DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Arsip Artikel

Presiden Himbau Kepala Daerah Maksimalkan Peran Teknologi

Saat ini, penggunaan teknologi menjadi tulang punggung dalam pelayanan pemerintahan di masa pandemi. Sehingga, menguasai teknologi menjadi kunci penting dalam mendorong pelayanan publik yang berkualitas ke depan.Mengingat, penggunaan teknologi kini telah merambah ke berbagai sektor yakni pendidikan, bisnis, kesehatan, perbankan dan lain sebagainya. Banyaknya sektor yang mengadopsi teknologi maka sudah seharusnya kepala daerah mempersiapkan jajarannya untuk mengantisipasi hal itu.Untuk itu presiden R.I, Joko Widodo menghimbau kepala daerah bekerja dengan memaksimalkan peranan teknologi."Kita juga harus siap untuk melakukan perubahan secara cepat untuk menyesuaikan dengan tantangan dan peluang-peluang yang ada," ujar Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutan di Peresmian Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2021, Rabu (4/5/2021).Mengandalkan penggunaan teknologi mutakhir dalam kondisi wabah global COVID-19, lanjut Presiden Jokowi, memang sangat dibutuhkan. Sebab, dengan menggunakan teknologi ini berbagai pelayanan pemerintahan dapat dilakukan dengan medium dalam jaringan (daring)."Pelayanan pemerintahan tidak bisa secara luring, maka kita harus berubah cepat menggunakan instrumen online atau daring," katanya."Kita juga harus responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mengantisipasi semua itu harus responsif terhadap deskripsi yang membuat dunia berubah sangat cepat," imbuhnya."Kita garis bawahi, ini harus jelaskan manfaatnya terutama manfaat publik manfaat bagi masyarakat dan negara," pungkasnya.

Selengkapnya
CIRT Lamongan

Jangan segan untuk melaporkan atau menanyakan kepada nomor tertera, apabila menemukan informasi yang tidak jelas kebenarannya.Sesuai dengan Pasal 28 UU ITE dan dipertegas sebagaimana diatur dalam Pasal 45A ayat (1) UU 19/201,tertulis bahwa membuat dan menyebarkan hoax/berita hoax bisa dikenai hukuman penjara selama 6 tahun dan/atau denda sebesar 1 Miliar Rupiah.

Selengkapnya
Percepat Penanganan Pandemi, Menkominfo Ajak Bersama Lawan Hoaks Covid-19

Siaran Pers No. 153/HM/KOMINFO/04/2021Jumat, 29 April 2021TentangPercepat Penanganan Pandemi, Menkominfo Ajak Bersama Lawan Hoaks Covid-19Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejak awal pandemi Covid-19 pada 2020 silam, menegaskan tantangan yang dihadapi masyarakat dunia bukan hanya virus penyakit, tetapi "virus informasi" berupa rumor dan stigma dalam bentuk disinformasi atau hoaks.Kementerian Komunikasi dan Informatika hingga saat ini telah mencatat dan melabel tak kurang dari 1.556 konten hoaks terkait Covid-19 dan 177 konten hoaks khusus terkait vaksin Covid-19."Disinformasi atau hoaks ini adalah musuh bersama. Hoaks dapat menghambat upaya kita bersama dalam melakukan penanganan Covid-19. Kita harus selalu cek dan ricek setiap informasi yang kita terima, saring sebelum sharing dan selalu merujuk pada sumber-sumber informasi yang akurat dan dapat dipercaya," ujar Menteri Kominfo Johnny G Plate, saat menyampaikan sambutan ketika menerima kedatangan vaksin Covid-19 tahap kesepuluh di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (30 April 2021).Sejumlah rujukan yang dapat menjadi acuan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan informasi tentang Covid-19 semisal melalui situs WHO dan UNICEF, ataupun di dalam negeri dapat mengunjungi situs www.covid19.go.id yang dikelola oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) serta situs Kementerian Kesehatan. Adapun untuk memeriksa suatu kabar adalah hoaks atau bukan, KPCPEN telah menyiapkan tautan khusus di http://s.id/infovaksin.Menkominfo menjelaskan, untuk melawan hoaks terkait pandemi ini memerlikan upaya bersama dan gotong-royong dari sisi hulu hingga hilir. "Dari hulu melalui pendekatan edukasi literasi digital, di sisi tengah adalah upaya bersama pemerintah, komunitas dan media massa dalam melakukan klarifikasi dan diseminasi informasi, sedangkan di sisi hilir adalah penegakan hukum berupa pemutusan akses dan upaya lebih lanjut oleh kepolisian," paparnya.Dalam acara itu, Menteri Johnny kembali mengingatkan perlunya kedisiplinan bersama dalam mematuhi protokol Kesehatan 3M  dengan memakai masker dengan benar, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun secara berkala serta siap divaksinasi saat vaksin siap. Semua itu, menurutnya dibutuhkan untuk melawan Covid-19."Bersama kita melindungi diri, melindungi diri dan mengakhiri pandemi Covid-19," ajaknya. Berdasarkan pantauan Tim AIS Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo hingga hari ini ditemukan 1.556 isu hoaks mengenai Covid-19 dengan total sebaran 3.261 di platform media sosial. Dari 3.261 konten yang tersebar telah ditindaklanjuti untuk diputus akses atau take down sebanyak 2.816 konten.Biro Humas Kementerian Kominfoe-mail: humas@mail.kominfo.go.idTelp/Fax : 021-3504024Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfowebsite: www.kominfo.go.idKeterangan: Cover Foto oleh Biro Humas Kementerian KominfoSumber: https://kominfo.go.id/content/detail/34229/siaran-pers-no-153hmkominfo042021-tentang-percepat-penanganan-pandemi-menkominfo-ajak-bersama-lawan-hoaks-covid-19/0/siaran_pers

Selengkapnya
Pasar Ramadan 1442 H / 2021 M

Kegiatan: Pasar Ramadan 1442 H / 2021 MTanggal: 5 - 9 Mei 2021Pukul: 15.00 - 21.00 WIBTempat: Alun-Alun LamonganTETAP PATUHI PROTOKOL KESEHATAN!#AyoBeliProdukLamongan

Selengkapnya