Tag Archives: arsip lamongan

Arsip korona sebagai arsip statis

Penyemprotan desinfektan

Pandemi Korona berlangsung di seluruh dunia, Tak terkecuali Indonesia. Kabupaten Lamongan pun terdampak dengan Pandemi ini. Virus yang terkenal dengan sebutan Covid-19 ini telah menelan korban jiwa ratusan ribu bahkan mendekati angka jutaan di seluruh dunia.

Dengan luasnya dampak Covid – 19 sehingga menjadi pandemi global maka keberadaan segala data dan fakta tentang Covid -19 ini beresiko menjadi arsip statis untuk kepentingan informasi sejarah di masa yang akan datang.

Dinas Kearsipan Daerah Kabupaten Lamongan sebagai penjaga khasanah bukti penyelenggaraan pemerintah daerah berkewajiban untuk mengakuisisi segala sesuatu yang berkaitan dengan penanganan persebaran Covid -19 ini di masa mendatang.

Tindakan Akuisisi arsip Korona ini untuk memastikan terselamatkannya bukti adanya pandemi Korona di Lamongan sebagai efek pandemi global yang telah membuat kegiatan perekonomian dunia kacau.

Semoga Korona segera berakhir dan diharapakan semua pihak yang terlibat dalam penangan pandemi ini lebih peduli terhadapa segala dokumentasi kegiatannya baik itu teks, foto dan video agar memori tentang pandemi ini tidak hilang dan bisa menjadi pelajaran generasi mendatang. Dan Dinarsda sangat berkepentingan terhadap keselamatan arsip-arsip Korona tersebut. Salam arsip.

Antisipasi korona di dinarsda

Untuk menanggulangi penyebaran virus korona yang makin marak, Dinas Kearsipan Lamongan mulai menerapkan beberapa tindakan pengamanan berupa pencegahan serta memutus mata rantai virus yang mungkin ada di lingkungan kantornya.

Salah satunya adalah pemasangan bilik sterilisasi bagi tiap tamu yang datang ke Dinarsda Lamongan. Selain itu, pada setiap harinya budaya hidup bersih pun mulai biasa dilakukan dengan seringkali melakukan cuci tangan setiap datang dari dinas luar.

Penyemprotan pun telah dilakukan terhadap benda-benda yang berada di lingkungan kantor Dinarsda. Dan yang tak kalah pentingnya adalah kebiasaan berjemur atau dhedhe setiap pagi oleh seluruh staf adalah salah satu ikhtiar yang dil;akukan oleh Dinarsda untuk turut serta menahan laju penyebaran virus Korona ini.

Satu Mahasiswa Kearsipan dan Empat Siswa SMK Magang Di Depo Arsip Dinarsda

Sebagai Lembaga Kearsipan Daerah, Dinas Kearsipan Daerah Kabupaten Lamongan (Dinarsda) bertanggung jawab memasyarkatkan perihal pengelolaan arsip ke masyarakat.

Taheera Novarina mahasiswa program DIII Kearsipan Undip Semarang, sejak 8 januari 2018 kemarin melakukan praktek kerja lapangan (PKL) untuk tugas akhir kuliah di Dinarsda.

Dara kelahiran 13 November 1996 ini melakukan PKL di Dinarsda selama tiga bulan ke depan. Selain itu, sebagaimana yang dituturkannya, bahwa PKL ini untuk melihat kondisi sesungguhnya ilmu kearsipan yang dipelajarinya di bangku kuliah.

Selain Taheera, juga ada empat siswi SMK yang Prakerin di Depo Arsip Lamongan. Mereka adalah Irma Nuraini, Eka Novita Sari, Hanifa Lailatul Zumaro, dan Aisyah Nur Aini.

Mereka berempat berasal dari SMK Islam Bustanul Hikmah, Dumpiagung, Kembangbahu, Lamongan. Karena mereka ini dari Jurusan Perbankan Syariah maka anak anak SMK ini agak kaget juga melihat dunia kearsipan.

Tapi bagi mereka, di tempat prakerin ini yang terpenting adalah mengetahui keadaan sesungguhnya kondisi dan suasana di tempat kerja. Selamat berpraktek anak anak!