RSUD LAKUKAN KEGIATAN BHAKTI SOSIAL HJL KE-448

RSUD Dr. Soegiri beserta OPD lainnya  berpartisipasi dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL)ke-448 ,Jum’at tgl.19 Mei 2017 ,Tepatnya pada saat Senam bersama seluruh OPD, di Alun – alun Kota Lamongan.  RUD Dr. Soegiri memberikan layanan gratis dalam kegiatan  HJL ke-448 yang telah dilaksanakan di Alun-alun.  diantaranya, Donor Darah, Pemeriksaan GDA (Gula Darah Acak) dan Konsultasi Kesehatan . Kegiatan ini juga diadakan Pemasangan KB  Inplan oleh petugas PLKB Kab. Lamongan serta di adakan lomba – lomba yakni  Lari Kelereng dan nyunggi tampah oleh tim penggerak PKK dan Dharma Wanita Kab. Lamongan .Dalam Kesempatan bupati Lamongan Fadeli,SH,MM serta Wakil Bupati Hj. Kartika Hidayati serta rombongan PKK dan Dharma Wanita pada acara  di hadapan para pengunjung  atau masyarakat yang hadir dalam acara bakti sosial menyampaikan, bahwa bakti sosial Hari Jadi Lamongan (HJL) ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat khususnya Kab. Lamongan.

Bupati juga mengucapkan terima kasih pada masyarakat yang berpartisipasi tinggi dalam pembangunan di kab Lamongan diantaranya Program Kesehatan dan lingkungan sehingga meraih prestasi dalam memajukan program Kab. Lamongan berjalan sesuai rencana..

Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan salah satu bentuk kepedulian RSUD Dr. Soegiri terhadap kesehatan masyarakat. Masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial ini, dilihat dari jumlah masyarakat mengunjungi Tribun yang sudah mengantri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Banyak sekali masyarakat yang mengungkapkan kegembiraannya karena mereka merasa sangat terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis ini. PKRS RSUD Dr.Soegiri Lamongan .

 

Hari Kartini di Lingkungan RSUD Dr.Soegiri Lamongan

Banyak cara dilakukan Intansi untuk memperingati Hari Kartini. Seperti misalnya berkebaya ala Kartini atau menggelar kegiatan lainnya.

Namun berbeda dengan yang dilakukan oleh Karyawan / karyawati RSUD Dr. Soegiri Lamongan. Memperingati Hari Kartini 21 April 2017 ini, selain dengan mewajibkan seluruh karyawan perempuannya mengenakan kebaya, pihak manajemen juga membagi-bagikan Coklat atau Sivenir lain kepada pasien dan keluarga pasien.

Seperti disampaikan Oleh salah satu karyawan, melalui rilis yang diterima , Jumat (21/4). Ia mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April.

Dikatakannya, menggelar kegiatan bagi-bagi coklat dan souvenir spesial di lingkungan rumah sakit. Di mana untuk memberikan rasa akrab serta kebersamaan dalam memperingati Hari Kartini serta memaknai perjuangan pahlawan wanita Indonesia sebagai symbol perjuangan wanita Indonesia.

Memaknai perjuangan R.A. Kartini akan terlihat jelas ketika kita memaknai “emansipasi” yang diperjuangkan beliau. Emansipasi yang diajarkan R.A. Kartini adalah adanya persamaan hak antara laki-laki dan perempuan dalam menuntut ilmu,.

”Karena kami peduli dengan perjuangan para Kartini masa kini, makanya kami menggelar kegiatan ini,”.

