DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Arsip Artikel

Peringati Hari Santri, Pemkab Lamongan Gelar Pameran OPOP

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggelar pameran OPOP (One Pesantren One Product) di halaman Pendopo Lokatantra, Minggu (24/10).Pameran tersebut digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2021 yang jatuh pada Jumat (22/10). Adapun tema yang diusung dalam peringatan tahun ini adalah "Santri Siaga, Jiwa Raga".Dikutip dari website OPOP Jatim, One Pesantren One Product (OPOP) merupakan program yang mendorong pesantren memiliki satu produk unggulannya. Sehingga dapat menciptakan kemandirian umat melalui para santri, masyarakat dan Pondok Pesantren itu sendiri, agar mampu mandiri secara ekonomi, sosial dan juga untuk memacu pengembangan skill, teknologi produksi, distribusi, pemasaran produk.Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Fausi, mengatakan bahwa pameran OPOP hari ini, diikuti oleh 22 pondok pesantren dan 20 UMKM.Ia juga menjelaskan bahwa sebelum pameran ini digelar, Kesra (Kesejahteraan Rakyat) Setda Kab. Lamongan telah menggelar workshop OPOP yang diikuti oleh 50 peserta dari santri, pesantren, maupun alumni pondok pesantren yang telah memiliki produk, mulai dari makanan dan minuman (selain air mineral dalam kemasan), handycraft, pupuk organik cair, konsentrat makanan ternak sapi, maupun air mineral dalam kemasan.Bupati Yuhronur berharap dengan peringatan hari santri menjadi momentum untuk saling menguatkan antar sesama dan mendekatkan pada Allah SWT."Mudah-mudahan hari santri ini menjadi momentum yang sangat kuat untuk kita terus menjadi insan yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang selalu sukses dalam menjalankan kehidupan di dunia dan di akhirat," katanya saat menghadiri acara Wisuda Tahfidz.

Selengkapnya
Strategi Kewirausahaan Digital

Saat ini pola bisnis di Indonesia mengalami pertumbuhan start-up, e-Commerce, dan media sosial. Tentunya dengan fenomena ini, masyarakat Indonesia harus beradaptasi supaya tidak mengalami disruption dan ketertinggalan dalam mengejar kecepatan zaman. Pengaruh dari kemajuan teknologi yang berdampak pada pola kehidupan masyarakat secara sosial dan ekonomi. Kemajuan teknologi menawarkan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan beberapa aktivitas sehari-hari seperti berkomunikasi, membeli barang, memesan tiket, hingga bertransaksi hanya dengan menggunakan gawai dengan mudah. Kewirausahaan adalah kemampuan mengubah setiap peluang menjadi tantangan yang bernilai ekonomi. Saat kemampuan ini disinergikan dengan kompetensi di bidang teknologi, maka lahirlah kemampuan wirausaha di bidang teknologi yang dikenal sebagai technopreneurship atau wirausaha digital.Pemerintah Indonesia melihat adanya potensi ekonomi Indonesia yang bertumpu pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM menjadi penyelamat Indonesia dari inflasi dan krisis global. Dalam lima tahun terakhir, kontribusi sektor UMKM terhadap produk domestik bruto (PDB) meningkat dari 57,84% menjadi 60,34%. Dengan kontribusi besar yang diberikan UMKM kepada negara, pemerintah pun mendorong UMKM menuju digital (go digital), guna semakin memperluas jangkauan pasar pelaku bisnis UMKM. Sehingga pelaku bisnis UMKM dapat mentransformasi proses produksi hingga distribusi menjadi lebih digital.Saat ini, di level kota dan kabupaten disediakan fasilitas inkubasi bisnis-bisnis mikro yang terpusat seperti di Technopark, Rumah Kreatif, dan Pusat Pengembangan Usaha Daerah. Menurut penelitian yang dilakukan Center for Digital Society (CfDS) Fisipol UGM di 12 kota, beberapa pemerintah daerah telah bekerja sama dengan perusahaan teknologi dan komunitas digital setempat untuk memberikan fasilitas tambahan seperti Wi-Fi, mesin, dan komputer serta menyiapkan SDM yang mumpuni dunia digital. Beberapa wirausaha digital dapat dikatakan sukses dalam meraih keuntungan sekaligus memberi warna baru terhadap kehidupan masyarakat di Indonesia. Kehadiran wirausaha digital berpotensi memunculkan perusahaan rintisan (startup company) yang sering kali membuat terobosan-terobosan melalui teknologi disruptif (disruptive technology). Kehadiran perusahaan jenis ini dirasakan sangat membantu konsumen, karena umumnya menawarkan solusi berupa kemudahan dan kenyamanan dengan tarif yang lebih murah. Kemunculan wirausaha digital di Indonesia tentunya akan menarik banyak aktivitas ekonomi yang pada akhirnya berpotensi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Selengkapnya terkait strategi kewirausahaan digital dapat anda baca di modul Strategi Kewirausahaan Digital yang dapat di unduh melalui pranala http://literasidigital.id/books/strategi-kewirausahaan-digital/.

