001aaapasmur

Sebanyak 1.000 paket sembako langsung habis terjual dalam waktu sekitar satu jam dalam Pasar Murah di Guest House Pemkab Lamongan, Jumat (24/06). Harga jual yang sangat murah nampaknya menjadi penyebab cepatnya antrian yang mengular sejak jam 7 pagi itu menyusut.

Dalam setiap paket sembako itu berisi 10 kilogram beras, dua kilogram minyak goreng dan dua kilogram gula pasir dengan harga pasaran Rp 162 ribu. Namun oleh panitia, dijual dengan harga tebus Rp 25 ribu yang menggunakan sistem kupon.

Pasar murah itu sendiri disalurkan oleh salah satu BUMN pupuk di Gresik yang difasilitasi oleh Pemkab Lamongan.

Direktur SDM dan Umum perusahaan pelat merah tersebut, Rahmat Pribadi menyebutkan bahwa Program Pasar Murah BUMN 2016 ini merupakan gagasan Kementerian BUMN.

“Kami ada di sini dalam rangka melakukan Pasar Murah BUMN 2016 yang merupakan program gagasan dari Kementerian BUMN yang dilakukan secara nasional pada hari dan jam yang sama seluruh Indonesia. Paket sembako yang disalurkan juga sama yakni 1.000 paket sembao yang berisi 10 kg beras, 2 kg minyak goreng dan 2 kg gula pasir dengan harga tebus yang sama yakni Rp 25 ribu,” ungkap Rahmat Pribadi.

Dia berharap program ini agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. “Begitu pula dengan BUMN sendiri, semoga melalui kegiatan ini membawa berkah sehingga dapat mengembangkan usahanya lagi yang kemudian akan memberikan manfaat yang lebih besar lagi kepada masyarakat, “ imbuh dia.

Sementara Wakil Bupati Kartika Hidayati yang hadir bersama Sekkab Yuhronur Efendi memberikan apresiasinya kepada BUMN yang mengajak Pemkab Lamongan menyalurkan sembako pada Pasar Murah BUMN 2016 tersebut.

“Ini cukup menggembirakan karena memang setiap tahun Pemkab Lamongan selalu menyalurkan sembako murah dan pada kesempatan ini ditambah bantuan dari BUMN. Sehingga masyarakat dapat tersenyum di bulan Ramadhan ini, “ ujar Kartika Hidayati.