Dinarsda Peringati Dirgahayu RI ke-73 dengan Lomba Lomba

Memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke 73 Dinarsda mengadakan lomba lomba. Lomba yang diikuti semua staf dan anggota Dharma Wanita di Dinarsda ini meliputi tusuk balon, pecah air dalam plastik, kempit balon, sunggi tempeh dan tentunya tak ketinggalan lomba makan krupuk.

Perayaan kali ini sungguh meriah dilaksanakan karena inilah acara lomba lomba agustusan yang pertama kiali diadakan sejak era Bapak Kepala Dinas Gunadi. Sebuah momentum untuk menggelorakan nasionalisme dan mengakrapkan antar pegawai Dinarsda.

Semoga kegiatan ini bisa terus berkelanjutan dan lebih besar gaungnya di tahun tahun ke depan. Maju terus dan Bravo Dinas Kearsipan Daerah Lamongan.

 

Arsiparis Dinarsda Ikut Seleksi Calon Arsiparis Teladan Jatim

Tiap tahun Bidang Pembinaan dan pengawasan kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa timur mengadakan seleksi arsiparis teladan. Tahun ini adalah tahun perdana bagi Dinas Kearsipan Daerah Lamongan untuk mengikutsertakan salah satu dan satu satunya Arsiparis yang ada di lembaganya.

Kabupaten Lamongan kebetulan hanya mempunyai satu arsiparis yaitu Agus Buchori, A.Md. Agus yang berlatar belakang pendidikan kearsipan ini sudah mempunyai pengalaman bekerja sepuluh tahun lebih di bidang kearsipan. Masuk menjadi PNS di Lamongan tahun 2006 dengan formasi arsiparis memenag mengharuskan Agus untuk berkecimpung secara penuh di Bidang Kearsipan.

Alumni Diploma Kearsipan UGM ini memang pecinta barang lawas dan sejarah hingga  begitu menikmati pekerjaan yang berhubungan dengan kearsipan. Dalam seleksi arsiparis teladan kali ini, ia tidak berharap terlalu banyak mengingat saingan banyak yang masih berfikiran segar dan pintar pintar. Baginya berpartisipasi adalah sebuah unjuk gigi bahwa kearsipan Lamongan masih eksis dan akan terus mengikuti perkembangan dunia kearsipan.

Dalam seleksi yang melibatkan juga juri dari Universitas Airlangga ini, semua peserta nampaknya sudah siap segalanya mulai dari karya tulis hingga kemampuan penguasaan peraturan perundangan serta bagaimana praktik secara langsung menangani arsip kacau.  Biar bagaimanapun arsiparis harus updated informasi agar tak lagi terpinggirkan.

Semoga ada keberuntungan tahun ini, dan Dinarsda menjadi begitu diperhitungkan dalam dunia kearsipan di Jawa Timur.

 

Dinarsda Menjadi Jujukan Mahasiswa Magang

Sebanyak enam mahasiswa UNISLA melakukan magang dan praktek kerja lapangan di Dinas Kearsipan Daerah Lamongan. mereka ini terdiri dari Abd Khafit Khabibullah, kristina, Ferentika Putri, Lucky firmansyah, Lizar Eka, dan Putri Ismiarsih.

Mereka mendapat pengalaman baru dalam dunia kearsipan karena langsung belajar ke sumbernya. Tentunya kesempatan ini janganlah disia-siakan mengingat pentingnya ilmu kearsipan di dunia kerja.

Sehari hari mereka mendapat tugas mengelola arsip kacau dan mengelolanya menjadi informasi yang tertata. Meski kelihatan sepele ternyata ilmu kearsipan itu perlu ketekunan dn ketelitian dalam menanganinya.

Sosialisasi Kearsipan ke Aparatur Desa

Untuk memasyarakatkan Program Arsip Masuk desa serta Gerakan Nasional sadra dan tertib arsip, Dinarsda Lamongan turun langsung ke desa desa yang berada di wilayah Kabupaten Lamongan.

Seperti yang dilakukan di Desa Rumpuk dan Desa Plabuhanharjo kecamatan Mantup, bidang pembinaan melakukan pelatihan singkat mengenai pengelolaan arsip desa bagi aparatur desa di sana.

Kegiatan ini menargetkan sasaran ke seluruh desa kelurahan se Kabupaten Lamongan sejumlah 474. Bulan  juni, juli, agustus ini ada dua kecamatan yang dituju yaitu kecamatan Kembangbahu dan Kecamatan Mantup.