Selengkapnya
Literasi Game Untuk Remaja dan Dewasa

Manusia lahir seiring dengan keinginan bermain. Manusia dalam kehidupan berbudaya akan selalu ingin bermain. Dari permainan fisik yang membutuhkan tatap muka hingga permainan dengan media virtual. Video game hadir sebagai sebuah media yang menawarkan kesenangan. Mungkin para remaja dan dewasa sudah tidak asing lagi dengan istilah game. Kemampuan gamers dalam mengakses, menyeleksi, dan memahami video game berhubungan dengan pengalaman pribadi, terutama pertama kali mengenal video game. Awal mulanya dengan memainkan arcode yang sederhana dengan menggunakan console sejuta umat. Namun, permainan arcode sekarang mulai ditinggalkan. Televisi mulai menghiasi rumah, berkolaborasi dengan console seperti Nitendo, Sega, Super Nitendo hingga Playstation. Hingga saat ini video game terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang mendukungnya. Teknologi makin memanjakan pemain dengan kualitas perangkat yang apik. Apalagi teknologi game PC, misalnya turut berkembang dengan kualitas hardware. Pengguna kemudian mulai memahami daya Tarik dan manfaat dari video game. Paparan manusia dalam memainkan video game mungkin tidak sebanyak dari media lain, seperti internet atau televisi. Namun, dengan adanya akses gawai telepon pintar yang membuat aplikasi permainan, maka akses manusia dengan video game menjadi lebih mudah dan dapat memainkan permainan di telepon pintar kapan saja dan di mana saja. Hal ini dapat menjadikan durasi pemakaian video game yang meningkat. Pada remaja dan dewasa, dampak dari durasi permainannya berbeda dengan anak- anak.Bermain video game secara rutin dan terus menerus memberikan dampak bagi gamers. Dampak video game bagi dewasa dan remaja sedikit berbeda dengan anak-anak. Perbedaan ini memungkinkan pendekatan yang berbeda terkait literasi video game bagi dewasa dan remaja. Perlu pemahaman mengenai dampak negatif dan positif serta optimalisasi video game.Selengkapnya dapat anda baca di modul Literasi Game Untuk Remaja dan Dewasa yang dapat di unduh melalui pranala https://literasidigital.id/books/literasi-game-untuk-remaja-dewasa/.

Selengkapnya
Live Streaming: Panen Raya Komoditi Sorgum Kabupaten Lamongan

Panen Raya Komoditi Sorgum secara virtual oleh apak Menteri Pertanian Republik Indonesia Bersama Bapak Bupati Lamongan Dalam Rangka "Hari Pangan Sedunia (HPS) Ke - 41" dengan tema "Panen Bersama Komoditas Pertanian" di Desa Puncakwangi, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Senin (25/10/2021).

