seminar perawat

17 Nopember 2012

Kebangkitan kesadaran akan hak-hak asasi manusia khususnya dalam bidang kesehatan dan semakin tingginya pengetahuan pasien akan berbagai masalah kesehatan. Begitu hebatnya kemajuan ilmu dan teknologi bidang biomedis agaknya mengalihkan kepercayaan pasien terhadap keampuhan iptek kedokteran. Pasien perlu diberi peran untuk menilai mutu pelayanan sebagai upaya untuk mengendalikan pemberi jasa, seperti halnya terhadap pihak produsen (ada semangat perlindungan konsumen)

Sementara Seminar Keperawatan kemarin telah di buka oleh Direktur RSUD Dr.Soegiri Lamongan (Dr.Yuliarto Dwi Martono,MM.Kes) dengan materi “Etika, Disiplin dan Hukum Keperawatan Serta Perannya dalam Akreditasi Baru” beliau menyampaikan bahwa Para Tenaga Kesehatan / Perawat dituntut untuk melakukan kewajiban dan tugas profesinya dengan lebih hati-hati dan penuh tanggung jawab, mengapa perlu Bimtek Etika, Disiplin dan Hukum Keperawatan bagi perawat. Alasannya adalah :

  •         Yang dilayani manusia, keselamatan dan kesembuhan pasien merupakan tujuan utama 
  •         Pelayanan yang diberikan Perawat adalah pelayanan prima yang didasarkan metode yang mutakhir terbukti terbaik
  •         Perkembangan IPTEK Kesehatan / Keperawatan yang sangat cepat
  •         Pergeseran pola penyakit
  •         Peningkatan pengetahuan kesehatan dan kesadaran akan hak-hak pasien

Sementara Kompetensi Profesional Keperawatan Indonesia saat ini adalah :

  •         Pengetahuan cukup, ketrampilan klinik dan perilaku kurang 
  •         Masih tingginya kesalahan dalam mengelola pasien di Rumah Sakit & Tempat Praktek Perawata
  •         Masih tingginya ketidakpuasan Konsumen
  •         Maraknya tuntutan hukum yang diajukan masyarakat kepada tenaga keperawatan

seminar perawat1Untuk itu harapan kedepan setelah diadakan Seminar Bimtek tersebut bisa memberikan dampak Kualitas pelayanan yang profesional secara mandiri bagi Tenaga Paramedis di lingkungan RSUD Dr.Soegiri Lamongan. Pemateri di datangkan dari Surabaya yakni,  DR Andriyanto Ketua Divisi Majelis Tenaga Kesehatan  Provinsi (MTKP) Jatim merangkap Direktur Akademi Gizi di Surabaya. Seminar ditutup oleh Direktur RSUD Dr.Soegiri pada tanggal 27 Nopember 2012 beliau menyampaikan bahwa Seminar keperawatan ini jangan sampai putus di tengah jalan sehingga tidak ada kelanjutan bekal informasi terkini yang bisa di aplikasikan pada SDM tenaga Paramedis, untuk itu Seminar Keperawatan ini bisa berlanjut pada bulan maupun tahun berikutnya