cover LP4A

I. Waktu Pelaksanaan

Waktu pelaksanaan Bulan Juni s/d Bulan November 2015

II. Lokasi Penelitian

Lokasi kegiatan Penelitian Fungsi dan Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM ) Dalam Pembangunan di Desa adalah Wilayah Kabupaten Lamongan

III. Tujuan Penelitian

Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah :

  1. Untuk mengetahui bagaimana kedudukan dan wewenang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dalam sistem Pemerintahan Desa;
  2. Untuk mengetahui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dalam menjalankan fungsi dan peranannya;
  3. Untuk mengetahui kendala-kendala yang timbul dalam pelaksanaan fungsi dan perannya
  4. Untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam memberikan dukungan dan keberhasilan dalam memberdayakan masyarakat .

IV. Analisa Data

Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah termasuk analisis kualitatif yaitu dengan mendeskripsikan serta menjelaskan data yang telah diperoleh dan selanjutnya dijabarkan dalam bentuk penjelasan yang sebenarnya. Kemudian pemakaian alat analisis tersebut sesuai dengan tahapan yang dikembangkan Miles dan Huberman (2009:20) seperti yang tergambar sebagai berikut:

  1. Pengumpulan data

Pengumpulan Data merupakan data pertama dan data mentah dikumpulkan dalam suatu penelitian dengan berbagai macam cara, seperti: observasi, penelitian, dokumentasi dan sebagainya.

  1. Reduksi data

Adalah proses memilih, memfokuskan, menyederhanakan dan membuat abstraksi, mengubah data mentah yang dikumpulkan dari penelitian kedalam catatan yang telah disortir atau diperiksa. Tahap ini merupakan tahap analisis data dengan mengunakan analisis proposive sampling yang mempertajam atau memusatkan, membuat dan sekaligus dapat dibuktikan.

  1. Penyajian data

Adalah menyusun informasi dengan cara tertentu sehingga diperlukan penarikan kesimpulan atau mengambil tindakan. Pengambilan tindakan ini membantu untuk memahami peristiwa yang terjadi dan mengarah pada analisis atau tindakan lebih lanjut berdasarkan pemahaman.

  1. Penarikan Kesimpulan atau Verifikasi

Adalah merupakan langkah terakhir meliputi makna yang telah disederhanakan, disajikan dalam pengujian data dengan cara mencatat keteraturan, pola-pola penjelasan secara logis dan metodelogis, konfigurasi yang memungkinkan diprediksikan hubungan sebab akibat melalui hukum-hukum empiris.

