Seratus orang Pengrajin selama lima hari mulai Rabu, 11 Nopember 2015 mengikuti pelatihan peningkatan ketrampilan. Pembukaan acara ini dilakukan oleh H. Iskandar Syaichu, SE anggota Komisi VI DPR RI, bertempat di Mahkota Hotel.
Dari peserta sebanyak itu terdiri kelompok Industri Kecil dan Menengah (KM) Bengkel, Konveksi, Furniture, Olahan ikan dan IKM Tenun,Ikat, masing-masing 20 orang.
Pada kesempatan tersebut Iskandar Syaichu mengatakan, para pengrajin atau IKM selain menguasai bidangnya juga mengetahui tentang pangsa pasar serta tanggap pada kondisi terkini. Sebentar lagi kita akan memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).
“Produk-produk dari luar negeri tepatnya negara Asean beserta pula tenaga kerjanya akan memasuki negara kita. Kita harus betul-betul menyiapkan diri baik pada kualitas produk kita juga kemampuan dari SDM nya, diantaranya berbahasa inggris. Saat ini warga negara tetangga kita sudah belajar bahasa Indonesia. Mereka sudah menyiapkan diri bila nanti masuk ke negara kita. Dari itu marilah kita bersiap diri agar produk-produk kita tetap bisa eksis di pasaran serta kita selalu berusaha jangan sampai ketinggalan informasi,” kata politisi dari Fraksi PPP ini.
Sementara itu ditempat yang sama Ir. Roy Sianipar, MM Direktur IKM Wilayah II Kementrian Perindustrian RI, menjelaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan terus berupaya meningkatkan kualitas SDM para pelaku IKM sehingga diharapkan bisa menghasilkan kualitas produk yang bagus dan bisa bersaing di pasaran. “Kami akan selalu berusaha untuk memberikan ilmu dan ketrampilan yang terbaik untuk para pelaku IKM. Karena dengan begitu bisa menambah wawasan serta pola pikir yang maju dan akhirnya diharapkan berani dan produknya bisa bersaing di pasaran”, tegas Roy Sianipar.
Kepala Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (Kopindag) Lamongan Drs. Gunadi, S Sos, MM menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang tiada hentinya memberikan perhatiannya untuk kemajuan para IKM Lamongan. “Selama ini disamping kami dari Pemkab Lamongan juga terus memprogram pelatihan, study banding untuk memajukan SDM para IKM, pemerintah pusatpun secara terprogram terus memberikan pendidikan dan pelatihan. Itu menunjukkan bahwa demikian pentingnya para IKM agar bisa terus berkembang dan mampu bersaing dalam segala kondisi”, harapnya.
Untuk instruktur selain dari Kementrian Perindustrian juga para praktisi. Para peserta selain mendapat materi pembelajaran juga peralatan bekerja.