Penelitian City Branding Kabupaten Lamongan

  • Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan mengenai City Branding  Kabupaten  Lamongan, dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :

  1. Setiap kota memiliki citra namun tidak setiap citra kota mampu menjadi identitas berkarakter yang dihormati dan berdaya tarik luar biasa bagi orang lain untuk melakukan kunjungan. Baik itu kunjungan wisata, seni kebudayaan, sampai kunjungan investasi dan bisnis. Berbagai kota dunia telah bekerja keras membangun citranya (city branding) untuk memperkuat karakter identitas yang menjadi magnit kunjungan dari dalam dan luar negeri. Riset lembaga ini menunjukkan bahwa Lamongan memiliki berbagai potensi sosial, ekonomi dan budaya yang beragam. Oleh karena itu program city branding Lamongan merupakan strategi dan investasi sangat penting demi kemajuan sosial budaya dan ekonomi masa depan.
  2. Branding secara konseptual berarti proses pembentukan dan penguatan karakter pada subyek identitas, baik tempat (kota), lembaga, figur. dan produk. Tujuan utama pembentukan dan penguatan karakter identitas dalam branding adalah terkonstruksinya makna-makna khusus sehingga satu subyek bisa dikenal, dipercaya dan diikuti atau dipilih. City branding berarti proses membentuk dan menguatkan karakter identitas agar dikenal sebagai makna yang baik, dipercaya atas dasar makna positif dan dipilih sebagai destinasi bisnis sampai wisata. Pada konsep itulah branding kota sangat strategis bagi perkembangan kota secara sosial budaya dan perekonomian. Para pengambil kebijakan perlu memberikan perhatian serius pada program city branding.
  3. Kabupaten Lamongan memiliki potensi-potensi besar secara sosial, budaya, ekonomi dan politik kepemerintahan. Pertanyaan terkait dengan city branding adalah bagaimana semua potensi tersebut memiliki karakter identitas yang dikenal, dipercaya dan diikuti oleh masyarakat secara nasional dan global? Proses penentuan karakter identitas dan strategi branding membutuhkan proses dari fase riset, fase produksi instrument branding, dan fase sosialisasi media massa.
  • Saran / Rekomendasi

Penelitian ini telah menemukan potensi lingkungan, sosial ekonomi dan budaya dalam masyarakat Lamongan. Selain itu telah menemukan slogan wilayah yang berbasis pada keidentitasan lokal. Pemerintah Kabupaten Lamongan perlu menindaklanjuti penelitian ini dengan melakukan:

  1. Pelatihan (capacity building) untuk aparat pemerintahan Kabupaten Lamongan.
  2. Sebelum strategi promosi city branding dilaksanakan, sangat penting bagi pemerintahan Kabuapten Lamongan melaksanakan City Branding. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan aparatur pemerintahan terkait dengan tugas dan stratgi city branding di masing-masing dinas atau departemen.
  3. Desain promosi slogan berbasis bisnis komunitas.
  4. Pemerintah daerah melakukan gerakan jejaring bisnis komunitas Lamongan yang telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan bahkan internasional. Slogan Lamongan Megilan perlu diintegrasikan dengan aktivitas bisnis komunitas agar mencapai tingkat known atau diketahui oleh masyarakat luas.
  5. Sosialiasi konsep via media non-pemerintahan.
  6. Konsep Lamongan Megilan perlu disosialisikan juga dengan media non-pemerintahan agar mendapatkan persepsi positif. Kerjasama dalam bentuk ‘agenda setting’ pengenalan slogan Lamongan Megilan menjadi sangat penting dilakukan.
  7. Produksi merchandise “Lamongan Megilan”.
  8. Pemerintah Daerah dan stakeholders lainnya perlu menciptakan merchandise khusus bagi slogan Lamongan Megilan. Merchandise harus berbasis pada karakter dasar masyarakat Lamongan, yaitu terkait dengan kehidupan pertanian.
  9. Produksi film branding Lamongan Megilan berbasis potensi lingkungan, wisata dan kuliner.
  10. Film merupakan media sangat efektif untuk city branding, baik dalam bentuk film dokumentasi, film pendek, film iklan, vlog, dan lain sebagainya. Saat ini salah satu media paling efektif dalam melakukan promosi adalah film. Melalui film bisa disampaikan secara detail dan persuasi visual yang mana masyarakat akan mudah menangkap pesan-pesan dari film.
  11. Festival Megilan
  12. Slogan Lamongan Megilan perlu diwujudkan dalam bentuk aktivitas komunikasi langsung antara lain festival. Acara Festival Lamongan Megilan berbasis pada pertanian, misal festival panen buah melon atau padi. Namun demikian festival ini bisa dikembangkan dengan variasi acara kreatif lainnya.