Renungan

40Air adalah nikmat dan karunia Tuhan yang luar biasa bagi umat manusia.

Air adalah ibarat dua sisi mata uang. Di satu sisi, dengan kelembutannya mampu menghilangkan dahaga manusia ketika haus, dengan kelembutannya

mampu membersihkan segala kotoran yang melekat. Namun sisi yang lain air bisa mendatangkan bencana yang maha dahsyat sebagaimana tsunami Aceh beberapa tahun yang silam.

Air juga menjadi sumber kehidupan yang paling penting. Hakikatnya lembut, namun kekuatan yang dikandungnya sangat luar biasa.

“Bagi kita air sungguh dahsyat dan luar biasa. Ternyata dibalik semua hikmah dan kejadian yang ditimbulkan oleh air adalah sebagai akibat perlakuan kita terhadap air”.
Betapa sangat disayangkan terjadinya penggundulan hutan di daerah sekitar tangkapan air, kemudian praktik pengolahan tanah yang menyalahi kaidah, yang pada akhirnya berakibat pada menurunnya kualitas dan kuantitas air. Contoh kerusakan lingkungan yang paling gampang bisa dilihat dari lingkungan sekitar kita yang kurang terjaga kebersihannya. Lingkungan yang tidak bersih pada akhirnya akan menyebabkan berkurangnya kualitas dan ketersediaan air.

Kita harus percaya, air sesungguhnya bisa merespon perlakuan yang diberikan kepadanya, baik berupa kata-kata, tulisan, slogan, gambar maupun suara.
Secara ilmiah hal ini juga telah dibuktikan Dr. Masaru Emoto, seorang peneliti dan penulis berbagai buku tentang keajaiban air, yang membuktikan bahwa bentuk bentuk sempurna air adalah heksagonal (segi enam) dengan berbagai hiasan kristal indah yang membentuknya. Air heksagonal ialah air yang sangat penting bagi kesehatan karena berperan sebagai oksidan.

oleh sebab itu, sudah sepatutnya kita harus memperlakukan air dengan baik, seperti tidak membuang sampah atau limbah ke air, sehingga diharapkan air dapat memberikan kehidupan yang bagus, bukan sebaliknya mendatangkan bencana, seperti banjir dan bencana lainnya yang disebabkan oleh air.
“Air merupakan sumber kehidupan di muka bumi ini, kita semua bergantung pada air. Kita memerlukan air yang dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. tapi pada akhir-akhir ini, persoalan penyediaan air yang memenuhi syarat menjadi masalah seluruh umat manusia. Dari segi kualitas dan kuantitas air telah berkurang yang disebabkan oleh pencemaran. Kita sebagai warga Lamongan sangat berharap semoga Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Lamongan di masa-masa mendatang mampu menjadi yang terbaik memenuhi kebutuhan masyarakat Lamongan dalam bidang air.

BERITA PDAM

imagefgtgyhdfsDirektur PDAM Lamongan M. Maksum menyatakan, pendistribusian air PDAM Lamongan ke pelanggan berangsur-angsur normal kembali mulai hari ini, Senin (05/03/2013).

Dia mengungkapkan, tidak mengalirnya air PDAM selama tiga hari sejak Jumat (01/03/2013) hingga Minggu (03/03/2013) lalu disebabkan adanya kerusakan pipa PDAM di Kota Babat dan pemadaman Listrik di wilayah Lamongan.

“Sentral kelistrikannya itu padam sehingga semua pompa itu tidak bisa dihidupkan,” kata Direktur PDAM dengan low profilnya. Dia menambahkan, pihaknya sudah memanggil teknisi perusahaan Grondfos dari Jakarta yang membidangi kelistrikan dan perpipaan air sebagai mitra PDAM. Tetapi teknisi perusahaan itu tidak bisa datang ke Bangka karena sedang bertugas di Jambi. “Alternatifnya saya minjam remote control-nya, dikirim karena remote control itu tidak diperjualbelikan. Itu hak patennya dipegang oleh Grondfos. Harganya tidak mahal, remote control itu sekitar Rp 10 juta, kita beli berapapun mampu tetapi tidak dijual sehingga kami pinjam,” kata beliau. Namun diakui M. Maksum, pendistribusian air ke pelanggan PDAM Lamongan belum normal karena masih dalam tahap pengisian bak persediaan PDAM yang sebelumnya kosong. “Daerah rawan air, daerah yang topografinya tinggi sampai keadaan ini masih banyak yang belum bisa ngocor, namun sabar karena siang ini sudah bisa normal kembali,” Menurutnya untuk daerah yang jauh dan berada di dataran tinggi seperti di wilayah Graha maupun Perumda Deket serta daerah lainnya, air cukup lama untuk bisa mengalir normal kembali. Untuk mengatasi kesulitan air pelanggan, pihak ¬†PDAM akan memperpanjang jam operasional. “Kita tidak ada rencana membagi-bagi pengaliran, masih tetap seperti biasa cuma kondisi saat ini diakibatkan belum normalnya kapasitas air yang ada di pipa,” ungkap Direktur yang piawai..