KANTOR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH

KANTOR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH JL. Basuki Rahmat NO. 1 Telp (0322) 313449 LAMONGAN E-mail : kppd@lamongankab.go.id web site : http://lamongankab.go.id/instansi/litbang/ More »

Kerja Bakti

Kerja Bakti Bukan Hanya Untuk Adipura More »

PENELITIAN RESTRIBUSI PENDAPATAN PASAR HEWAN DI KABUPATEN LAMONGAN

Kerjasama; KANTOR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH (LITBANGDA) KABUPATEN LAMONGAN Dengan LPPM UNISLA LAMONGAN TAHUN 2011 More »

Gerak Jalan Mayangkara

Gerak jalan mayangkara adalah gerak jalan dengan rute sejauh 22 KM yang dimulai dari gedung Mayangkara yang berada di Kecamatan Mantup dan berakhir di depan Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan. More »

 

Seminar Hasil Penelitian dan Kajian Kantor Litbangda Kabupaten Lamongan Tahun 2014

Pada hari Kamis  tanggal 20 November 2014  kantor Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Lamongan mengadakan seminar “Seminar Hasil Hasil Penelitian dan Kajian Kantor Litbangda Kabupaten Lamongan Tahun 2014”.

Seminar yang dijadwalkan mulai pukul 8 pagi  ini dibuka oleh Yuhronur Efendi, SE., MM., MBA Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan. Peserta seminar dari kepala SKPD sekabupaten Lamongan dan Camat seKabupaten lamongan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bensin naik, peneliti Tangerang kembangkan motor bertenaga gas

Dalam beberapa hari ini, banyak aksi memborong Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya premium karena pemerintah kabarnya akan menaikkan harga BBM sebentar lagi.
Namun nampaknya akan angin segar terkait naiknya harga BBM. Tim peneliti dari Universitas Surya, Tangerang, berhasil mengembangkan sebuah kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar gas (BBG) sebagai sumber energinya.

"Motor karya kami bekerja dengan konverter kit yang merubah gas menjadi sumber energi baru pada motor," kata Direktur Peneliti Pusat Inovasi dan Sertifikasi Universitas Surya, Pudji Untoro di Serpong, Tangerang, Banten, seperti dikutip dari Antara, Senin (10/11).

Pudji menjelaskan, konverter kit adalah rangkaian alat yang berfungsi mengalirkan gas dari tabung ke mesin sesuai dengan kebutuhan motor dan pengemudi.

Meskipun penelitian mengenai motor berbahan bakar gas sudah pernah dilakukan oleh peneliti-peneliti sebelumnya, jelas dia, namun pihaknya mengklaim bahwa kinerja motor BBG karya timnya merupakan yang paling sempurna.

"Motor kami telah mengalami penyempurnaan dari penelitian-penelitian sebelumnya, di mana motor dapat dinyalakan dengan mudah dan langsam," katanya.

Selain itu dia menambahkan, motor BBG karyanya juga tidak menemui masalah gas seperti penelitian-penelitian sebelumnya yang mati apabila digas terlalu pelan ataupun digas terlalu kencang.

"Di motor kami, mau gas pelan ataupun kencang tidak ada masalah," katanya.

Kompor ini bisa isi baterai smartphone dan kurangi risiko kanker

Jacqueline Nguyen, mahasiswa asal Filipina dan rekannya Mark Webb berhasil membuat kompor tungku yang bisa digunakan untuk memasak, mengisi baterai smartphone, serta minim emisi yang mana bisa mengurangi penyebab kanker.

Ide pembuatan kompor bernama K2 cook stove ini dicetuskan setelah kedua orang ini berkunjung ke Filipina dan melihat masih banyak keluarga yang menggunakan kompor tungku berbahan bakar kayu dan plastik yang menghasilkan banyak asap.

Padahal asap yang mengandung banyak zat karsinogenik dan zat berbahaya lainnya ini telah menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia, lebih tinggi dari HIV dan malaria.

Webb sendiri mengklaim jika K2 Cook Stove ini lebih ramah lingkungan dengan menghasilkan asap 95 persen lebih sedikit daripada kompor tungku biasa. Hal ini karena kompor ini dibuat dengan desain geometris yang unik dan dibekali sistem penyedot udara berupa kipas listrik.

Kajian Pengelolaan Sampah terpadu Bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan

KESIMPULAN  DAN  REKOMENDASI

 

A. Kesimpulan

Sistem pengelolaan sampah terpadu yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten  Lamongan sudah sesuai dengan Undang-undang No 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah. Adapun kesimpulan dari  Kajian Pengelolaan Sampah Terpadu  bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan adalah :

  1. Dinas PU Cipta Karya  sudah berupaya secara maksimal tentang pengelolaan sampah terpadu yang dimulai dari hulu ke hilir. Namun demikian karena keterbatasan  biaya operasional maka berakibat bahwa tidak semua TPS di Kabupaten  Lamongan dapat dilayani oleh kendaraan pengangkut sampah sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam pengelolaan sampah terpadu. Yang biasa dilayani oleh kendaraan pengangkut sampah adalah jalur resmi yang beroperasi di dalam wilayah Kecamatan Lamongan. Sebagai contoh untuk pengambilan sampah di TPS Desa Deket Wetan dan Desa Dinoyo Kecamatan Deket serta TPS Desa Bakalan Pule Kecamatan Tikung tidak dapat dilayani oleh jalur resmi karena kendala keterbatasan dana operasional. Untuk mengatasi hal ini Desa Deket Wetan, Desa Dinoyo serta Desa Bakalan Pule menyediakan biaya operasional untuk pengambilan sampah di TPS masing-masing sehingga sampah di TPS tersebut bisa diangkut oleh petugas dari kendaraan pengangkut sampah walaupun tidak semua sampah bisa diangkut.