Dari bagi-bagi Coklat dan Souvenis special ini yang dikhususnya untuk kaum perempuan ini, diharapkannya, para Kartini di Lamongan khususnya, menyadari betul akan pentingnya memaknai perjuangan beliau. Karena biar bagaimanapun perkembangan para pejuang kartini diera tehnologi lebih maju salah satunya dari buah karya kartini-kartini jaman sekarang, itulah mengapa kami bagikan coklat dan souvenir ini.  (PKRS RSUD Dr. Soegiri Lamongan)

BUPATI LAMONGAN RESMIKAN GEDUNG BARU RSUD Dr. SOEGIRI LAMONGAN

RSUD Dokter Soegiri Lamongan saat ini memiliki Gedung Kembar, dan kini bisa dipergunakan. Acara peresmiannya dilakukan oleh Bupati Lamongan, Fadeli pada hari Rabu (05/04/2017).

Fasilitas baru yang sudah operasional, yaitu Gedung Rawat Inap Bougenvile, Gedung Rawat Inap Dahlia, Gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS), Gedung Ponek, dan Gedung VVIP.

Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Mahdumah Fadeli (Ibu Fadeli). Dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti pembangunan gedung. Wabup Kartika Hidayati dan sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Dalam penjelasannya, Direktur RSUD dr. Soegiri Dr. Yuliarto menyampaikan tahun 2016 RSUD Dr. Soegiri sudah mendapatkan akreditasi lulus tingkat paripurna.

“Pada akhir tahun 2016 RSUD Dr. Soegiri telah mendapatkan akreditasi lulus tingkat paripurna. Sebuah penilaian akreditasi untuk pelayanan kesehatan rumah sakit. Hal ini tidak terlepas dari dukungan Pemkab Lamongan, terutama Bupati Fadeli untuk meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Lamongan, “ jelas Direktur RSUD Dr. Soegiri Dr. Yuliarto Dwi M,MM.Kes.

Pada giliran Bupati Fadeli dalam sambutannya mengungkapkan, Fadeli memberikan apresiasi kepada manajemen RSUD Dr. Soegiri, yang selama dua tahun terakhir ini mengalami perubahan yang signifikan dalam pelayanan kesehatan.

“Dua tahun terakhir ini banyak perubahan yang terjadi di RSUD dr. Soegiri. Apalagi dalam bidang pelayanan kesehatan, Ditambah dengan peresmian lima fasilitas kesehatan tersebut, dia berharap pelayanan kesehatan akan semakin meningkat. Terutama pelayanan untuk kelas III semoga akan semakin baik. Jika (gedung) ini belum cukup, “Pasien mencari dimana pelayanan yang terbaik. Jika rumah sakit ini ingin bersaing dengan rumah sakit swasta, maka mau tidak mau kenyamanan dan pelayanan harus terus ditingkatkan, “ tambahnya.

Di jelaskan juga oleh Fadeli, belum lama ini telah bertemu dengan pihak BPJS terkait jangkauannya terhadap masyarakat.`Dirinya berharap agar jangkauan pelayanannya bisa mencapai 85 persen.

“Sampai dengan saat ini masyarakat yang tercover dalam BPJS di Kabupaten Lamongan masih 55 persen. Nantinya kami berharap itu bisa naik menjadi 85 persen. Saya juga sudah mendiskusikan, agar BPJS dalam memberikan layanan kesehatan terhadap masyarakat tidak membedakan dia itu masuk kelas III, II ataupun I. Harus disamakan,” jelas Bupati Fadeli.

Dalam peresmian itu staf RSUD dr. Soegiri sempat melakukan demo untuk simulasi code blue. Yakni kode isyarat yang digunakan untuk menandakan adanya seorang pasien yang sedang mengalami serangan jantung (cardiac arrest), atau mengalami situasi gagal nafas akut (respiratory arrest). Kode itu juga digunakan untuk situasi darurat lainnya yang menyangkut dengan keamanan nyawa pasien.

