IMG-20160819-WA0076-655x360Lamongan – Madura United U-21 harus mengakui keunggulan Persela U21 dalam laga kedua Torabika Soccer Championship (TSC) U-21 di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (19/8/2016) sore.

Madura United U21 kalah 3-1 atas Persela Lamongan dengan Gol pembuka Persela di menit ke 7 oleh Moh. Fahmi Al-Ayyubi. Dan gol tersebut membuat permainan Madura United U21 semakin tidak fokus sehingga permainan tidak berkembang.

Bermain di depan pendukungnya, Persela Lamongan U-21 memberikan tekanan sejak peluit tanda kick off dibunyikan wasit. Namun Laskar Sape Ngodeh terus berusaha keras memberikan perlawan dengan  berbagai peluang. Namun konsentrasi pemain justru terfokus menyerang sementara pertahanan longgar

Akibatnya Madura United U21 harus kecolongan gol. Di menit ke 37 Adi Sandi Pratama penjaga gawang Madura United U21 gagal mengantisipasi pemain belakang Persela U-21, Septi Sugiarto dari ruang sisi kiri gawang sehingga Skor menjadi 2-0.

Di babak kedua, Istiko Hadi Pelatih Madura United U21 menarik keluar kiper Adi Sendi Pratama dan memasukkan M. Lestianto Ceputra. Namun, Madura kembali kebobolan melalui gol Nizard Nandaka di menit awal babak pertama.

Meski tertinggal 3-0 semangat Laskar Sapeh Kerrab Ngodeh terus dipompa dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Yoga Edwin Setiawan di menit ke 84 memanfaatkan serangan balik sehingga merubah kedudukan menjadi 3 – 1. Meski terus menguasai permainan di sisa waktu terakhir Namun Madura belum mampu menambah gol dan pertandingan berakhir 3 – 1.

“Anak-anak sudah berjuang maksimal namun memang diakui  masih demam panggung, Memang kesalahan di babak pertama mempengaruhi mental pemain, pasca gol pertama itu pemain down tapi menit akhir bisa bangkit,” Ujar Istiko Usai Konfrensi Pers. (Hendra/Lid)

http://www.karimatafm.com/