KANTOR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH

KANTOR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH JL. Basuki Rahmat NO. 1 Telp (0322) 313449 LAMONGAN E-mail : kppd@lamongankab.go.id web site : http://lamongankab.go.id/instansi/litbang/ More »

Kerja Bakti

Kerja Bakti Bukan Hanya Untuk Adipura More »

PENELITIAN RESTRIBUSI PENDAPATAN PASAR HEWAN DI KABUPATEN LAMONGAN

Kerjasama; KANTOR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH (LITBANGDA) KABUPATEN LAMONGAN Dengan LPPM UNISLA LAMONGAN TAHUN 2011 More »

Gerak Jalan Mayangkara

Gerak jalan mayangkara adalah gerak jalan dengan rute sejauh 22 KM yang dimulai dari gedung Mayangkara yang berada di Kecamatan Mantup dan berakhir di depan Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan. More »

 

MIE INSTAN “SEEDPPA NOODLE”

Biji ketapang (Terminalia catappa) yaitu biji dari buah pohon ketapang yang tumbuh subur di daerah tropis, termasuk Indonesia. Oleh masyarakat sekitar pohon ketapang ini hanya dijadikan pohon peneduh saja. Pohon ketapang sendiri juga menghasilkan buah, tapi buahnya tersebut tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Padahal di dalam buah ketapang tersebut terdapat biji ketapang yang memiliki keunggulan dalam segi gizi. Untuk itu, biji ketapang yang terbuang akan dijadikan sebagai olahan mie instan dengan nama “Seedppa Noodle”. Yang memiliki kelebihan yaitu protein, serat, vitamin, karbohidrat yang rendah kalori dan baik untuk penderita penyakit diabetes melitus.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan manusia dalam memanfaatkan biji ketapang sebagai olahan makanan yang memiliki nilai jual, untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan biji ketapang dapat dijadikan produk mie instan “Seedppa Noodle”, tanggapan masyarakat terhadap hasil olahan mie instan dari biji ketapang “Seedppa Noodle”, serta mengetahui prospek usaha biji ketapang menjadi mie instan “Seedppa Noodle” sebagai menu hemat bergizi 5 in 1 yang siap  hadapi pasaran.

Pedoman Penganugerahan INOTEK Tingkat Jawa Timur Tahun 2014

BAB I

PENDAHULUAN

 

A. LATAR BELAKANG

Inovasi  Teknologi  adalah  suatu  proses  perbaikan  teknologi  yang  dikembangkan  dan digunakan  secara  luas berupa formulasi baru.  Inovasi  teknologi dapat  berupa penelitian, pengembangan,  demonstrasi  dan  penyebaran yang mengarah pada pengembangan IPTEK. Merujuk pasal  12  ayat  (1)  Undang-Undang  Nomor  18  Tahun    2002 tentang  Sistem Nasional  Penelitian,  Pengembangan  dan Penerapan  IPTEK  bahwa dalam  meningkatkan keahlian, kepakaran,  serta  kompetensi  manusia  dan pengorganisasiannya,  setiap  unsure kelembagaan  ilmu pengetahuan  dan  teknologi  bertanggung jawab mengembangkan  struktur dan  strata  keahlian,  jenjang karier  sumberdaya  manusia,  serta  menerapkan  system penghargaan dan sanksi yang adil di lingkungannya sesuai dengan  kebutuhan  dan  kemajuan ilmu  pengetahuan  dan  teknologi.

Dalam  konteks  pengembangan  inovasi  di  tingkat Daerah, mengacu pada pasal 219 ayat (1) Undang-Undang Nomor  32  Tahun  2004  tentang  Pemerintahan  Daerah mengamanatkan Pemerintah  memberikan  penghargaan dalam  penyelenggaraan pemerintahan daerah.  Sebagai kepanjangan  Pemerintah  Pusat,  Pemerintah  Provinsi  Jawa Timur  berinisiatif meningkatkan  percepatan  pembangunan IPTEK melalui penggalian inovasi teknologi dan sumberdaya  IPTEK  yang  ada  di  Daerah  dengan  memberikan  Penganugerahan Inovasi Teknologi Award Tingkat Provinsi  Jawa Timur.

Kajian Dampak Pembakaran Timah Terhadap Masyarakat

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil pengumpulan data primer dan sekunder serta analisa, dapat disimpulkan beberapa hal terkait dengan kegiatan daur ulang aki bekas di Kecamatan Pucuk yaitu:

  1. Kegiatan peleburan timah yang merupakan daur ulang aki bekas di lokasi penelitian menghasilkan limbah cair. Dari uji laboratorium dapat diketahui bahwa limbah cair tersebut mengandung Timah Hitam (Pb) dan Sulfat dengan kadar yang berbeda-beda pada setiap lokasi. Dari hasil analisa statistik dapat disimpulkan bahwa  terdapat perbedaan signifikan antara kadar Pb di Kecamatan Pucuk  dengan Kecamatan Sekaran. Hal ini berkaitan dengan jarak antara sumber limbah cair dengan lokasi badan air. Keadaan ini menunjukkan bahwa limbah cair yang dihasilkan dari kegiatan daur ulang aki bekas mengakibatkan pencemaran air, terutama di lokasi di dekat lokasi kegiatan.
  2. Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 03 tahun 2010 menunjukkan bahwa kandungan Timbal (Pb) masih memenuhi persyaratan baku mutu. Sedangkan berdasarkan  Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 45 Tahun 2002 tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Industri atau Kegiatan lainnya di Jawa Timur, air di lokasi tersebut tidak dapat dimasukkan sebagai air kelas satu yaitu air yang peruntukannya dapat digunakan untuk air baku air minum dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut. Akan tetapi air tersebut masih dapat digunakan dapat digunakan untuk prasarana / sarana rekreasi, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air untuk mengairi pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.