????????????????????????????????????

pada kesempatan keliling gedung, Bupati, Wakil Bupati sempat mengunjungi ruangan Gedung Ponek. PONEK adalah Pelayan Obstetrik dan Neonatal Emergensi Komprehensif di Rumah Sakit, meliputi kemampuan untuk melakukan tindakan :
– seksia sesaria,
– Histerektomi,
– Reparasi Ruptura Uteri, cedera kandung/saluran kemih,
– Perawatan Intensif ibu dan Neonatal,
– Tranfusi darah.
PONEK 24 Jam di RSUD Dr, Soegiri Lamongan yang memiliki kemampuan serta fasilitas PONEK siap 24 jam untuk meberikan pelayanan terhadap ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir dengan nkomplikasi baik yang datang sendiri atau atas rujukan kader/masyarakat, bidan di desa, Puskesmas

RSUD dr. Soegiri saat ini sudah memiliki fasilitas kesehatan modern dengan harapan kualitas pelayanan akan lebih baik dan terus lebih baik (PKRS RSUD Dr. Soegiri Lamongan).

Kerja Bhakti Lingkungan RSUD Dr. Soegiri Lamongan dilanjutkan

RSUD Dr. Soegiri Lamongan mengadakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan rumah sakit tahap ke dua yang seblumnya sudah dilakukan minggu kemaren . Acara yang dimulai pukul 07.30 sampai dengan pukul 10.30 tersebut difokuskan pada area sekitar Trotoar taman tepatnya depan Rumah Sakit dan di area Parkir Timur. Hal ini dikarenakan ada beberapa ranting dan daun dampak dari hujan angin sehingga mengotori diarea Parkir timur dan sekitarnya, Sehingga kebersihan sekitar Parkir Timur sangat diperhatikan, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Dr. Segiri yang turut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti terlihat bersemangat membersihkan area jalan dan sekitar Parkir Timur tersebut. Sebagian pegawai lainnya seperti minggu kemaren tidak berpartisipasi langsung kegiatan kerja bakti karena tetap bertugas melaksanakan pelayanan kesehatan di masing-masing unit kerja. Setelah Sepanjang Trotora depan Rumah sakit dan Parkir Timur dirasa bersih dan rapi, pegawai yang berpartisipasi dalam kerja bakti kembali ke masing-masing unit kerja. Semangat kerja bakti dan gotong royong diharapkan dapat selalu terus dijaga oleh civitas hospitalia, tidak hanya dalam kebersihan, melainkan pada seluruh aspek pelayanan kesehatan rumah sakit.(PKRS RSUD Dr. Soegoiri Lamongan)

KERJA BAKTI MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN RUMAH SAKIT

Jum’at 17 Maret 2017, RSUD Dr. Soegiri Lamongan mengadakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan rumah sakit. Acara yang dimulai pukul 07.30 sampai dengan pukul 10.30 tersebut difokuskan pada area sekitar Parkir Barat. Hal ini dikarenakan ada beberapa pohon lindung yang ada di sekitar jalan sedikit menngagu pengguna jalan di sepanjang jalan menuju Akper serta fasiltas lain yang berdekatan dengan jalan, sehingga kebersihan sekitar Parkir barat sangat diperhatikan demi kelancaran Pengguna jalan, Direktur RSUD Dr. Segiri Dr. Yuliarto Dwi martono yang turut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti terlihat bersemangat membersihkan area jalan tersebut. Sebagian pegawai lainnya tidak berpartisipasi langsung kegiatan kerja bakti karena tetap bertugas melaksanakan pelayanan kesehatan di masing-masing unit kerja. Setelah Sepanjang jalan di sekitar Parkir Barat dirasa bersih dan rapi, pegawai yang berpartisipasi dalam kerja bakti kembali ke masing-masing unit kerja. Semangat kerja bakti dan gotong royong diharapkan dapat selalu dijaga oleh civitas hospitalia, tidak hanya dalam kebersihan, melainkan pada seluruh aspek pelayanan kesehatan rumah sakit.(PKRS RSUD Dr. Soegoiri Lamongan)