 

 

Berkunjung Sambil Belajar Ke Dinas Kearsipan Provinsi Jawa Timur

 

Setelah mendapat monitoring audit eksternalkearsipan  dari Auditor Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Bersama seluruh Kabid di Dinas Kearsipan Daerah Lamongan (7/8/18) adakan Kunjungan Ke Bidang Pengawasan Dinas Kearsipan Jawa Timur untuk memperoleh bahan menindaklanjuti hasil temuan monitoring.

Ini merupakan kegiatan yang memang sudah lama direncanakan oleh Kadis yang baru Bapak Gunadi. Sebagi orang baru beliau ingin sekali memperdalam wawasan tentang seluk beluk kearsipan agar ditangannya nanti Dinarsda sebagai lembaga kearsipan kabupaten bisa berkiprah lebih besar dalam proses pembangunan dan pemerintahan di Lamongan.

Kunjungan ini sekaligus dimanfaatkan rombongan dari dinarsda untuk melihat ruang pameran arsip juga ruang untuk restorasi arsip. Tak kalah pentingnya juga melihat sarana sarana apa yang mesti dipenuhi oleh dinarsda dalam mengelola arsip pemerintah kabupaten.

Semoga dengan kunjungan ini dinarsda bisa memperoleh bahan masukan serta ilmu baru terkait pelayanan arsip pada masyarakat umumnya dan pada pemerintah kabupaten Lamongan khususnya. semoga…

Peningkatan Pemahaman Pengelolaan Kearsipan Bagi Sekdes

Untuk meningkatkan kapasItas SDM kearsipan di Kabupaten Lamongan, Dinas Kearsipan Daerah Kabupaten Lamongan (Dinarsda) mengadakan Pendidikan pemasyarakatan produktif dalam rangka kearsipan dengan membina pengelolaan arsip desa bagi sekdes di Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini juga sekaligus menindaklanjuti Gerakan Nasional Sadar dan Tertib Arsip sekaligus juga menguatkan gerakan Arsip Masuk desa. Desa adalah Ujung tombak kearsipan Nasional yang langsung bersinggungan dengan masyarakat sebagai elemen suatu negara.

Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Tikung ini dihadiri 50 sekdes dari 5 kecamatan yang ada. Dibuka oleh Kepala  Dinas Dinarsda, Gunadi, kegiatan ini juga meberikan bantuan sarana penyimpanan arsip berupa boks arsip kepada masing masing peserta. Semoga ini bisa menjadi stimulan agar aparatur desa semakin peduli terhadap pengelolaan arsipnya. Dan pada akhirnya turut melestarikan warisan sejarah bangsa melalui penyediaan arsip ke masyarakat sebagai bukti perjalanan pemerintahannya.

Monitoring dan Evaluasi Hasil Audit Eksternal ANRI

 

 

 

Tanggal 31 Juli hingga 2 Agustus 2018 , Dinarsda mendapat kunjungan monitoring dari tim pengawas eksternal kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur.

Tim ini diketuai Drs Gatot Tjatur, MM, Kabid Pembinaan dan pengawasan, serta membawa dua anggota yaitu Drs. Bowo Herdiyanto, MM, kepala seksi pemeliharaan dan Pelestarian Arsip Statis serta Tino Joosetha, SS, arsiparis pertama.

Kegiatan ini ditujukan untuk melihat tindak lanjut Rekomendasi hasil Audit Kearsipan tahun lalu milik Dinarsda. Ada beberpa perbaikan yang telah dilakukan oleh Dinarsda dan semoga kinerja dinarsda makin hari makin baik dan meningkat pula nilai Auditnya.

Harapan Kepala Dinas Kearsipan, Gunadi, semoga di tahun tahun mendatang  kita bisa memenuhi standar pengelolaan kearsipan sesuai dengan tupoksi kita sebagai Lembaga Kearsipan Daerah. Ayo Sadar dan tertib Arsip di Lamongan.

Monitoring dan Evaluasi Ke Perangkat Daerah

 

Untuk menjalankan fungsinya sebagai pengawas pengelolaan kearsipan daerah, Dinarsda 1/8/2018 melakukan monitoring ke Kecamatan Turi. Dibawah komando Kepala Bidang Pengawasan, Witanto, kegiatan ini bersifat semi pembinaan pengelolaan arsip agar sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.

Dinarsda sebagai Lembaga Kearsipan Daerah salah satu tupoksinya adalah sebagai pembina pengelolaan kearsipan daerah seperti yang tercantum di UU no 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

Meski belum bisa dianggap sebagai kegiatan pengawasan semacam audit internal, kegiatan ini telah selangkah lebih maju dalam memenuhi amanat perda dan peraturan bupati Lamongan.