DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Arsip Artikel

Bupati Yuhronur Lantik 185 Pejabat Fungsional

Bupati Yuhronur Efendi (YES) melantik 185 ASN/pejabat fungsional di Ruang Gajah Mada, Pemkab Lamongan, Rabu (27/10).Pelantikan dimulai dengan pembacaan Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/563/M.SM.02.00/2020 Tanggal 9 September 2020 perihal pengangkatan ke dalam jabatan fungsional melalui pengangkatan pertama.Selanjutnya, Bupati YES menyampaikan sejumlah amanat pada ASN yang baru dilantik. Ia menjelaskan bahwa core value seorang ASN adalah ber-AKHLAK."ASN menjadi pilar yang penting dalam rangka menuju kejayaan Lamongan yang kita cita-citakan. Kami terus meningkatkan bagaimana kualitas ASN ini dalam kerangka core value (nilai dasar) yang ber-AKHLAK," katanya.Nilai dasar ASN ber-AKHLAK merupakan program yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar menyeragamkan nilai-nial bagi seluruh ASN di seluruh Indonesia sehingga dapat menajdi budaya kerja ASN.Core value ber-AKHLAK yang dimaksud merupakan singkatan dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.Dengan ditetapkannya core value memberikan penguatan budaya kerja ASN yang profesional sekaligus memudahkan proses adaptasi bagi ASN ketika melakukan mobilitas antar instansi pemerintah.Ia juga mengingatkan bahwa posisi ASN adalah pelayanan masyarakat sehingga diperlukan sikap yang responsif, adapatif dan evaluatif di tiap unit OPD untuk menuju pemerintahan yang dinamis.Dengan dilantiknya para ASN tersebut, Bupati Yuhronur berharap dapat menjadi langkah baru di tiap unit OPD dalam menjalankan program-programnya."Selamat dan sukses. Mari kita terus berkomitmen bertekad untuk menjadi Kabupatan Lamongan yang jaya dan kabupaten yang megilan," katanya di akhir sambutan.

Selengkapnya
1000 Tahun Garudamukha Lanchana di Bumi Lamongan

Kabupaten Lamongan ternyata memiliki keterkaitan dengan sejarah Raja Airlangga. Tepat 1000 tahun, Desa Candisari Kecamatan Sambeng mendapatkan predikat sebagai desa sima oleh Raja Airlanga. Penetapan tersebut tertuang dalam Prasasti Cande.Sebagai penghormatan atas sejarah tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur meresmikan Tugu Desa dengan simbol Garudamukha sebagai spirit perjuangan Lamongan menuju kejayaan."Maka jelaslah bagi kita semua, bahwa hari ini adalah tepat 1000 tahun yang lalu Anugerah Raja Airlangga di kukuhkan. Tepat 1000 tahun lalu 'Tugu Kejayaan' atau Jayastamba Airlangga di tegakkan di bumi Lamongan ini. Dengan demikian, tentu bukan suatu yang berlebihan jika dalam kesempatan ini, saya selaku Bupati Lamongan dengan mengambil spirit sejarah yang pernah terjadi di Desa Candisari ini sekaligus mewakili kesejarahan wilayah Lamongan pada umumnya menyatakan bahwa bulan Oktober tahun 2021 ini adalah Titik Balik Kejayaan Lamongan," ujarnya dalam acara Jambore Peringatan 1000 Tahun Garudamukha Lanchana di Bumi Lamongan, Rabu (27/10).Ia juga menjelaskan berdasarkan prasasti Cane bahwa Lamongan sejak berabad-abad lalu telah menjadi arus perdagangan antar wilayah dan internasional.Kegiatan tersebut turut dihadiri para pegiat budaya, pelestari cagar budaya, pramuka, mahasiswa hingga para akademisi Universitas Airlangga.Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Lamongan

Selengkapnya
Sambut Bulan Bahasa, Bupati Bupati Yuhronur Efendi Mendongeng Cerita Berkearifan Lokal

Dalam rangka menyambut bulan Bahasa yang jatuh pada tanggal 28 Oktober, Bupati Yuhronur Efendi bersama Bunda Paud Kabupaten Lamongan Anis Yuhronur membacakan dongeng cerita kearifan lokal di hadapaan sejumlah peserta didik TK Dharma Wanita Lamongan, Selasa (26/10).Selain mendongeng, Bupati juga berpesan pada anak untuk rajin belajar dan patuh kepada Guru, “Nah, anak-anak. Kalau meminjam harus mengembalikan ya. Begitu juga apabila di sekolah harus rajin belajar, patuh kepada guru," pesan Pak Yes dalam acara bertajuk Gebyar Literasi Paud 2021.Cerita kearifan lokal yang dibacakan oleh Pak Yes perihal asal usul Lamongan. Yang mana lambang ikan lele bermula dari kisah santri bernama Hadi yang diutus oleh Sunan Giri untuk mengambil kembali keris yang dipinjam oleh Lurah yang tak dikembalikan tepat waktu. Sekembalinya Hadi dari perjalanan itu, Ia dikejar dan masuk ke kekubangan yang dipenuhi oleh ikan lele namun hadi tetap selamat tanpa luka.Oleh karena itu, ikan lele memiliki arti penting bagi masyarakat Lamongan karena telah menyelamatkan Hadi dan menjaga amanah dari Sunan Giri.Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Lamongan

