Tag Archives: Arsip Masuk Desa

Bidang Pengawasan Dinarsda Lakukan Monev Arsip Desa

Pada Minggu ketiga Dinas Kearsipan Daerah Lamongan melalui Bidang Pengawasan Kearsipan telah melakukan kegiatan Monitoring dan Audit pada Desa – Desa di Kecamatan Turi dan Kecamatan Karanggeneng.

Pada Kecamatan Turi Desa yang mendapatkan Monev terkait kearsipan adalah Desa Sukoanyar, Desa Wangunrejo, Desa Badurame, Desa Balun, Desa Putatkumpul, Dan Desa Geger. Sedangkan untuk kecamatan Karanggeneng adalah Desa Karangwungu, Desa Kawistolegi dan Desa Sonodadi.


Dalam kegiatan ini sambutan dan antusiasme diperlihatkan oleh kepala desa dan perangkat desa dimana para perangkat desa bisa sharing terkait pengelolaan kearsipan desa yang belum maksimal.

Ini merupakan monitoring untuk melihat pelaksanaan pengelolaan kearsipan sekaligus melihat penggunaan bantuan prasarana kearsipan apakagh sesuai dengan yang diharapkan. Dengan kegiatan ini diharapkan Pemerintahan Desa bisa lebih Sadar dan tertib arsip.

Pembinaan Arsip Kepala Desa/Lurah Menuju Desa-Ku Pintar

Kearsipan adalah urusan wajib yang harus diselenggarakan pemerintah daerah. Berkaitan dengan hal tersebut, desa desa yang termasuk dalam program Desa Karakter Unggul dan Pintar (Desa-Ku Pintar)  Kabupaten Lamongan mendapat pembinaan materi Arsip Masuk Desa bersama Bambang Irawan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim. Hari rabu 20/2/2019.

Acara yang dihadiri Kepala Desa dan Lurah di beberapa desa yang termasuk dalam program Desa-Ku Pintar Pemerintah Kabupaten Lamongan ini  berlangsung di Hotel El Resas Lamongan. Sebanyak 56 desa yang terdiri dari 53 Desa dan 3 kelurahan di Lamongan tahun ini menjadi pilot project desaku pintar.

Namun bukan hanya itu, sebagaimana yang dijelaskan Kepala Dinas Kearsipan, Gunadi, saat membuka bimtek bahwa kearsipan adalah salah satu urusan wajib yang harus diselenggarakan pemerintah daerah.  Untuk itu, Desa sebagai ujung tombak pemerintahan, harus sadar bahwa Manajemen Kearsipan adalah tulang punggung kegiatan administrasi publik.

Dalam kesempatan itu, Bambang Irawan juga banyak menguraikan pentingnya dokumen asset desa untuk dikelola dengan baik karena terpakai sepanjang waktu. Salah satu dari dokumen tersebut adalah kretek desa yang berisi peta pertanahan desa.

Acara berlangsung hampir sehari penuh itu terlihat diikuti dengan atusiasme tinggi terbukti dengan banyaknya usulan dan pertanyaan dari peserta di akhir acara. Menurut Kabid Pembinaan, Bakri, pembinaan diadakan di hotel agar peserta betah dan nyaman mengikuti pembinaan.

Sosialisasi Arsip Masuk Desa di Kecamatan Sukorame

Sosialisasi kearsipan Desa, di Desa Sewor, Wedoro dan lainya di Wilayah Kecamatan Sukorame Lamongan. Kegiatan ini untuk mengenalkan pentingnya pengelolaan arsip dan keberadaan Unit Kearsipan untuk keberhasilan penyelenggaraan kearsipan desa.

Dari beberapa Desa yang dikunjungi terlihat antusias saat didatangi tim dari Dinarsda. Antusiasme ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan mengenai standar pengelolaan kearsipan yang sesuai dengan undang undang.

Desa desa yang didatangi kebanyakan sudah membuat Unit Kearsipan sebagaimana yang diinstruksikan oleh Bupati Lamongan Fadeli.

Dinarsda Lamongan Berpartisipasi dalam TMMD Melalui Penyuluhan arsip

Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) tanggal 24 Juli 20017 di Desa Sekidang Kecamatan Sambeng kemarin menjadi berkah bagi Desa Sekidang karena mendapat bantuan sarana dan prasarana Kearsipan.

Partisipasi Dinas Arsip Daerah Kabupaten Lamongan dalam TMMD ini termasuk salah satu usaha untuk memperkuat pengelolaan Arsip Desa. Program Arsio Masuk Desa adalah program nasional sejak 2009 yang dicanangkan oleh Presiden SBY.

Selain itu Anri juga sudah memperkuat program tersebut dengan mengeluarkan perka tentang Arsip Masuk desa beserta teknis pelaksanaannya.

Maju terus Arsip Desa!