001aaacjh

Tahun ini ada sebanyak 1.306 calon jama’ah haji (CJH) Lamongan yang berangkat menuju tanah suci. Sebagian diantara mereka ini diberangkatkan Wakil Bupati Kartika Hidayati dari Pendopo Lokantara, Jum’at (26/8).

“Tahun ini sebanyak 1.306 CJH asal Kabupaten Lamongan diberangkatkan ke tanah suci. Terdiri dari tiga kloter, yakni kloter 43, 44, dan 45, “ ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama Lamongan Leksono saat di Pendopo Lokatantra.

Menurut Leksono, untuk kloter 43 yang terdiri dari sebanyak 443 CJH, sudah diberangkatkan terlebih dahulu pada tanggal 25 Agustus 2016 ke Asrama Haji Surabaya. “Saat ini (kemarin, red) sedang menunggu keberangkatan menuju tanah suci pada pukul 12.10 WIB, “ katanya menambahkan.

Sedangkan untuk Kloter 44 dan 45 akan berangkat diberangkatkan menuju tanah suci pada tanggal 27 Agustus pukul 13.00 WIB.

Leksono juga menyampaikan bahwa kloter 43 nantinya akan sampai di Maktab Mahbas Jin pada pukul 18.35 waktu Arab. Sementara kloter 44 dan 45 sampai di Maktab Misfallah pada pukul 19.35 waktu Arab.

Wakil Bupati Kartika Hidayati usai memberangkatkan CJH Lamongan berpesan agar mereka selalu menjaga kerukunan saat beribadah di tanah suci.

“Saya berpesan kepada para CJH agar menjaga nama baik bangsa Indonesia baik melalui tutur kata dan kerukunan antar CJH. Siapkan obat-obatan yang biasa di pakai. Jangan memikirkan rumah dan keluarga yang ditinggalkan, pasrahkan pada Allah SWT dan fokus pada ibadah, semoga menjadi haji yang mabrur, “ kata Kartika Hidayati.

Berdasarkan data Kementerian Agama Lamongan, pada tahun ini CJH tertua adalah Sukardi Bin Rasio dari KBIH Annahdiyin Maduran yang berusia 89 tahun, berasal dari Desa Pesanggrahan Kecamatan Laren.

Sedangkan CJH termuda adalah Nun Fathatus Sifah Binti KH. Said Khumaidi dari KBIH Matholiul Anwar yang masih berusia 18 tahun, dari Desa Mayong Kecamatan Karangbinangun.

Untuk CJH tertua Sukardi, dia sudah berangkat bersama kloter 43. Sementara CJH termuda tergabung di kloter 44 yang diberangkatkan Wabup Kartika Hidayati dari Pendopo Lokatantra.