.Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang hadir secara virtual menyatakan bahwa Pemkab Lamongan telah memiliki tiga strategi dalam upaya pengentasan kemiskinan, yaitu program yang mampu menurunkan beban pengeluaran, meningkatan pendapatan masyarakat, dan meminimalkan wilayah kantong kemiskinan.Salah satu implementasi strategi itu melalui program Home Care Service yang berfokus pada bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi. Sehingga masyarakat menengah ke bawah dapat memiliki akses kesehatan dan perekonomian yang lebih baik."Home Care Service awalnya hanya mengintervensi di bidang kesehatan, selanjutnya dikembangkan di bidang sosial ekonomi, yang mengintervensi lintas perangkat daerah sesuai dengan kondisi yang dialami warga mulai dari pelayanan kesehatan di rumah, pemenuhan asupan gizi, sanitasi, air bersih, kelayakan rumah tinggal, dan akses bantuan sosial. Ini merupakan program gropyokan lintas perangkat daerah yang berkesinambungan dan komprehensif,” jelasnya.Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Lamongan

Selengkapnya
Lamongan Bangkit dan Megilan: Belajar Dari Kreativitas Bupati Lamongan

Kreativitas Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam membangkitkan Kabupaten Lamongan di tengah pandemi Covid-19 mendapat apresiasi dari Universitas Airlangga. Melalui Airlangga Forum, Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga akan menghadirkan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, sebagai narasumber dalam podcast interaktif yang mengangkat tema "Lamongan Bangkit dan Megilan: Belajar Dari Kreativitas Bupati Lamongan".Mari bergabung dalam podcast interaktif dengan tema "Lamongan Bangkit dan Megilan: Belajar Dari Kreativitas Bupati Lamongan" padaHari/tanggal: Jum'at, 22 Oktober 2021Pukul: 15:00 - 17:00 WIBZoom Meeting: ID 958 7816 9896 dan password 446222Registrasi: https://bit.ly/AIRFOR_59Airlangga Forum adalah program podcast interaktif yang menghadirkan narasumber bereputasi nasional maupun internasional dengan topik terkini, relevan untuk diperbincangkan.

Selengkapnya
Pemkab Lamongan Wajibkan Aplikasi PeduliLindungi Akses Masuk Kantor

Pemerintah Kabupaten Lamongan mewajibkan pemakaian aplikasi PeduliLindungi sebagai akses masuk kantor di lingkungan pemerintahan bagi setiap pegawai maupun tamu yang datang. Pemberlakuan aturan ini dilakukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi."Tujuan penerapan aplikasi PeduliLindungi diberlakukan pada awal tahun 2021 bersamaan dengan pelaksanaan program vaksin Covid-19," kata Edywn Anedi saat ditemui di ruangannya, Kamis (7/10)."Yang diterapkan mengoptimalkan fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan vaksin," tambahnya.Penerapan peraturan ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokarsi (PANRB) Nomor 21 Tahun 2021 yang mengharuskan instansi pemerintah memperkuat protokol kesehatan di lingkungan kantonya dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.Kemudian, penempatan pemindai (scanner) PeduliLindungi diletakan di Kantor Pemkab Lamongan, Pendopo Lokatantra dan Maharani Zoo dan Goa (Mazzola)."Untuk Kabupaten Lamongan sesuai arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi adalah Mazzola dan ada penambahan Kantor Pemkab Lamongan dan Pendopo Lokatantra," ujarnya.Aplikasi PeduliLindungi bisa diunduh di Google Playstore untuk Andorid dan AppStore untuk iOS. Warga dapat menggunakan aplikasi ini setelah mendaftar menggunakan email atau nomor ponsel.Dalam aplikasi ini, tersedia beberapa fitur terkait Covid-19 misalnya sertifikasi vaksin, hasil tes Covid-19, dan fitur formulir e-HAC yang digunakan untuk perjalanan jarak jauh baik domestik maupun internasional.Cara penggunaan PeduliLindungi yaitu dengan memindai QR Code yang disediakan. Jika setelah pemindai warga mendapat warna hijau, petugas akan memperbolehkan masuk. Jika warna kuning, maka akan ada tes lanjutan. Jika warna merah yang muncul, maka warga akan dilarang masuk area tersebut.

Selengkapnya
Bupati YES Ajak Wisudawan Jadi Bagian Dalam Pembangunan Potensi SDM dan Unggulan Lamongan

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri acara Wisuda dan Milad ke-1 Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD) Lamongan yang digelar di Gedung Olahraga dan Pemuda (GOR) Lamongan.Pada kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Pak YES, berpesan pada para wisudawan untuk dapat menjadi bagian dalam pembangunan potensi SDM dan unggulan melalui kolaborasi pentahelix.Konsep pentahelix adalah melakukan pembangunan yang melibatkan semua komponen baik akademisi, bisnismen, wirausahawan, pemerintah, komunitas, dan media massa."Tentunya konsep pentahelix ini akan banyak menghasilkan inovasi dan akan mempercepat kejayaan Kabupaten Lamongan," ujarnya di GOR Lamongan, Sabtu (9/10).Ia pun berharap agar para wisudawan mampu mengembangkan sikap profesional, mampu berkompetensi, mampu mengembangkan diri secara adaptif, dan kreatif sebagai bekal dalam menghadapi tantangan dan perubahan zaman yang begitu cepat."Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lamongan mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati. Selamat pula kepada ITB AD Lamongan atas milad yang pertama, dengan harapan semoga ITB AD ini ke depan bisa melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan karya-karya terbaik, serta bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam rangka untuk meningkatkan daya saing daerah," katanya.Dalam pidatonya, Pak YES juga menyampaikan bahwa pencapaian Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Lamongan yang terus meningkat tak terlepas dari peran aktif Muhammadiyah dalam mengaplikasikan dakwah secara konkrit di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat, salah satunya yakni lahirnya ITB AD sebagai sarana pendidikan di Kabupaten Lamongan.Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Lamongan

Selengkapnya