KANTOR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH

KANTOR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH JL. Basuki Rahmat NO. 1 Telp (0322) 313449 LAMONGAN E-mail : kppd@lamongankab.go.id web site : http://lamongankab.go.id/instansi/litbang/ More »

Kerja Bakti

Kerja Bakti Bukan Hanya Untuk Adipura More »

PENELITIAN RESTRIBUSI PENDAPATAN PASAR HEWAN DI KABUPATEN LAMONGAN

Kerjasama; KANTOR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH (LITBANGDA) KABUPATEN LAMONGAN Dengan LPPM UNISLA LAMONGAN TAHUN 2011 More »

Gerak Jalan Mayangkara

Gerak jalan mayangkara adalah gerak jalan dengan rute sejauh 22 KM yang dimulai dari gedung Mayangkara yang berada di Kecamatan Mantup dan berakhir di depan Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan. More »

 

Kajian Pengelolaan Sampah terpadu Bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan

KESIMPULAN  DAN  REKOMENDASI

 

A. Kesimpulan

Sistem pengelolaan sampah terpadu yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten  Lamongan sudah sesuai dengan Undang-undang No 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah. Adapun kesimpulan dari  Kajian Pengelolaan Sampah Terpadu  bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan adalah :

  1. Dinas PU Cipta Karya  sudah berupaya secara maksimal tentang pengelolaan sampah terpadu yang dimulai dari hulu ke hilir. Namun demikian karena keterbatasan  biaya operasional maka berakibat bahwa tidak semua TPS di Kabupaten  Lamongan dapat dilayani oleh kendaraan pengangkut sampah sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam pengelolaan sampah terpadu. Yang biasa dilayani oleh kendaraan pengangkut sampah adalah jalur resmi yang beroperasi di dalam wilayah Kecamatan Lamongan. Sebagai contoh untuk pengambilan sampah di TPS Desa Deket Wetan dan Desa Dinoyo Kecamatan Deket serta TPS Desa Bakalan Pule Kecamatan Tikung tidak dapat dilayani oleh jalur resmi karena kendala keterbatasan dana operasional. Untuk mengatasi hal ini Desa Deket Wetan, Desa Dinoyo serta Desa Bakalan Pule menyediakan biaya operasional untuk pengambilan sampah di TPS masing-masing sehingga sampah di TPS tersebut bisa diangkut oleh petugas dari kendaraan pengangkut sampah walaupun tidak semua sampah bisa diangkut.

INOVASI TEKNOLOGI AWARD MEMBANGUN SISTEM PENILAIAN ONLINE KURIKULUM 2013

Penyelenggaraan pendidikan sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional diharapkan dapat mewujudkan proses berkembangnya kualitas pribadi peserta didik sebagai generasi penerus bangsa di masa depan, yang diyakini akan menjadi faktor determinan bagi tumbuh kembangnya bangsa dan negara Indonesia sepanjang zaman.

Dari sekian banyak unsur sumber daya pendidikan, kurikulum merupakan salah satu unsur yang memberikan kontribusi signifikan untuk mewujudkan proses berkembangnya kualitas potensi peserta didik. Jadi tidak dapat disangkal lagi bahwa kurikulum yang dikembangkan dengan berbasis pada kompetensi sangat diperlukan sebagai instrumen untuk mengarahkan peserta didik menjadi: (1) manusia berkualitas yang mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah; (2) manusia terdidik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri; dan (3) warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Kurikulum sebagaimana yang ditegaskan dalam Pasal 1 Ayat (19) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan langkah lanjutan Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dan KTSP 2006 yang mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu.

 

Baca Selengkapnya Disini

MIE INSTAN “SEEDPPA NOODLE”

Biji ketapang (Terminalia catappa) yaitu biji dari buah pohon ketapang yang tumbuh subur di daerah tropis, termasuk Indonesia. Oleh masyarakat sekitar pohon ketapang ini hanya dijadikan pohon peneduh saja. Pohon ketapang sendiri juga menghasilkan buah, tapi buahnya tersebut tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Padahal di dalam buah ketapang tersebut terdapat biji ketapang yang memiliki keunggulan dalam segi gizi. Untuk itu, biji ketapang yang terbuang akan dijadikan sebagai olahan mie instan dengan nama “Seedppa Noodle”. Yang memiliki kelebihan yaitu protein, serat, vitamin, karbohidrat yang rendah kalori dan baik untuk penderita penyakit diabetes melitus.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan manusia dalam memanfaatkan biji ketapang sebagai olahan makanan yang memiliki nilai jual, untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan biji ketapang dapat dijadikan produk mie instan “Seedppa Noodle”, tanggapan masyarakat terhadap hasil olahan mie instan dari biji ketapang “Seedppa Noodle”, serta mengetahui prospek usaha biji ketapang menjadi mie instan “Seedppa Noodle” sebagai menu hemat bergizi 5 in 1 yang siap  hadapi pasaran.

Untuk mencapai tujuan tersebut maka kami menggunakan beberapa metode penelitian yaitu, metode literatur, metode eksperimen, metode penyebaran angket, wawancara langsung, observasi, dan dokumentasi.

Baca Selengkapnya Disini

Pedoman Penganugerahan INOTEK Tingkat Jawa Timur Tahun 2014

BAB I

PENDAHULUAN

 

A. LATAR BELAKANG

Inovasi  Teknologi  adalah  suatu  proses  perbaikan  teknologi  yang  dikembangkan  dan digunakan  secara  luas berupa formulasi baru.  Inovasi  teknologi dapat  berupa penelitian, pengembangan,  demonstrasi  dan  penyebaran yang mengarah pada pengembangan IPTEK. Merujuk pasal  12  ayat  (1)  Undang-Undang  Nomor  18  Tahun    2002 tentang  Sistem Nasional  Penelitian,  Pengembangan  dan Penerapan  IPTEK  bahwa dalam  meningkatkan keahlian, kepakaran,  serta  kompetensi  manusia  dan pengorganisasiannya,  setiap  unsure kelembagaan  ilmu pengetahuan  dan  teknologi  bertanggung jawab mengembangkan  struktur dan  strata  keahlian,  jenjang karier  sumberdaya  manusia,  serta  menerapkan  system penghargaan dan sanksi yang adil di lingkungannya sesuai dengan  kebutuhan  dan  kemajuan ilmu  pengetahuan  dan  teknologi.

Dalam  konteks  pengembangan  inovasi  di  tingkat Daerah, mengacu pada pasal 219 ayat (1) Undang-Undang Nomor  32  Tahun  2004  tentang  Pemerintahan  Daerah mengamanatkan Pemerintah  memberikan  penghargaan dalam  penyelenggaraan pemerintahan daerah.  Sebagai kepanjangan  Pemerintah  Pusat,  Pemerintah  Provinsi  Jawa Timur  berinisiatif meningkatkan  percepatan  pembangunan IPTEK melalui penggalian inovasi teknologi dan sumberdaya  IPTEK  yang  ada  di  Daerah  dengan  memberikan  Penganugerahan Inovasi Teknologi Award Tingkat Provinsi  Jawa Timur.