 V. Hasil Penelitian

Berdasarkan uraian dan pembahasan atas masalah yang telah dikemukakan sebelumnya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Wewenang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Dalam Pembangunan Di Desa Dalam Sistem Pemerintahan Desa adalah (1) Merencanakan pembangunan berdasarkan musyawarah,(2) Menggerakan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembagunan,(3) Menumbuh kembangkan kondisi dinamis masyarakat dan menigkatkan ketahanan di Kecamatan Kedungpring: Desa Sidomlangean, Desa Tlanak; Kecamatan Sugio: Desa Jubellor, Desa Gondanglor; Kecamatan Sukodadi: Desa Sukodadi; Kecamatan Lamongan: Desa Tanjung, Desa Made; Kecamatan Karangbinangun: Desa karangbinangun, Desa Mayong ;Kecamatan Kembangbahu: Desa Pelang, Kecamatan Mantup, Desa Kedungsoko, Desa Sukosari; Kecamatan Deket: Desa Tukkerto; Kecamatan Sambeng: Desa Ardirejo; Kecamatan Babat: Desa Kebonagung; Kecamatan Tikung: Desa Bakan Pule, Desa Jotosanur; Kecamatan Glaga: Desa Wangen; Kecamatan Paciran: Desa Keranji, Desa Warulor; Kecamatan Modo: Desa Medalem, Desa Nguwok; Kecamatan Ngimbang: Desa Kedungmentawar..
  2. Untuk menjalankan fungsi dan Perannya dalam pembangunan LPM Kecamatan Kedungpring: Desa Sidomlangean, Desa Tlanak; Kecamatan Sugio: Desa Jubellor, Desa Gondanglor; Kecamatan Sukodadi: Desa Sukodadi; Kecamatan Lamongan: Desa Tanjung, Desa Made; Kecamatan Karangbinangun: Desa karangbinangun, Desa Mayong ;Kecamatan Kembangbahu: Desa Pelang, Kecamatan Mantup, Desa Kedungsoko, Desa Sukosari; Kecamatan Deket: Desa Tukkerto; Kecamatan Sambeng: Desa Ardirejo; Kecamatan Babat: Desa Kebonagung; Kecamatan Tikung: Desa Bakan Pule, Desa Jotosanur; Kecamatan Glaga: Desa Wangen; Kecamatan Paciran: Desa Keranji, Desa Warulor; Kecamatan Modo: Desa Medalem, Desa Nguwok; Kecamatan Ngimbang: Desa Kedungmentawa harus sesuai dengan peraturan desa yang sudah dibuat. Namun ada beberapa fungsi yang baik untuk dijalankan guna meningkatkan pembangunan yaitu   (1) Sebagai  wadah  partisipasi masyarakat dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan;(2) Menanamkan  pengertian  dan  kesadaran akan penghayatan dan pengamalan Pancasila; (3) Menggali, memanfaatkan, potensi dan menggerakan swadaya gotong royong masyarakat untuk membangun; (4) Sebagai     sarana    komunikasi    antara    Pemerintah dan masyarakat serta antar warga masyarakat itu sendiri;(5) Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat; (6)Membina    dan    menggerakkan   potensi    pemuda    dalam pembangunan; (7) Membina   kerjasama   antar    lembaga    yang   ada    dalam masyarakat untuk pembangunan;(8) Pelaksanaan   tugas-tugas    lain    dalam   rangka  membantu Pemerintah   Desa    untuk    menciptakan   ketahanan yang mapan.
  3. Adapun Kendala-kendala yang timbul dalam pelaksanaan fungsi dan peranannya dalam rangka pemberdayaan masyarakat dalam penelitian ini yaitu (1) Tidak adanya pelaksanaan sistem manajeman yang baik, (2) Kurang adanya keterbukaan dalam informasi. (3) Adanya unsur politik sektoral dalam kepengurusan/ Nepotisme, Keseluruhan dari tiga pembahasan yang berasal dari hasil penelitian yang dikemukakan di atas memberikan gambaran bahwa pelaksanaan fungsi LPM dalam pembangunan desa pada 15 kecamatan lokasi sampel ternyata dari lima fungsi pokok LPM yang diteliti ternyata hanya empat fungsi yang pelaksanaannya sudah cukup efektif namun juga belum maksimal yaitu fungsi menyusun rencana pembangunan desa, fungsi melaksanakan rencana / program pembangunan desa, fungsi menggerakkan partisipasi, fungsi swadaya masyarakat dalam pembangunan desa dan fungsi menampung aspirasi masyarakat. Tetapi untuk fungsi menyalurkan aspirasi masyarakat sudah dapat dilaksanakan namun masih kurang efektif. Hasil penelitian ini secara keseluruhan dapat memberikan gambaran tentang efektivitas pelaksanaan peran dan fungsi LPM dalam pembangunan desa pada umumnya.
  4. Dalam merealisasikan tujuan pembangunan, maka segenap potensi alam harus digali, dikembangkan, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Begitu pula dengan potensi manusia berupa penduduk yang banyak jumlahnya harus ditingkatkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga, mampu menggali, mengembangkan dan memanfaatkan potensi alam secara maksimal, dan pelaksanaan program pembangunan tercapai. Adanya tingkat partisipasi masyarakat dalam memberikan dukungan dan keberhasilan dalam memberdayakan masyarakat yang tinggi guna meningkatkan pembangunan.

VI. Rekomendasi

Setelah kita menyimpulkan hasil analisis, maka kami mengemukakan saran-saran sesuai kegunaan dalam penelitian ini, yaitu :

  1. Bagi Masyarakat Desa, Adanya keterbukaan dalam informasi. Informasi menjadi hal yang berharga dari suatu organisasi khususnya LPM karena dengan informasi yang baik dan penyampaian informasi yang sesuai dengan kenyataan menjadikan sesuatu yang berharga. Sehingga informasi yang ada harus di sampaikan dengan baik dan benar,melalui pemerintah Desa dilanjutkan ke rapat pengurus LPM dan Kemasyarakat Desa.
  2. Bagi LPM, Menghilangkan adanya unsur politik sektoral dalam kepengurusan/ Nepotisme Inilah yang menjadi permasalahan banyak LPM yang tidak independen dalam kebijakanya karena ada unsur politik sektoral dalam kepengurusan / nepotisme maka dari itu harus dihilangkan. Ke depan, pengurus LPM harus dipilih dari orang-orang yang punya kemampuan dalam pengelolaan pembangunan desa, serta mempunyai kemauan, kepedulian dan komitmen yang tinggi dalam pemberdayaan masyarakat. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan pemilihan pengurus LPM secara langsung.
  3. Bagi Pemerintah, Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan fungsi LPM dalam pembangunan desa maka kualitas SDM para pengurus LPM harus ditingkatkan melalui pelatihan di bidang manajemen pembangunan yang dilakukan lembaga pemerintah/ tim Pembina atau akademisi. Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan fungsi LPM dalam pembangunan desa maka LPM harus dapat membangun kerjasama yang baik dan harmonis dengan Pemerintah Desa dan dengan BPD. Dengan menyesuaikan PJM disetiap desa sehingga program pemerintah desa dan LPM dapat berjalan dengan bersama/sejalan.