KOMPETISI INOVASI PELAYANAN PUBLIK LAMONGAN “SINOLLA”

Sebagai Komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Lingkungan Kerjanya.

Bapak Bupati Lamongan mengadakan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Lamongan “SINOLLA” yang telah disosialisasikan pada tanggal 18 Februari 2020 di Ruang serbaguna Gajah Mada lantai 7 Gedung Pemerintah kabupaten Lamongan yang menghadirkan narasumber dari Biro Organisasi Setda Provinsi Jawa Timur.

Adapun Kompetisi Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan sebagai komitmen Bapak Bupati terhadap Moto Peayanan Publik Nasional yaitu “One Inovasion One Agency” dan sebagai seleksi Inovasi Kabupaten Lamongan yang akan mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Nasional.

Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Lamongan “SINOLLA” setiap Perangkat Daerah dan Organisasi Kecil di Bawahnya, Proposal Pelayanan Publik yang ada di lingkungan kerjanya minimal usia Inovasi Itu 1 (satu ) Tahun dan Proposal kemudian di Upload ke Aplikasi SINOLLA dengan alamat sinolla.lamongankab.go.id dan nantinya setiap proposal yang masuk ke dalam Aplikasi akan di verifikasi untuk mengetahui Inovasi yang terbaik.

SOSIALISASI SOP DAN SPM

Untuk mewujudkan Birokrasi yang efektif, efisien dan akuntabel dalam rangka perbaikan kinerja manajemen Pemerintah atau kualitas Pelayanan Publik adalah dengan memperbaiki proses penyelenggaraan administrasi Pemerintahan melalui penyusunan dan penerapan Standar Operasioanl Prosedur (SOP).

SOP sendiri merupakan serangkaian petunjuk tertulis yang dibakukan mengenai proses penyelenggaraan tugas-tugas Pemerintah Daerah.

Tujuan SOP adalah untuk mendorong pengendalian dan jaminan kualitas proses dalam organisasi dan menjamin kepatuhan terhadap peraturan perundangan, dan menciptaan komitmen mengenai apa yang dikerjakan oleh satuan unit kerja instansi pemerintahan untuk mewujudkan Good Governance.

SOP melingkupi seluruh proses penyelenggaraan administrasi Pemerintahan termasuk pemberian pelayanan baik pelayanan internal maupun eksternal yang dilaksanakan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan suatu tolak ukur Pelayanan Publik yang dipergunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai komitmen atau janji dari penyelenggara layanan atau Pemerintah kepada masyarakat untuk memberikan pelayanan yang prima, namun dalam penerapan dan perkembangannya yaitu minimnya pemahaman Aparatur pelaksana SPM.

Sosialisasi SOP dan SPM sangat penting, karena semakin hari Teknologi semakin berkembang, tentunya peningkatan dalam Pelayanan Publik perlu mendapat prioritas dan penanganan secara serius guna mewujudkan Pelayanan Publik yang prima, maka pelaporan SOP dan SPM per smester maupun tahunan yang disampaikan ke Biro Organisasi Provinsi Jawa Timur maupun pelaporan kepada Mendagri merupakan hal penting yang harus dilaksanakan oleh OPD pelaksana SOP dan SPM di Daerah khususnya di Kab. Lamongan.

Dengan diselenggarakannya Sosialisasi penyusunan SOP dan SPM di lingkungan Pemerintah Kab. Lamongan diharapkan kualitas Pelayanan Publik yang diberikan Pemerintah Kab. Lamongan kepada Masyarakat lebih meningkat sehingga baik secara langsung ataupun tidak langsung akan mampu meningkatkan akuntabilitas Pemerintah kepada Masyarakat.