Enter your keyword

post

KBK Taqwa SMKN 1 Wakili Lamongan ke Tingkat Propinsi

kbk3

Kelompok Budaya Kerja (KBK) Taqwa dari SMK Negeri 1 Lamongan pada Oktober mendatang akan mewakili Kabupaten Lamongan dalam Gelar Budaya Kerja Propinsi Jawa Timur di Kabupaten Kediri. Mereka terpilih mewakili Lamongan melalui seleksi yang telah dilakukan sejak tahun lalu.

Untuk berkompetisi di tingkat Jatim, KBK Taqwa mengambil tema terkait Kedisiplinan di lingkungan sekolah yang fokus pada pelanggaran siswa saat masuk jam pertama sekolah. Tema itu tidak hanya disusun dalam sebuah paparan materi risalah budaya kerja, namun juga divisualisasikan dengan adegan teatrikal dalam bentuk gerak dan lagu.

Visualisasi tersebut mereka tunjukkan pertama kali saat Sosialisasi Peraturan MenPAN dan Reformasi Birokrasi Nomor 39 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengembangan Budaya Kerja sekaligus Bimbingan Teknis Budaya Kerja 2014 di Ruang Pertemuan Sabha Dyaksa, Senin (16/6).

Muhibbin, Kasubbag Peningkatan Kinerja dari Biro Organisasi Pemprov Jatim menyebutkan KBK merupakan sekelompok karyawan di dalam small grup activity dari lingkup kerja yang sama. Mereka melakukan kegiatan control dan improvement mutu pada proses kerja dan hasil kerja secara berkesinambungan dengan analisa menggunakan metode statistik

Acara yang dihadiri oleh 83 peserta KBK dari UPT Dinas Kesehatan se Kabupaten Lamongan dan KBK SKPD yang mewakili ini juga dihadiri oleh narasumber dari PT. Sucofindo (persero) Sungkono Tri Hartono. Dia menyampaikan materi terkait Tujuh Alat Peningkatan Mutu dan Teknik Penyusunan Risalah KBK.

Kabag Organisasi Gunadi Lamongan di kesempatan yang sama mengajak aparatur pemerintah untuk meningkatkan kinerjanya melalui Budaya Kerja.

“Saya mengajak dan menghimbau kepada seluruh aparatur pemerintah yang berada di garis terdepan, untuk mampu memberikan teladan bagi masyarakat, meningkatkan kinerja dan pelayanannnya terhadap masyarakat, membangun karakter dan sikap melalui budaya kerja”, ujar Gunadi.

No Comments

Add your review

Your email address will not be published.