.
Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID 19) secara nyata mengganggu aktivitas perekonomian di Indonesia. Dampak lainnya yang terkait adalah kemungkinan meningkatnya angka kemiskinan di Indonesia maupun Jawa Timur. Dalam rangka menangani dampak ekonomi dan sosial dimaksud Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah telah merancang dan mengimplementasi berbagai program, diantaranya adalah Program Jatim Puspa.
.
Keberadaan JATIM PUSPA ini bertujuan untuk mempercepat penurunan kemiskinan perdesaan, dan meningkatkan keberdayaan sosial ekonomi rumah tangga miskin berbasis perempuan agar dapat keluar dari kemiskinan dan ikut andil dalam pemulihan ekonomi di masa Pandemi Covid-19.
.
Berdasarkan Surat dari Dinas PMD Provinsi Jawa Timur Nomor : 414.2/1008/112.3/2020 tanggal 10 Desember 2020, Kemarin (16/12/2020) telah dilaksanakan kegiatan Monitoring Terpadu Program Jatim Puspa Provinsi Jawa Timur Tahun 2020 di Desa Talunrejo Kecamatan Bluluk dan Desa Sukorame Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Koordinasi Program Jatim Puspa Tahun 2020 dihadiri oleh Kasi Binpenakta Subdit Bintipsos Direktorat Binmas Kapolda Jawa Timur, Jaksa Fungsional Asisten Perdata dan Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kasi Pemberdayaan Perempuan Dinas PPAK Provinsi Jawa Timur, Kasubid Kesejahteraan Rakyat BAPPEDA Provinsi Jawa Timur, Kabid Statistik Sosial BPS Jatim, Kabid Penanganan Fakir Miskin & Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Provinsi Jatim dan Wakil Ketua Kelompok Kerja II TP-PKK Provinsi Jawa Timur.
.
Pada Kegiatan tersebut Tim Koordinasi Program Jatim Puspa memonitor secara langsung Belanja dan Pemanfaatan Program Jatim Puspa yang ada di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Lamongan. Tim Monev terlihat sangat puas dikarenakan Bantuan Jatim Puspa di Kabupaten Lamongan dimanfaatkan dengan baik oleh Keluarga Penerima Manfaat dan dengan tertib administrasi didalamnya.