IKK Solokuro

KECAMATAN SOLOKUR0

 

perkembangan penduduk perkotaan akan membawa abnyak perubahan pada kondisi internal kota Perkembangan tersebut disebabkan pengaruh tingginya jumlah penduduk akibat keterbatasan lahan perkotaan clan semakin tingginya kebutuhan akan fasilitas clan utilitas kota termasuk kebutuhan akan perumahan. Sejak tahun 1990, kota kota di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat cepat baik dilihat dari jumlah penduduk maupun dari kemampuan ekonomisnya. Cepatnya pertambahan penduduk kota, disebabkan oleh tersedianya faslitas yang lengkap dan adanya proses urbanisasi yang bergerak cepat Perkembangan kota clan kecenderungan ini jelas tidak sehat clan membawa konsekuensi negatif yang luas bagi perkembangan kota khususnya di Indonesia, Oleh Sabab. itu perlu suatu antisipasi dan pengelolaan kota yang berdampak pada perkembangan kota. proses timbal balik ini melahirkan suatu sistem kota kota yang membentuk tata jenjang komunitas. Kota terkecil dalam sistem ini mengembangkan kemampuan untuk melayani daerah belakang (hinterland) tertentu, yang sebaliknya juga mendukung kegiatan kota. Sedangkan kota tersebut juga merujuk ke kota pada peringkat diatasnya untuk kegiatan dan pelayanan yang lebih tingg Dari proses ini akan lahir kota kota baru di sekeliling sebuah kota induk/pusat kota. Kota Lamongan sebagai kota yang termasuk dalam Gerbangkertosusila selain melayani kotanya sendiri, juga memiliki jangkauan pelayanan regional sampai ke wilayah sekitamya (Hinterland). dengan kata lain, kota seperti Lamongan ini juga berfungsi sebagai pusat jasa cdan distribusi bagi wilayah disekitarnya. Adanya dualisme fungsi ini membawa dampak terhadap ruang kota, yaitu terhadap kawasan pusat kota, kawasan hunian kawasan fasilitas umum clan beberapa kawasan lainnya.