Hari Ginjal Sedunia 2017

Sejarah Hari Ginjal Sedunia

Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day) pertama kali diusulkan oleh Joel Kopple, seorang pendiri IFKF (Internasional Federation of Kidney Foundation), pada Tahun 2003. Ia berpendapat bahwa penyakit ginjal kronik adalah masalah kesehatan masyarakat yang sangat kurang mendapat perhatian dari pemerintah, terbukti dengan jarangnya dilakukan kegiatan yang berhubungan dengan masalah kesehatan ginjal. Usulan tersebut baru disetujui oleh ISN (Internasional Society of Nephrology) pada tahun 2005. Akhirnya peringatan WKD I jatuh pada tanggal 7 Maret 2006 dan akan diperingati setiap tahun pada hari Kamis minggu kedua bulan Maret. Dan pada tahun ini jatuh pada hari ini Kamis tanggal 9 Maret 2017.

Tema

Tahun ini Hari Ginjal Sedunia mengusung tema tentang konsekuensi berbahaya dari obesitas dan hubungannya dengan penyakit ginjal, advokasi langkah-langkah gaya hidup sehat dan kebijakan kesehatan yang  preventif.

Selamat Hari Ginjal Sedunia!

RSUD Dr. SOEGIRI LAKUKAN PENCEGAHAN HEPATITIS B PADA KARYAWANNYA

Sebagai upaya menjaga kesehatan karyawan dan mencegah dari penularan penyakit khususnya hepatitis B, maka sub komite PPI bekerjasama dengan Bidang Mutu dan Keperawatan RSUD Dr. Soegiri Lamongan melaksanakan vaksinasi hepatitis B.

Pemberian vaksinasi hepatitis B tersebut diprioritaskan  pada unit-unit Ruangan di RSUD Dr. Soegiri Lamongan yang berisiko tinggi terhadap penularan hepatitis B.

Peserta vaksin hepatitis B adalah karyawan RSUD Dr. Soegiri Lamongan yang meliputi dokter, dokter gigi, perawat, bidan, petugas laborat, petugas bank darah, dan dll.

Vaksinasi hepatitis B ini dilaksanakan pada hari Senin dan Selasa (6 /3/2017) di Aula Lt.2 RSUD Dr. Soegiri Lamongan. Sebelum di berikan vaksinasi, para peserta di screening terlebih dahulu melalui uji darah di laboratorium. Jika hasilnya negatif maka baru dilakukan vaksinasi. Semua pembiayaan vaksin hepatitis B oleh Rumah Sakit (gratis bagi karyawan).

“Ini merupakan bagian tindak lanjut dari komitmen RSUD dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Selain itu juga untuk memberikan perlindungan kepada tim kesehatan yang rentan terhadap tertularnya berbagai penyakit yang dibawa pasien,” kata Direktur RSUD Dr. Soegiri Dr. Yuliarto Dwi Martono,MM.Kes. Kemudian lanjutnya bahwa kegiatan tersebut merupakan program Penyegahan dan pengawasan Infeksi (PPI) yang merupakan salah satu item dalam penilaian Akreditasi rumah sakit. “Penilaian Akreditasi kita lulus dan tahun ini kita akan evaluasi supaya lebih meningkat” tegasnya.

Sekedar informasi tahapan vaksinasi Hepatitis B dilakukan 3 X, berdurasi 1 bulan. Untuk tahap pertama yakni pengecekan darah kelabolaturium yang di cek apakah karyawan terkena penyakit hepatitis B. Apabila tetserang penyakit itu, maka akan langsung di obati.

Kemudian kedua pemberian proteksi suntikan hepatitis dari bentuk pencegahan, untuk bulan pertama, dilanjutkan bulan kedua, dan seterusnya.

