Lamongan Tempo Doeloe merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan yang tepatnya di Alun – alun Lamongan. Lamongan Tempo Doeloe diadakan setahun sekali dimana acara ini untuk memeriahkan Hari jadi kota Lamongan yang ke – 446 . Acara ini banyak digemari oleh warga Lamongan karena berbagai keunikan jajanan yang disajikan di sini. Lamongan Tempo Doeloe menyajikan berbagai hal untuk mengingat kembali kehidupan Kota Lamongan yang saat ini sudah jauh berbeda.TDL_15_0C TDL_15_1C

LamonganTempo Doeloe atau yang lebih dikenal dengan “LTD” diadakan pertama kali pada pertengahan bulan Mei tahun 2011. Pertama kali diadakan, acara ini sudah menarik perhatian ribuan warga Kota Lamongan. Mereka datang dengan berbagai macam pakaian zaman dahulu yang sangat unik, seperti kebaya, baju penjajahan Belanda, dsb. Pengunjung dan para pejabat Lamongan yang malam itu berkunjung, dibuat tersenyum dengan berbagai hidangan tradisional seperti kue serabi, Nasi jagung, Es lilin, gula kacang, gulali, es Dawet,es Cincau berbagai bubur dan makanan tradisional lainnya. Lebih-lebih minumannyapun dihidangkan dalam gelas dari bambu dan kendi dari tanah liat.TDL_15_2C TDL_15_3C

Bukan hanya makanannya, penjaja makanan di bazar itu juga berpakaian jadul. Yang laki-laki ada yang hanya mengenakan celana kolor hitam dengan sabuk besar, berkaos oblong dengan blangkon sebagai penutup kepala. Sementara yang perempuan, berkebaya memakai jarik dan menutup rambut dengan kain seperti emak-emak Lamongan tempo dulu.

Berbagai foto zaman dahulu juga dipajang di area stand – stand supaya menarik pengunjung untuk berfoto dengan background zaman dulu. Kendaraan kuno juga melengkapi kemeriahan acara Ini. Becak, andong, sepeda ontel, banyak digunakan di acara ini. Pengunjung ingin menikmati lagi kendaraan kuno yang tidak mengakibatkan polusi serta nyaman untuk dikendarai yang saat ini sulit untuk ditemukan. LamonganTempo Doeloe sangat menarik untuk dikunjungi.