Selengkapnya
Sambut Atlet PON Papua XX, Bupati YES: Olahraga Jadi Identitas Lamongan

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyambut kedatangan para atlet dan official perwakilan Kabupaten Lamongan yang telah berjuang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, di Pendopo Lokatantra Sabtu (23/10). Mengawali sambutannya, Bupati mengatakan bahwa olahraga telah menjadi identitas bagi Lamongan."Olahraga menjadi identitas Kabupaten Lamongan. Bagaimana maksudnya? Sekarang kita lihat orang kenal Lamongan pasti Persela Lamongan, bukan orang luar bahkan kita sendiri kalau ditanya merujuknya pasti Persela. Artinya apa? Olahraga sudah menjadi identitas kita," ujarnya.Ia berharap kedepannya tak hanya sepak bola, namun semua bidang dapat berkembang dan Lamongan menjadi rujukan olaharga."Saya berharap semua cabang olahraga yang lainnya terus menjadikan cabornya masing-masing berprestasi. Motivasinya bagaimana mendapat prestasi, bagaimana mendapat medali, tidak hanya ditingkat kabupaten, tapi tingkat nasional bahkan internasional," katanya.Semenatara itu, Ketua KONI Kabupaten Lamongan Janadi dalam laporanya menyampaikan bahwa, terdapat 15 orang dari Kabupaten Lamongan yang turut membela Kontingen Jawa Timur di PON Papua XX. Terdiri dari enam atlet, satu mekanik, empat pelatih, tiga wasit, dan satu panpel.Dari total enam atlet yang diberangkatkan, tiga atlet mempersembahkan medali, yakni Dimas Septo Anugraha meraih medali emas Cabor Gulat Gaya Bebas Kelas 125 Kg, Ananda Rigi Aditya meraih medali emas Cabor Motocross Kelas 125 CC Perorangan, Dhorifatus Syafi'iyah meraih medali perak Cabor Panjat Tebing dan Oki Arta Dirgantara meraih juara umum 4 emas 3 perak 4 perunggu, Mekanik Cabor Aeromodelling.Pada kesempatan tersebut, Bupati secara simbolis memberikan penghargaan berupa bonus kepada para atlet dan pelatih dengan total jutaan rupiah.

Selengkapnya
Kembangkan Potensi Daerah, Pemkab Lamongan-Unair Bangun Kerjasama

Pemerintah Kabupaten Lamongan diwakili oleh Bupati Yuhronur Efendi mendatangani kesepakatan bersama (MoU) dengan Universitas Airlangga (Unair) tentang Pembangunan Dearah dan Perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi Kabupaten Lamongan, Jumat (22/10) di Ruang Command Center Pemkab Lamongan.Kerja sama yang terjalin dimaksudkan untuk menyelaraskan penyelenggaraan pemerintah daerah dengan program tri dharma perguruan tinggi serta program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.Dalam sambutanya, Bupati Yuhronur menyampaikan dalam mengembangkan potensi yang dimiliki Lamongan perlu dukungan berbagai pihak sehingga kejayaan Lamongan yang berkeadilan dapat tercapai. "Saya selalu sampaikan bahwa pemkab ini tidak bisa berjalan sendiri untuk membuat pemerintahan yang adaptif dan dinamis. Kita pasti memerlukan elemen-elemen lain yang bersama-sama," ujarnya.Melalui kerja sama itu, sinergitas potensi sumber daya yang dimiliki kedua pihak diharapkan dapat ditingkatkan untuk mewujudkan visi dan misi masing-masing."Dalam konteks pentahelix, ada businessmen, komunitas, government, dan akademisi. Dalam kesempatan ini, Unair sebagai akademisi yang kita pilih kita ajak bersama. Semoga kerjasama ini bermanfaat bagi semua," tambahnya.Kemudian, menurut Direktur sekolah pascasarjana Unair, Prof. Badri Munir Sukoco, mengatakan bahwa Lamongan memiliki kapabilitas untuk mencapai visinya menuju kejayaaan. "Jika tiga komponen ini learning, proses, dan culture bisa dilakukan secara simultan dan terus-menerus, insyaallah Lamongan akan mencapai kejayaan," katanya.Acara yang sekaligus menjadi forum diskusi bertema "Lamongan Bangkit dan Megilan" tersebut dihadiri oleh Prof. Rudi Purwono (Wakil Direktur I Pascasarjana Unair), Prof. Fendy Suhariadi (Koordinator program studi pengembangan sumber daya manusia Unair), dan Prof. suparto Wijoyo (Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Unair).

Selengkapnya