Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Semarang studi banding ke dinas kearsipan daerah lamongan

Saat penilaian hasil Audit eksternal kearsipan meningkat, Sebuah Lembaga Kearsipan akan menjadi tolok ukur daerah lainnya dalam hal pengelolaan arsipnya.

Hal ini juga berimbas pada Dinas Kearsipan Daerah Lamongan yang menjadi peringkat lima se Jawa Timur dan menjadi Lembaga Kearsipan yang independen karena terpisah dengan Dinas Perpustakaan.

Tanggal 1 Oktober 2020, Rombongan dari Kabupaten Semarang berkesempatan menimba ilmu tentang manajemen pengelolaan Lembaga Kearsipan Daerah pada Dinarsda Lamongan.

Diterima Langsung oleh Kepala dinas Kearsipan, Gunadi, mereka banyak bertanya tentang;

  1. Regulasi Penyelenggaraan kearsipan.
  2. SDM Kearsipan baik Arsiparis maupun tenaga yang menangani arsip di masing masing OPD.
  3. Anggaran Bidang kearsipan Kab. Semarang baru 600 juta.
  4. Pelaksanaan audit internal kearsipan di Lamongan, dan
  5. keberadaan Depot arsip sebagai ruang penyimpanan arsip statis Lamongan.

Kita patut bersyukur karena kita sudahmempunyai semua yang menjadi persoalan di Kabupaten Lamongan tersebut. Mulai dari regulasi hingga sarana fisik, Kabupaten Lamongan sudah hampir lengkap meski masih jauh dari keadaan sempurna.