Tag Archives: Lamongan Tempo Doeloe

Menghadirkan yang Klasik di Era Modern

Lamongan, 06-07 September 2019 di sepanjang jalan Lamongrejo, Lamongan, Jawa Timur digelar acara Lamongan Tempo Doeloe. Stand dibuka mulai pukul 17.00 WIB- 22.00 WIB. Di area sekitar Lamongan tempo doeloe suasana padat hingga macet karena ramainya pengunjung yang antusias dengan jajanan khas tempo doeloe serta bangunan dan suasana yang sekarang ini tergerus zaman.

Seluruh OPD di Lamongan  menampilkan stand gaya tempo doeloe lengkap dengan pakaian penjaganya juga bergaya retro. Tak terkecuali juga Dinas Kearsipan Daerah Lamongan yang pada event kali ini menggratiskan semua menu yang ditawarkan kepada semua pengunjung yang mau singgah ke stan Dinarsda.  

Terdapat sekitar 66 stand Lamongan Tempo Doeloe yang semuanya menyajikan tampilan, ornamenn-ornamen sebelum masyarakat kenal dengan listrik dan ciri khas bangunan pada masa lampau yang berbeda-beda dari setiap stand. Pun demikian dengan penjaga stand yang berbusana ala  jaman dulu. Pada hari pertama, 06 September 2019, penjaga stand berbusana khas Lamongan, layaknya Yak dan Yuk Lamongan.

Demikian juga jajanan khas yang disajikan, di tiap stan, yakni jajanan klasik yang pada zaman dulu eksis di lidah masyarakat. Jajanan-jajanan itu antara lain klanting (cenit), gulali, gatot, saplak, serabih, dawet dan masih banyak lainnya. Rencananya, tahun depan pagelaran Lamongan Tempo Doeloe akan digelar di Lapangan Gajah Mada seluas sekitar 12 hektare yang terletak di Jalan Sumargo, karena mengingat banyaknya masyarakat Lamongan yang antusias dengan acara ini.

(Fajar Sulistyo, A.Md)

Menghadirkan Wajah Lamongan Tempo Doeloe

Sabtu Malam Minggu 19/8/17 Alun alaun Kota Lamongan tampak membawa suasana kelangenan bagi warga kota Lamongan. Beberapa bazar dengan gaya gubuk lawas berjajar di dalam alun alun kota lengkap dengan penamp-ilan para penunggunya yang juga berbusana lawas.

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten turut

berpartisipasi dalam acara tahunan dengan tema: Lamongan Tempo Doeloe. Dan tentunya Dinas Kearsipan pun tak mau ketinggalan untuk berpartisipasi di dalamnya.

Beberapa staf Dinarsda pun tak kalah penampilan dengan penjaga  stand lainnya mereka berpakaian baju lurik dan yang perempuan berkebaya.

Pada malam pertama pembukaan suasana nampak meriah karena dibuka secara langsung oleh Bapak Bupati Lamongan sekaligus dilanjutkan dengan kunjungan ke tiap stand yang ada.

Pengunjung di sana disamping menikmati pemandangan nuansa tempo doeloe juga bisa mencari dan merasakan jajanan tempo dulu yang ada di Lamongan.

Acara pun tambah meriah karena di panggung gembira, menyajikan penampilan Koes Mania Lamongan dengan menyajikan lagu lagu dari band legendaris Koes Plus.