PENGUMUMAN PESERTA LOLOS SELEKSI WAWANCARA & KESEHATAN PESERTA LOLOS SELEKSI WAWANCARA & KESEHATAN RSUD Dr. SOEGIRI LAMONGAN TAHUN 2017

PENGUMUMAN

NOMOR : 810 / 0300 /413.209 / 2017

TENTANG

DAFTAR PESERTA LOLOS SELEKSI WAWANCARA & KESEHATAN

PENERIMAAN PEGAWAI BLUD NON PNS TENAGA KEPERAWATAN

RSUD Dr. SOEGIRI LAMONGAN

TAHUN 2017

 

DENGAN INI DIUMUMKAN NAMA – NAMA PESERTA PENERIMAAN PEGAWAI BLUD NON PNS TENAGA KEPERAWATAN RSUD DR. SOEGIRI LAMONGAN TAHUN 2017, YANG TELAH DINYATAKAN LOLOS SELEKSI WAWANCARA & KESEHATAN BISA DILIHAT DI PAPAN INFORMASI RSUD Dr.SOEGIRI LAMONGAN

BAGI PESERTA YANG TELAH DINYATAKAN LOLOS SELEKSI WAWANCARA & KESEHATAN WAJIB UNTUK :

  1. MENGIKUTI KEGIATAN ORIENTASI SELAMA 2 (DUA) BULAN,
  2. PELAKSANAAN ORIENTASI DIMULAI TANGGAL 1 MARET 2017 PADA PUKUL 09.00 S/D SELESAI DI R. AULA LT. 2 RSUD Dr. SOEGIRI LAMONGAN (PESERTA WAJIB HADIR 30 MENIT SEBELUM ACARA DIMULAI)
  3. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN ORIENTASI AKAN DIBERIKAN PADA SAAT PELAKSANAAN ORIENTASI.
  4. PESERTA BERPAKAIAN PUTIH-PUTIH DAN BERSEPATU.
  5. MEMBAWA PERLENGKAPAN ALAT TULIS.

 

                                                  LAMONGAN, 27 FEBRUARI 2017

                                                PANITIA PENERIMAAN

 

Penghargaan Zero Accident dari Gurbenur Jawa Timur kembali diterima RSUD Dr. Soegiri Lamongan

Penghargaan Zero Accident dari Gurbenur Jawa Timur kembali diterima RSUD Dr. Soegiri Lamongan. Ini merupakan penghargaan ke enam sejak tahun 2010-2016 atas prestasinya dalam melaksanakan Program Keselamatan Kerja (K3) Sehingga mencapai 8.188.969 Jam Kerja orang tanpa kecelakaan kerja  (Zero Accident) Terhitung sejak (1 Januari 2010 s/d 31 Oktober 2016). Penganugerahan Gelar Ketenagakerjaan 2017 bersamaan dengan Jatim Market Fair (JMF) yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi di JX Internasional Surabaya.

RSUD Dr. Soegiri Lamongan termasuk salah satu penerima Zero Accident Award bersama 144 perusahaan lainnya di Jawa Timur yang terdiri dari  116 perusahaan besar, 21 perusahaan menengah dan 7 perusahaan kecil. Penghargaan Program Kecelakaan Nihil atau Zero Accident Award diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf. RSUD Dr. Soegiri Lamongan diikutsertakan oleh Dinas Sosial  Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Lamlongan dalam rangka Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kerja RSUD Dr. Soegiri.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan Penganugerahan kepada Bupati / Walikota dalam kategori Pembina K3 yang pada hari itu diwakili Wakil Bupati Dra Hj. Kartika Hidayati,MM,MHP dalam membina perusahaan-perusahaan dan pemerintah kabupaten/kota dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf juga memberikan penghargaan gelar ketenagakerjaan tahun 2017 pada ratusan perusahaan dan sejumlah kabupaten/kota.  Penghargaan diberikan sebagai wujud apresiasi karena telah berpartisipasi mendorong kualitas dan kompetensi ketenagakerjaan semakin baik. “Penghargaan ini tentu menjadi motivasi dan sumber inspirasi bagi yang lain untuk memperhatikan kewajiban dan hak masing-masing antara pekerja dan perusahaan dalam lingkungan kerjanya.

