lamongan-beach-run-2016surabayanews.co.id – Olahraga lari saat ini sudah menjadi gaya hidup bagi sejumlah orang, termasuk anak-anak muda. Semakin digemarinya olahraga lari ini, terbukti dengan terselenggarakanya event olahraga marathon berulang kali.

Seperti salah satunya, Lamongan Beach Run 2016 5K dan 10K yang digelar oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jawa Timur. Selain ingin memuaskan hasrat berlari, ajang ini juga untuk menjaring potensi muda atlit lari dari daerah.

Sebagai event lari jarak jauh yang peratama kali diselenggarakan di Lamongan. Lamongan Beach Run memberikan tantangan berbeda bagi para penggila lari. Rute berlari mulai dari LapanganTlogo Sadang untuk 10K dan di Lamongan Shorebase untuk 5K, yang mana kedua kategori tersebut berhenti di garis finish yang sama yakni di Terminal Paciran, ASDP Kabupaten Lamongan.

Selain akan dihadiri oleh dua atliet PON Jawa Timur. Lari dengan jarak 10 K diawali dari lapangan Sunan Dradjat melewati utara jalan arteri (provinsi) Daendels, yang penuh sejarah kemudian menuju ke barat pedesaan di pesisir Pantai Utara.

Selain berlari menaklukan tantangan, para runner disuguhi latar belakang pantai, pesisir dan suasana Desa Kemantren yang hangat. Tak hanya para peserta saja yang dimanjakan dengan pemandangan alam sekitar, para pengunjung yang hadir juga disuguhkan pameran kuliner dan kerajinan tangan dari UKM lokal serta hiburan berupa musik lokal dan tarian tradisional.

Pendaftaran lomba lari ini sudah dibuka sejak 25 Juli 2016 hingga 20 Agustus 2016 mendatang di Kantor PASI Jawa Timur dan Dispora Lamongan.

Manajer PON PASI Jatim Joko Sudargo mengharapkan dalam even ini, pihaknya dapat menyaring bakat terbaik terlebih dari kategori pelajar. Menurut Joko, kemungkinan ada dua nama atlit PON yang akan turut serta meramaikan even tersebut, seperti Yulia Ningsih asal Blitar dan Acong Tio asal Malang.

“Kami harap dapat menggali potensi atlet daerah yang potensial dan berprestasi. Nantinya akan kami catat pelari yang mencapai finish di setiap kategori, ” tutur Joko

Joko juga menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan petugas khusus, mulai dari garis start, pinggir lintasan hingga garis finish. “Kami sudah melakukan survei dan observasi lintasan rute bersama tokoh setempat. Rute dihiasi pemandangan pesisir pantai utara yang cukup indah dan lurus, ” ujar Joko.

Sementara itu, Kepala Japfa Foundation Andi Prasetyo mengungkapkan, pihaknya sengaja mendukung acara tersebut untuk meningkatkan pemberdayaan pemuda setempat sekaligus mengenalkan potensi wisata.

“Olahraga lari sebagai olahraga induk yang banyak diminati oleh masyarakat. Tidak hanya menjanjikan kebugaran, tapi juga sebaga media sosialisasi pengenalan potensi wisata, ” ujarnya.

sumber berita dari :http://surabayanews.co.id