DSC01344

Pada tanggal 2 April 2013 bertempat di Balai Pertemuan Kecamatan Lamongan,BLH menggelar acara workshop, Workshop kali ini diselenggarakan khusus bagi Faskel dan 50 RT terbaik wilayah berkembang hasil penjurian Tahap I.

 Motivator dari Wehasta pada kali ini memberikan materi berkaitan  dengan teknik pengolahan sampah dan administrasi bank sampah. Setelah mengikuti acara ini diharapkan semua kader lingkungan lebih memahami tentang teknik pengolahan sampah yang benar dan lebih tertib dalam administrasi.

Lamongan tambah megilan !

Begitulah slogan LGC III tahun 2013. Slogan tersebut berulangkali diteriakkan oleh para motivator dan peserta workshop kali ini. Seakan memberikan semangat baru dan benar-benar memotivasi semua yang hadir dalam acara tersebut Lamongan tambah megilan ! (Lamongan semakin luar biasa !).

Workshop 50 besar kategori wilayah berkembang diikuti oleh 50 RT yang masuk sebagai RT terbaik dalam penilaian tahap I. Adapun RT tersebut antara lain ; Kelurahan Sukomulyo 11 RT, Desa Made 4 RT, Kelurahan Tumenggungan 3 RT, Kelurahan Sukorejo 11 RT, Kelurahan Tlogoanyar 2 RT, Kelurahan Sidoharjo 5 RT, Kelurahan Jetis 2 RT, Kelurahan Banjarmendalan 2 RT, Kelurahan Sidokumpul 6 RT, Desa Deket Kulon 1 RT, Desa Sidorejo Keset 1 RT, Desa Godog – Laren 1 RT dan Desa Butungan 1 RT.

Pada sambutan pembukaan Ir. Adhim TS, MM menjelaskan target capaian program LGC III Tahun 2013 meliputi penambahan RTH private 20-30%, penambahan jumlah kader lingkungan 2.130 orang, rintisan bank sampah 100 buah pada 27 IKK kecamatan, dan target 3R sampah 20%.  Disinilah peran penting para kader lingkungan dan fasilitator lingkungan dalam menyukseskan target tersebut. Mereka berfungsi sebagai mitra Pemerintah  Daerah memberikan pemahaman kesadaran lingkungan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan ini BLH Kabupaten Lamongan bekerjasama dengan Wehasta selaku motivator banyak memberikan materi dan motivasi para kader lingkungan. Secara umum kondisi  dan penataan lingkungan RT 50 besar relative sudah baik, hanya perlu pembenahan dalam hal administrasi bank sampah, ujar Wihartuti selaku ketua tim juri.

Teknik pengolahan sampah yang benar menjadi ilmu yang wajib dikuasai oleh para fasilitator dan kader lingkungan. Administrasi pengelolaan lingkungan dan bank sampah juga menjadi hal yang penting agar pengelolaan sampah lebih profesional. Diharapkan dengan pola pendidikan yang kontinyu kepada masyarakat semakin meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

Mari semakin peduli lingkungan, wujudkan lingkungan sehat nyaman untuk dihuni.