Selengkapnya
Jogo Lamongan Kondusif

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak seluruh elemen masyarakat baik itu ormas maupun perguruan silat se-Kabupaten Lamongan menjaga Lamongan tetap dalam kondisi damai dan kondusif."Silaturrahmi ini adalah ikhtiar kita bersama untuk mencari sebuah upaya, yakni bersama-sama jogo Lamongan Kondusif," kata Bupati yang akrab disapa Pak YES Forkopimda Bersama Ketua Cabang/Ranting Perguruan Silat Se-kabupaten Lamongan dan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Jogo Lamongan Kondusif, Senin (25/10) di Ruang Rapat Airlangga Pemkab Lamongan.Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres AKBP Miko Indrayana, Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lamongan Deby Kurniawan dan seluruh ketua perguruan silat se-Kabupaten Lamongan.Ketua IPSI Deby Kurniawan menanggapi poitif upaya yang dilakukan Bupati Yes serta jajaran forkopimda Lamongan atas support dan dukungannya kepada perguruan silat Lamongan.Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono mengungkapkan langkah antispasi pihaknya dalam menjaga situasi yang kondusif. "Mencegah melalui berbagai rencana aksi, seperti fokus mencegah adanya konvoi," katanya.Kemudian, AKBP Miko Indrayana juga mengajak semua pihak untuk intropeksi diri untuk mencegah hal buruk terjadi. "Kedepannya, kamipun akan terus berupaya, bertindak tegas terhadap segala sesuatu yang bisa mencoreng nama baik Lamongan," ujarnya.Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Lamongan

Selengkapnya
Rayakan Hari Pangan Sedunia, Bupati Lamongan Panen Raya Sorgum

Dalam rangka merayakan Hari Pangan Sedunia (HPS), Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati Abdul Rouf dan jajaranya mengikuti puncak peringatan HPS 2021 secara virtual yang digelar oleh Kementerian Pertanian dan melaksanakan panen raya sorgum di Desa Puncakwangi Kecamatan Babat.Sorgum menjadi salah satu komoditas pangan lokal yang dapat mendukung ketahanan pangan. Dikutip dari website Kementerian Pertanian, Sorgum merupakan salah satu tanaman pangan lahan kering yang potensial dikembangkan di Indonesia.Sorgum dapat digunakan sebagai pangan, pakan, dan bioenergi (bioetanol), mampu beradaptasi pada lahan marginal, dan membutuhkan air relatif lebih sedikit karena lebih toleran terhadap kekeringan dibanding tanaman pangan lain.Diketahui, tanaman sorgum telah dibudidayakan di Lamongan sejak tahun 2016 dengan Kecamatan Babat sebagai sentranya. Tanaman ini dapat menghasilkan produksi sebesar 1.264 ton biji sorgum dari potensi lahan 211 hektar dengan produktivitas rata-rata 6,48 ton per hektar."Kabupaten Lamongan mempunyai potensi tanam sorgum seluas 300 hektar. Pasca panen sudah kami laksanakan, ada beras, popcorn, dan beberapa pengolahan lain, ada kecap juga, ini berarti tanaman sorgum ini cukup memberikan nilai tambah bagi petani," ungkap Bupati saat melakukan diskusi bersama Mentan Syahrul Yasin Limpo secara virtual.Berangkat dari potensi tersebut, Bupati berharap di wilayah Lamongan ada industri yang bergerak secara khusus dengan sorgum sebagai basis utamanya. "Mudah-mudahan nanti ada bantuan sarana prasarana (dari pemerintah pusat) yang dapat digunakan petani sorgum ini untuk industry olahan yang lebih lengkap," katanya.Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan HPS ke-41 tahun 2021 yang mengangkat tema "Pertanian Meningkat, Pangan Aman, di Tengah Pandemi Krisis Global" bertujuan untuk memperkuat kerja sama dan meningkatkan koordinasi fungsional yang efektif dari seluruh komponen pemerintah dan masyarakat guna mendukung ketahanan pangan.

Selengkapnya
Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Dalam Rangka Antisipasi Menghadapi Bencana Alam Tahun 2021

Bupati Yuhronur Efendi mengerakan semua unsur aparat jajaran baik dari Polri maupun TNI untuk mengantisipasi bencana alam hirdrometologi seperti banjir, longsor, angin puting beliung, banjir bandang hingga badai tropis lainnya.Ia mengatakan bahwa intensitas bencana kemungkinan akan meningkat akibat perubahan iklim global yang ekstrem."Di mana berdasarkan data dari BMKG wilayah Jawa Timur, musim penghujan sebagian besar akan terjadi pada bulan November dan puncaknya akan terjadi pada bulan Januari hingga Februari tahun 2022," katanya saat memipin Apel Gelar Pasukan dan Peralatan dalam rangka Antisipasi Menghadapi Bencana Alam Tahun 2021 di Alun-alun Kabupaten Lamongan, Senin (25/10).Bupati yang akrab disapa Pak YES mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkomitmen dalam menghadapi ancaman bencana alam serta memberikan bantuan bagi warga terdampak bencana."Dan tentunya semua harus sudah disesuaikan dengan protokol kesehatan sehingga diharapkan nantinya dalam penanganan bencana alam tidak memunculkan klaster baru dalam penyebaran Covid 19," tambahnya.Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mempersiapkan berbagai keperluan yang dicek langsung Bupati Yes, mulai dari kesiapan SDM, pengecekan secara detail sarana dan prasarana, hingga kondisi transportasi yang akan digunakan untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat agar terhindar dari resiko bencana.Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Lamongan

Selengkapnya