Penganugerahan Gelar Ketenagakerjaan 2017 bersamaan dengan dibukanya Jatim Market Fair (JMF) yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi di JX Internasional Surabaya. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jatim  Hary Soegiri, program keselamatan K3 merupakan salah satu aspek perlindungan ketenagakerjaan, dan merupakan hak dasar dari setiap tenaga kerja yang ruang lingkupnya telah berkembang sampai kepada keselamatan dan kesehatan masyarakat secara nasional. Oleh karena itu, dalam kondisi apapun, K3 wajib dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar yang berlaku baik standar nasional maupun internasional.

Bagi RSUD Dr.Soegiri Lmongan mendapatkan Zero Accident Award bukanlah merupakan tujuan utama, atau sekadar kebanggaan semata, namun lebih dari itu, Zero Accident adalah bentuk komitmen yang kuat dan kepedulian yang tinggi dari jajaran direksi terhadap karyawan dalam rangka mewujudkan terciptanya kondisi di tempat kerja yang aman, nyaman, sehat dan produktif, serta menjamin keselamatan dan kesehatan kerja para karyawannya.

Menurut Direktur RSUD Dr. Soegiri Lamongan, sejak tahun 2010 RSUD Dr. Soegiri Lamongan telah berusaha membudayakan K3 di lingkungan kerjanya, hal ini dibuktikan dengan diraihnya Zero Accident Award dari Pemrov Jatim . Usaha, motivasi dan kesadaran yang tinggi dari jajaran direksi dan segenap karyawan, melalui Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) , telah membuahkan hasil yakni terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat  dan produktif sehingga terwujudlah program kecelakaan nihil di perusahaan.

Jajaran Direksi RSUD Dr. Soegiri Lamongan tak lupa mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang ikut berperan serta dalam mewujukan keselamatan dan kesehatan kerja. “Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari utamakan keselamatan dan kesehatan kerja,” (PKRS RSUD Dr. Soegiri Lamongan)

 

RSUD Dr.SOEGIRI LAMONGAN LAKUKAN PENERIMAAN PELAMAR PEGAWAI BLUD NON PNS TENAGA KEPERAWATAN PADA HARI PERTAMA

Untuk dapat memperoleh lapangan kerja pada lapangan-lapangan usaha terlebih di luar sektor usaha, pencari kerja harus memiliki keahlian atau keterampilan yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan dikerjakan. Dan lebih susah lagi orang yang tidak mempunyai ijazah tidak bisa diterima ditempat pekerjaan. Karena mengingat sekarang kita melamar kerja serba harus punya tanda bukti bahwa benar-benar layak untuk dipekerjakan.

RSUD Dr. Soegiri dalam pendataran hari pertama (30/01/17) antusiasme para pencari kerja untuk mengikuti seleksi Tenaga Non-PNS/Kontrak pada RSUD Dr. Soegiri yang menjadi kebanggaan masyarakat Lamongan ini. Hingga batas akhir pendaftaran yang di tutup pada tanggal 31 Januarai 2017 , pada hari pertama, panitia menerima kurang lebih 248 berkas dari para pelamar. Butuh waktu dan ketelitian untuk melakukan verifikasi berkas pelamar agar sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.

Pada bagian lain, Direktur RSUD Dr.Soegiri kembali menegaskan komitmen untuk melaksanakan rekrutmen secara transparan dan bebas KKN.

Perkiraan pada hari kedua akan lebih bertambah banyak dikarenakan pelamar rata-rata masih proses melengkapi berkas seperti Surat Keterangan Sehat dll.

Pengumuman lebih detail terkait hasil seleksi administrasi penerimaan Tenaga Non PNS/Kontrak RSUD Dr. Soegiri Lamongan di bulan Pebruari dapat diakses melalui website www.lamongankab.go.id/rsud-soegiri (pkrs RSUD Dr. Soegiri)